Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » LDII: Pentingnya Edukasi Gizi dimasa Pandemi guna Peningkatan Imunitas

LDII: Pentingnya Edukasi Gizi dimasa Pandemi guna Peningkatan Imunitas

  • account_circle Editor@ldiiwonogiri
  • calendar_month Sel, 26 Jan 2021
  • visibility 169
  • comment 0 komentar
ilustrasi: makanan bergizi

JAKARTA, ldiiwonogiri.org – Hari Gizi Nasional menemukan momentumnya pada tahun ini. Di saat pandemic Covid-19 melanda dunia, Indonesia perlu kembali membenahi hal yang mendasar dalam berbangsa dan bernegara, yakni memajukan kesejahteraan umum.

“Tujuan bernegara dan berbangsa sangat jelas dalam Pembukaan UUD 1945 yakni memajukan kesejahteraan umum, saat ini bangsa Indonesia sedang diuji dengan wabah. Hal ini mengingatkan betapa pentingnya ketahanan keluarga, salah satunya edukasi mengenai gizi,” papar Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso.

Ketua DPP LDII Ir. H. Criswanto Santoso, M.Sc

Sebagai bukti keseriusan pemerintah dan masyarakat perihal gizi, menurut Chriswanto, pada 1984 pemerintah mencanangkan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), lalu diteguhkan kembali oleh pemerintah pada 1986. Bahkan pada 2001, ditegaskan kembali dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah pada 13 Juni 2001. 

“Sayangnya, saat ini Posyandu sudah tak populer dulu lagi, padahal dulu banyak sukarelawan kesehatan Posyandu. Mereka memberikan penyuluhan kesehatan ibu dan anak, melayani vaksinasi, hingga deteksi dini kasus-kasus malagizi dan kekurangan gizi pada bayi dan balita,” ujar Chriswanto.

Ketika Posyandu tak lagi populer, menurut Chriswanto salah satu tools untuk edukasi kesehatan kepada masyarakat yang paling bawah turut hilang pula. Padahal edukasi gizi tersebut sangat penting, “Dengan edukasi gizi, masyarakat menjadi tahu makanan yang bergizi tak harus mahal. Selain protein hewani terdapat protein nabati yang relatif terjangkau,” imbuhnya. Di sini pula pentingnya interaksi antara para ibu dan penyuluh kesehatan, yang dulunya terdapat di Posyandu.

Melihat strategisnya posisi ibu dalam ketahanan gizi keluarga, menurut Chriswanto, sejak 1997 pihaknya telah rutin menggelar seminar wanita untuk pemberdayaan perempuan, “Manajemen rumah tangga dan edukasi mengenai kesehatan serta gizi selalu menjadi bahasan utama,” imbuhnya.

Sejalan dengan Hari Gizi Nasional, Chriswanto mengingatkan saat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mengalami lompatan sejak era reformasi, kasus stunting dan malagizi masih tinggi, “Bila mengutip standar WHO, prevalensi stunting di bawah 20 persen, sementara data Kementerian Kesehatan pada 2019, kasus stunting nasional mencapai 27,67 persen,” ujarnya. 

Menurutnya, kasus kekurangan gizi atau pemahaman gizi yang rendah, menjadi ujian besar saat wabah Covid-19 menyerang secara global. Dengan APBN yang semakin meningkat seharusnya standar gizi dan kesehatan masyarakat turut meningkat. 

Senada dengan Chriswanto, ketua DPW LDII Sumatera Selatan, Ramang Padamulya juga mengajak untuk memanfaatkan obat-obatan herbal sebagai alternatif pengobatan. Menurutnya, Hal ini dilakukan untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat jasmani dan rohani. 

“Obat herbal juga membantu masyarakat saat harga-harga obat menjadi mahal. Kita dapat menanam tanaman Herbal di sekitar rumah,  karena tanaman herbal diyakini bisa meningkatkan daya tahan tubuh atau imunitas,” ujarnya.

