Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Habib Ubaidillah Al Hasany: Vaksin Booster Jadi Ketenangan Semua Pihak

Habib Ubaidillah Al Hasany: Vaksin Booster Jadi Ketenangan Semua Pihak

  • account_circle Editor@ldiiwonogiri
  • calendar_month Sen, 18 Apr 2022
  • visibility 192
  • comment 0 komentar
Pengasuh Ponpes Al Ubaidah, Habib Ubaidillah Al Hasany menerima cinderamata dari Kapolres Nganjuk AKBP Boy Jeckson Situmorang didampingi Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk AKBP Dwi Miyarsi, dalam acara vaksinasi booster untuk para santri, pada Senin (18/4). Foto: Tim Ponpes Al Ubaidah.

Nganjuk (18/4). Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur menggelar vaksinasi untuk para santri. Sekitar 1.000 santri dan warga mendapat vaksin booster atau dosis ketiga. Acara itu terlaksana berkat kerja sama antara pihak Pondok Pesantren Al Ubaidah dengan Kepolisian Resor (Polres) Nganjuk dan Rumah Sakit Bhayangkara.

“Dengan adanya vaksinasi booster ini, para santri yang telah menyelesaikan tes dan diklat calon muballigh-muballighoh di Ponpes Al Ubaidah memiliki ketenangan untuk pulang atau terjun ke tengah-tengah masyarakat, karena telah mendapat vaksin dosis ketiga,” ujar Pengasuh Pondok Pesantren Al Ubaidah, Habib Ubaidillah Al Hasany.

Program vaksinasi yang dilakukan di Ponpes Al Ubaidah, merupakan bagian dari menyukseskan program pemerintah. Ia mengatakan, pemerintah telah menetapkan syarat mudik, yakni pemudik harus telah divaksin dosis ketiga, “Aturan ini bertepatan pada tanggal 25 nanti, seluruh santri telah menyelesaikan ujian dan pembekalan, dan harus pulang ke rumah masing-masing,” ujarnya.

Selain itu, saat berbicara di depan ribuan santri, Habib Ubaidillah mengungkapkan keresahan dan kekhawatirannya mengenai dunia yang akan dihadapi para santri, ketika terjun di tengah-tengah masyarakat. Menurutnya, sebagai juru dakwah di tengah masyarakat, mereka akan menjumpai banyak persimpangan jalan, yang ia maksud adalah keyakinan dan kepahaman yang berbeda, “Bahkan dihadapkan pada paham radikalisme yang anti kebhinekaan dan Pancasila,” ujar Habib Ubaidillah.

Untuk itu ia berharap, dengan pengetahuan dan wawasan yang diberikan di Ponpes Al Ubaidah mengenai kebangsaan, para santri tidak terpengaruh apalagi terpapar radikalisme. Menurutnya, untuk menanamkan nasionalisme, cinta tanah air, dan kebangsaan, Ponpes Al Ubaidah juga telah bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kodim, dan Polres Nganjuk.

Senada dengan Habib Ubaidillah, Kapolres Nganjuk Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Boy Jeckson Situmorang mengingatkan bahwa para santri Ponpes Al Ubaidah, bakal dihadapkan dengan dinamika perkembangan zaman, yang cukup pesat terkait perkembangan teknologi.

Habib Ubaidillah bersama AKBP Boy Jeckson Situmorang dan AKBP Dwi Miyarsi meninjau pelaksanaan vaksin booster kepada 1.000-an santri dan warga di Ponpes Al Ubaidah, Kertosono, Nganjuk Jawa Timur. Foto: Tim Ponpes Al Ubaidah.

Ia mengingatkan para santri, dalam lingkungan yang homogen seperti Akademisi Kepolisian ataupun pondok pesantren, semuanya ditempa dengan idealisme yang sama dan dalam kondisi ideal, “Tetapi begitu menghadapi dunia nyata, maka seleksi alam terjadi,” ujarnya. Menurutnya, tidak semua lulusan Akademi Kepolisian bisa mencapai pangkat sesuai levelnya, karena tidak mampu menghadapi banyak cobaan dan ujian duniawi.

AKBP Boy Jeckson mengingatkan, agar para santri ketika menemui persimpangan jalan di dunia nyata yang tak selamanya lurus, “Saat menemukan persimpangan, pejamkan mata kalian, berdoa kepada Allah dan gunakan hati nurani Anda, yang akan menuntun ke jalan yang benar,” ujarnya.

Ia mengingatkan, jangan memakai logika-logika duniawi karena dapat membawa kepada kesesatan. Menurutnya di tengah-tengah masyarakat, para santri harus bisa membawa diri. Pasalnya, mereka akan menghadapi banyak keyakinan dan kepercayaan, serta berbagai agama.

“Banggalah menjadi santri, karena memiliki kelebihan dibanding remaja lainnya,” ujarnya. Para santri menurutnya lebih cerdas, lebih sehat, lebih amanah atau lebih CSA, “Lebih cerdas karena selain belajar ilmu agama juga belajar ilmu pengetahuan umum. Lebih sehat, karena bangun pagi untuk salat Subuh, mencium udara yang bersih hingga tidur dengan jadwal yang teratur,” ujarnya.

