Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kegiatan Masyarakat » Penajaman 8 Bidang Wujud Pengapdian LDII Untuk Bangsa

Penajaman 8 Bidang Wujud Pengapdian LDII Untuk Bangsa

  • account_circle Editor@ldiiwonogiri
  • calendar_month Kam, 8 Apr 2021
  • visibility 453
  • comment 0 komentar

Jakarta (7/4). Ketua Umum DPP LDII Ir. H. Chriswanto Santoso M.Sc menyampaikan laporan pertanggung jawaban kepengurusan LDII masa bakti 2016-2021. Dalam penyampaiannya, Chriswanto mengedepankan beberapa hal dengan tujuan revitalisasi dan penajaman program kerja sebelumnya.

Laporan tersebut disampaikan dalam Munas IX 2021 yang digelar DPP LDII pada 7-8 April 2021 di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta Timur. Munas IX LDII dihelat dalam rangka menentukan langkah kontribusi LDII lima tahun kedepan kepada masyarakat umum dan menghadapi bonus demografi 2030 mendatang.

Dalam laporan itu, Chriswanto menjelaskan bahwa selama masa bakti 2016-2021, DPP LDII telah melaksanakan visi-misi yang dituangkan dalam konstitusi organisasi LDII program ‘Profesional Religius’. “Cara tersebut adalah sebagai kesamaan pikir serta gerak dan langkah dalam menjalankan organisasi dan keseharian kita dalam berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat,” kata Chriswanto.

Seperti pada momen Rakernas LDII 2018 lalu, DPP LDII bekerja keras untuk berkontribusi untuk bangsa dengan memfokuskan pada delapan program pokok yang berfokus pada delapan bidang pengabdian LDII untuk bangsa.

Pertama, Wawasan Kebangsaan, yaitu program yang bertujuan selalu mendorong Pancasila sebagai dasar negara. LDII mengusulkan agar lembaga yang terkait dapat melakukan upaya perawatan Bahasa Indonesia yang perlu dikembangkan sebagai salah satu instrumen pertahanan bangsa non-militer. “Bahasa sebagai bagian pemersatu NKRI tidak dapat dipisahkan dari kehidupan keseharian manusia Indonesia,” kata Chriswanto.

Kedua, Bidang Keagamaan, yaitu program yang bertujuan untuk membentuk karakter warga negara menjadi umat Islam yang muttabi. Sehingga kerukunan kehidupan antar umat beragama baik intra maupun antar agama dan antar pribadi-pribadi pemeluknya dapat terselenggara dengan baik sesuai dengan amanah nilai Pancasila.

Ketiga, Bidang Pendidikan, yaitu program yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam bidang pendidikan umum dan pengembangan keterampilan profesi. Pembentukan karakter bangsa dimulai dari sejak dini hingga usia dewasa dengan mengedepankan 6 nilai tabiat atau kebiasaan luhur yaitu jujur, amanah, kerja keras, hemat, rukun, kompak, dan bisa bekerjasama dalam kebaikan.

“Sedangkan dalam bidang keterampilan profesi LDII mengusulkan perlu adanya peningkatan keterampilan dalam penggunaan teknologi mutakhir terutama pada bidang pangan/pertanian, energi dan industri untuk menyongsong era industri 4.0,” ucap Chriswanto.

Keempat, Bidang Ekonomi, yaitu program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM dan pengembangan kelembagaan ekonomi-keuangan yang berbasis bagi-hasil atau ekonomi-keuangan syariah serta pengembangan ekonomi digital. Lembaga keuangan mikro syariah dapat menjadi supporting system dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas dari UMKM dalam skenario jangka panjang.

Kelima, Bidang Kesehatan, yaitu program yang bertujuan untuk mengembangkan sistem pengobatan berbasis herbal untuk memanfaatkan keanekaragaman sumber daya hayati. Sehingga perlu mendapat dukungan yang luas dari segenap masyarakat dan pemerintah. “Untuk itu, LDII mengupayakan penerapan dan pengembangan tanaman obat berbasis satuan keluarga maupun komunitas perlu ditingkatkan pelaksanaannya dengan baik dan terkelola sesuai persyaratan higienitas legal sekaligus memenuhi persyaratan akademik,” jelas Chriswanto.

Keenam, Bidang Pertanian dan Lingkungan Hidup, yaitu program yang bertujuan untuk mengembangkan sistim pertanian lahan dan aplikasi teknologi mutakhir dalam bidang bioteknologi pertanian dan mendapat dukungan dengan teknologi pertanian 4.0. Peningkatan kesadaran ketersediaan pangan berkelanjutan juga diperlukan untuk menjamin terwujudnya penyediaan pangan berkelanjutan secara simultan.

Ketujuh, Pengembangan Kemampuan Pendayagunaan Teknologi 4.0, yaitu program yang bertujuan untuk mengembangkan teknologi di abad 21 untuk meningkatkan daya survival bangsa sehingga dapat terjaga secara berkelanjutan. Untuk itu LDII memiliki pandangan, mengupayakannya dengan melibatkan rakyat dan negara untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mendayagunakan teknologi secara benar dan produktif.

Kedelapan, Energi Baru Terbarukan, yaitu program yang bertujuan untuk mengembangkan sumber energi baru terbarukan yang bukan tergolong dalam komoditas biasa atau umum dipakai. Sehingga diperlukan rencana lebih matang terkait pendayagunaan energi terbarukan tersebut.