Editor : MasWed

  • Penulis: Editor@ldiiwonogiri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disiplin Sandal Rapi, Cikal Bakal Profesional Religius Al Barru

    Disiplin Sandal Rapi, Cikal Bakal Profesional Religius Al Barru

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Pondok Pesantren Al Barru Wonogiri menunjukkan komitmen nyata membangun karakter santri melalui program pembiasaan disiplin dari hal-hal terkecil. Pelaksanaan program ini berfokus pada pelatihan kebiasaan tertib yang dilakukan secara mandiri dan konsisten oleh seluruh santri serta guru setiap hari, demi mewujudkan generasi profesional religius. Program utama yang dijalankan adalah pembiasaan menata sandal dan sepatu rapi […]

  • DPD LDII Kabupaten Wonogiri hadiri Rakorwil II di Kendal

    DPD LDII Kabupaten Wonogiri hadiri Rakorwil II di Kendal

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 171
    • 0Komentar

    KENDAL, GAPURA JATENG — Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jawa Tengah menggelar Rapat Pimpinan Wilayah (Rakorwil) II di Kompleks GNBS Kebonadem, Barangsong, Kendal, pada Minggu, 16 November 2025. Forum ini menjadi ajang penting menyampaikan hasil Rakornas DPP LDII serta memantapkan arah program organisasi di tingkat daerah. DPD LDII Wonogiri yang menghadiri : * Ketua Sutoyo […]

  • Jaga Kebangsaan di Tengah Tekanan Globalisasi, LDII Bisa Ambil Peran Serta

    Jaga Kebangsaan di Tengah Tekanan Globalisasi, LDII Bisa Ambil Peran Serta

    • calendar_month Sen, 21 Feb 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Jaga Kebangsaan di Tengah Tekanan Globalisasi, LDII Bisa Ambil Peran Serta

  • Warga Suriname Kunjungi Ponpes Bairuha’ Wonogiri untuk Pelajari Model Pesantren Indonesia

    Warga Suriname Kunjungi Ponpes Bairuha’ Wonogiri untuk Pelajari Model Pesantren Indonesia

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 216
    • 0Komentar

    WONOGIRI (17-7-2025) – Sebanyak lima warga Suriname melakukan kunjungan ke beberapa pondok pesantren di Indonesia. Mereka berencana menetap selama tiga bulan di Indonesia guna mempelajari model pondok pesantren atau boarding school yang akan diterapkan di Suriname. Kelima warga Suriname tersebut adalah Sukarnen bin Kamsi, Ari Steven Paimin, Ali Joenoes Kartosentiko, Leonard Mangkoe Wiharjoe Notoe, dan […]

  • DPD LDII Wonogiri Gelar Bakti Sosial Ramadan, Bagikan Ratusan Takjil kepada Warga

    DPD LDII Wonogiri Gelar Bakti Sosial Ramadan, Bagikan Ratusan Takjil kepada Warga

    • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Wonogiri, 22 Maret 2025 – DPD LDII Kabupaten Wonogiri menggelar bakti sosial Ramadan dengan membagikan ratusan takjil kepada masyarakat, dengan melibatkan para Pemuda LDII Kecamatan Purwantoro dan Kismantoro, Kegiatan sosial tersebut berlangsung dipinggir jalan raya depan Kantor Kecamatan Purwantoro, Kab Wonogiri, Sabtu(22/3). Ketua PC LDII Kecamatan Kismantoro Tri Irianto S.Pd selaku ketua pelaksana kegiatan mengatakan […]

  • Bamsoet “Jangan Sampai Demokrasi Bergeser Manjadi Transaksional”

    Bamsoet “Jangan Sampai Demokrasi Bergeser Manjadi Transaksional”

    • calendar_month Sab, 20 Jan 2024
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 186
    • 0Komentar

      Menanggapi soal keberagaman dalam bingkai persatuan, Ketua DPW LDII Jawa Tengah Singgih Tri Sulistiyono yang juga Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro, mengatakan awal kemerdekaan, para aktivis saat itu membangun narasi yang romantis seperti misalnya, “Atas dasar rasa senasib sepenanggungan, maka kita siap berjuang,” itu sudah bisa memunculkan rasa persatuan. “Namun jika narasi di […]

expand_less