Hal ini tentu berbeda jauh dengan para remaja yang tidak berada di pondok pesantren. Gaya hidup mereka bisa tidak sehat, pola makannya tidak sehat, “Sementara lebih amanah, karena menjaga amanah dari orangtua, dari para kyai dan habib yang kita hormati, dan terutama menjaga amanah dari Allah,” ungkapnya.

Ia meminta banggalah menjadi santri, sebab alumni pesantren saat ini tidak hanya menjadi guru atau kyai, “Mereka juga bisa berdasi dan menjadi pengusaha yang mandiri,” pungkasnya.(pri_wng)

  • Penulis: Editor@ldiiwonogiri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sikapi Kelangkaan Minyak Goreng , LDII dan Politisi DPR Minta Pemerintah dan Masyarakat Bekerja Sama

    Sikapi Kelangkaan Minyak Goreng , LDII dan Politisi DPR Minta Pemerintah dan Masyarakat Bekerja Sama

    • calendar_month Sen, 14 Mar 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Jakarta (14/3). Persoalan minyak goreng di negeri ini belum sepenuhnya selesai. Banyak keluarga di Indonesia mengeluhkan minyak goreng mahal dan langka. Hal itu menjadi perhatian DPP LDII dan politisi DPR, yang meminta pemerintah dan masyarakat bekerja sama.“Bagi kami yang merupakan bagian masyarakat, fenomena ini menyedihkan. Ada seorang ibu meninggal dunia, saat antre minyak goreng. Padahal […]

  • Apresiasi LDII untuk Timnas: Mereka Pahlawan Bangsa yang Layak Dihargai

    Apresiasi LDII untuk Timnas: Mereka Pahlawan Bangsa yang Layak Dihargai

    • calendar_month Jum, 3 Mei 2024
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 188
    • 0Komentar

        *Jakarta (3/5).* Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto mensyukuri, mendukung dan mengapresiasi tim nasional (Timnas) Indonesia U-23 yang mengalami banyak peningkatan. Kekalahan dari Irak dengan skor 1-2 tak membuat penghormatan terhadap pengorbanan putra-putra terbaik bangsa itu luntur.   “Pencapaian Garuda Muda di Piala Asia U-23 begitu luar biasa. Tampil sebagai tim debutan, tapi […]

  • Dewan Pimpinan Daerah LDII Kabupaten Wonogiri Gelar Konsolidasi Organisasi

    Dewan Pimpinan Daerah LDII Kabupaten Wonogiri Gelar Konsolidasi Organisasi

    • calendar_month Jum, 21 Feb 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Wonogiri, 21 Februari 2025 – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Wonogiri menggelar Konsolidasi Organisasi pada hari Jumat, 21 Februari 2025, bertempat di Masjid Nasrulloh, Kerjo Lor, Ngadirojo. Acara ini dihadiri oleh Pengurus Harian DPD LDII Kabupaten Wonogiri, Pimpinan Cabang (PC) LDII se-Kabupaten Wonogiri, serta Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII se-Kabupaten, […]

  • Ketum LDII “Debat Capres Harus Disikapi Dengan Kepala Dingin”

    Ketum LDII “Debat Capres Harus Disikapi Dengan Kepala Dingin”

    • calendar_month Sen, 29 Jan 2024
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 196
    • 0Komentar

      Kendari (29/1). Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso mengajak rakyat Indonesia menapaki tahapan Pemilu dengan rasional dan dewasa. Tahapan Pemilu salah satunya adalah debat capres dan cawapres yang menguras emosi pemirsa. “Debat capres dan cawapres adalah ajang kampanye untuk memaparkan program dan saling menguji program para kandidat, juga pemahaman dan pengetahuan terhadap isu-isu […]

  • Upaya Cegah Stunting, Menko PMK Muhadjir Tinjau Posyandu As-Syifa Ponpes Al Ubaidah Sebagai Percontohan

    Upaya Cegah Stunting, Menko PMK Muhadjir Tinjau Posyandu As-Syifa Ponpes Al Ubaidah Sebagai Percontohan

    • calendar_month Sab, 15 Jun 2024
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 188
    • 0Komentar

      Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK) Republik Indonesia Muhadjir Effendy mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah Kertosono, Nganjuk, pada Sabtu (15/6). Dalam kunjungannya, ia meninjau upaya pencegahan stunting di Posyandu As-Syifa Ponpes Al Ubaidah.   Menko Muhadjir mengecek langsung proses pengukuran bayi dan balita yang dilakukan oleh para kader […]

  • Meriahkan Peringatan HUT ke-77 RI, PAC LDII Jeporo Gelar Jalan Santai Sehat Bersama Warga

    Meriahkan Peringatan HUT ke-77 RI, PAC LDII Jeporo Gelar Jalan Santai Sehat Bersama Warga

    • calendar_month Sen, 22 Agu 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Kec Jatipurno (20/8). Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Desa Jeporo. Dalam rangka hari ulang tahun kemerdekaan RI yang ke 77, ikut berpartisipasi memeriahkan HUT RI ke 77, dengan menyelenggarakan acara yaitu jalan santai sehat. Pada hari Sabtu tanggal 20 Agustus 2022. Acara jalan santai dilepas langsung oleh Kepala Desa Jeporo Suyato,S.Sos […]

expand_less