Berjalannya kedelapan bidang kontribusi LDII tersebut, juga menyesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19 saat ini. DPP LDII berupaya semaksimal mungkin untuk bangkit dari dampak wabah penyakit Covid-19. Digelarnya Rapimnas LDII pada Agustus 2020 lalu, LDII meneruskan perjuangan organisasi secara daring yang dibuka secara resmi oleh Menteri Agama RI periode sebelumnya, Jenderal TNI Purn Fachrul Razi dengan mengusung tema ‘Kontribusi Keberlanjutan LDII untuk Indonesia Bangkit dan Maju’ hingga akhir masa bakti tahun 2021 ini.

Di akhir penyampaiannya, Chriswanto sangat bersyukur dan mengapresiasi hasil kerja dan kiprah dari seluruh warga LDII untuk membangun negeri melalui DPP LDII. Harapannya laporan ini dapat menjadi bahan perbaikan di masa depan dengan cara mengembangkan di bidangnya masing-masing.

Wd_LinesWng

  • Penulis: Editor@ldiiwonogiri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Kesehatan Nasional, LDII Dorong Penggunaan Tanaman Herbal dan Terapkan Gaya Hidup Sehat

    Hari Kesehatan Nasional, LDII Dorong Penggunaan Tanaman Herbal dan Terapkan Gaya Hidup Sehat

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2024
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Jakarta (12/11). Setiap tanggal 12 November, Indonesia memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN), sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan. DPP LDII menggunakan momentum HKN untuk mendorong penggunaan tanaman herbal sebagai solusi pertolongan pertama dalam menjaga kesehatan masyarakat. Ketua DPP LDII, Rubiyo menekankan pentingnya menjaga kesehatan melalui cara yang alami dan sederhana, “Dengan mendorong penggunaan […]

  • Peringati Hari Sumpah Pemuda, LDII Ajak Nyalakan Kembali Semangat Pemuda 1928 untuk Hadapi Tantangan Abad 21

    Peringati Hari Sumpah Pemuda, LDII Ajak Nyalakan Kembali Semangat Pemuda 1928 untuk Hadapi Tantangan Abad 21

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Jakarta (28/10). Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober menjadi saksi bahwa bangsa Indonesia lahir dari cita-cita dan kesepakatan moral, bukan dari darah atau dominasi. Karena itulah, peringatan 28 Oktober menjadi pengingat abadi bahwa kebangsaan Indonesia lahir dari tekad moral dan persatuan kaum muda, yang harus terus dijaga dan dihidupkan oleh setiap generasi. Menurut Ketua […]

  • Ketum LDII: Kolaborasi LDII dan TNI Menunjukkan TNI Selalu di Hati Rakyat Indonesia

    Ketum LDII: Kolaborasi LDII dan TNI Menunjukkan TNI Selalu di Hati Rakyat Indonesia

    • calendar_month Rab, 5 Okt 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Jakarta (4/10). Tentara Nasional Indonesia (TNI) merayakan hari jadinya ke-77 pada 5 Oktober 2022. Mewarnai 77 tahun kemerdekaan Indonesia, TNI lahir dari upaya para pendiri bangsa dan rakyat Indonesia yang gigih memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. “TNI dibentuk pada 23 Agustus 1945 dengan nama Badan Keamanan Rakyat (BKR) hanya sekitar sepekan usai Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Hari TNI […]

  • Sambutan Ketua DPW LDII Provinsi Jawa Tengah, Prof. Singgih Tri Sulistyono, pada Pembukaan Musyawarah Wilayah VIII LDII Jawa Tengah

    Sambutan Ketua DPW LDII Provinsi Jawa Tengah, Prof. Singgih Tri Sulistyono, pada Pembukaan Musyawarah Wilayah VIII LDII Jawa Tengah

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Semarang, 25 Januari 2025 – Prof. Singgih Tri Sulistyono, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Jawa Tengah, menyampaikan sambutan dalam acara pembukaan Musyawarah Wilayah VIII LDII Provinsi Jawa Tengah, yang berlangsung pada 25-26 Januari 2025 di Patra Semarang Hotel & Convention. Acara ini mengangkat tema “Peningkatan Peran LDII Sebagai Penggerak […]

  • Manusia Itu Khalifah, Merawat Bumi Wajib Hukumnya

    Manusia Itu Khalifah, Merawat Bumi Wajib Hukumnya

    • calendar_month Ming, 6 Jun 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Jakarta (6/6). Setiap 5 Juni, seluruh dunia memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia. Peringatan tahun ini jadi yang ke-49. Peringatan hari lingkungan sedunia yang nyaris setengah abad itu, menjadi alarm bagi umat manusia, bahwa lingkungan yang baik mendukung kehidupan umat manusia. “Merawat lingkungan adalah tanggung jawab umat manusia sebagai khalifah yang diturunkan di muka bumi […]

  • Sikapi Kelangkaan Minyak Goreng , LDII dan Politisi DPR Minta Pemerintah dan Masyarakat Bekerja Sama

    Sikapi Kelangkaan Minyak Goreng , LDII dan Politisi DPR Minta Pemerintah dan Masyarakat Bekerja Sama

    • calendar_month Sen, 14 Mar 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Jakarta (14/3). Persoalan minyak goreng di negeri ini belum sepenuhnya selesai. Banyak keluarga di Indonesia mengeluhkan minyak goreng mahal dan langka. Hal itu menjadi perhatian DPP LDII dan politisi DPR, yang meminta pemerintah dan masyarakat bekerja sama.“Bagi kami yang merupakan bagian masyarakat, fenomena ini menyedihkan. Ada seorang ibu meninggal dunia, saat antre minyak goreng. Padahal […]

expand_less