Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ketum DPP LDII Ajak Jadikan Tahun Baru Islam Refleksi Tingkatkan Moralitas Bangsa

Ketum DPP LDII Ajak Jadikan Tahun Baru Islam Refleksi Tingkatkan Moralitas Bangsa

  • account_circle Editor@ldiiwonogiri
  • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
  • visibility 125
  • comment 0 komentar

Jakarta (26/6). 1 Muharam atau tahun baru Islam diambil dari momentum peristiwa hijrah, yakni Rasulullah keluar dari Mekkah menuju Madinah. Itulah penanda hari pertama, bulan pertama, dan tahun pertama dalam Islam, yang ditetapkan Khalifah Umar bin Khattab atas usulan Ali bin Abi Thalib.

 

Kata hijrah ini membentuk kata “Hijriah” yang merujuk pada peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah pada tahun 622 Masehi. Peristiwa ini menandai awal dari kalender Islam, yang juga dikenal sebagai kalender Hijriah.

 

Kalender Hijriah digunakan untuk menentukan tanggal-tanggal penting dalam Islam, seperti bulan Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha. Kalender ini berbasis pada peredaran bulan, sehingga tanggal-tanggalnya dapat berbeda dengan kalender Masehi yang berbasis pada peredaran matahari.

 

“Hijrah merupakan penanda penting dalam penyebaran Islam, yakni pemindahan pusat dakwah Rasulullah yang akhirnya membentuk dakwah yang lebih terorganisir dengan dukungan penduduk Madinah,” papar Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso.

 

Ia mengungkapkan hijrah memberi spektrum yang luas, yang relevan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan dan berbangsa bernegara bagi umat Islam, khususnya Indonesia. Salah satunya, kepemimpinan nasional hari ini, yang terus berbenah agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju.

 

“Salah satu dakwah Islam bertujuan mewujudkan keadilan, yang juga menjadi salah satu sila Pancasila, sekaligus menjadi amanah Pembukaan UUD 1945, yakni mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur serta berkeadilan sosial,” papar KH Chriswanto Santoso.

 

Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa Indonesia kembali mengingat tujuan berdirinya negara Indonesia. Dengan konsistensi menjalankan Pancasila dan UUD 45, bangsa Indonesia konsisten dengan hijrahnya menjadi bangsa yang besar.

 

“Apa yang dimiliki tanah air Indonesia sangat menunjang untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Untuk itu kepemimpinan yang kuat, dapat membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar dan sejajar dengan negara maju lainnya,” tegasnya.

 

KH Chriswanto mengajak momentum tahun baru Islam atau 1 Muharam menjadi refleksi para pemimpin bangsa dan masyarakat, khususnya umat Islam, untuk membangun negeri kita, “Cukup sudah kita semua melihat bukti triliunan rupiah digelar di sebagai barang bukti. Dengan memperbaiki moralitas kita semua, negara ini bisa bangkit maju yang selama ini digerogoti KKN dan sikap individualistis,” ujarnya.

 

Bangsa Indonesia memiliki fondasi moral yang baik, yakni persatuan dan kesatuan, mudah bekerja sama, dan memiliki gaya hidup kolektif yang tercermin dari gotong-royong, “Sejarah bangsa ini terlupakan, sehingga kita menjadi insan yang individualistis, lebih mengutamakan hak ketimbang kewajiban. Akhirnya kita lupa membangun kesejahteraan umat dan lebih senang makmur sendiri,” tuturnya mengingatkan.

 

Ia pun mengajak seluruh elemen bangsa mengikuti hijrah nabi, dari alam jahiliyah yang gelap menuju pencerahan. Menurutnya, hijrahnya Rasulullah dan para sahabat menjadi cermin meninggalkan kebodohan umat, untuk membangun masyarakat beradab.

 

“Tentunya bangsa ini tidak mau terjebak dalam lingkaran setan kemiskinan dan kemunduran. Sehingga menjadi objek penjajahan ekonomi negara lain. Dengan semangat hijrah bangsa Indonesia harus lebih mandiri dalam mengejar ketertinggalan dari bangsa lain di semua bidang,” pungkasnya.

  • Penulis: Editor@ldiiwonogiri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Event Pencak Silat, Sarana Shilaturahim Antar Perguruan

    Event Pencak Silat, Sarana Shilaturahim Antar Perguruan

    • calendar_month Kam, 25 Mar 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Lines_Wng -Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Wonogiri menggelar sarasehan dengan para ketua perguruan pencak silat dan bela diri di kabupaten tersebut, Kamis (25/3). Sarasehan itu dihadiri Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing, Kasatpol PP Kabupaten Wonogiri Waluyo, Danramil 03/Ngadirojo Kapten Inf Sumadi, ketua Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Wonogiri Eko Budi Santoso, ketua Ikatan […]

  • Wakil Ketua Komisi VIII MPR RI Sebut Sekolah Virtual Kebangsaan LDII, Program Solutif Atasi Permasalahan Banga

    Wakil Ketua Komisi VIII MPR RI Sebut Sekolah Virtual Kebangsaan LDII, Program Solutif Atasi Permasalahan Banga

    • calendar_month Sab, 23 Nov 2024
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 189
    • 0Komentar

    *Jakarta (23/11).* Sebagai tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) antara MPR RI dan DPP LDII pada September lalu, LDII menyelenggarakan Sekolah Virtual Kebangsaan Seri I bersama MPR RI. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara hybrid, pada Sabtu (23/11), di Gedung DPP LDII, Jakarta. IMewakili Wakil Ketua MPR Kahar Muzakir, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Janurat […]

  • DPP LDII Soroti Kebenaran Baru di Era New Media

    DPP LDII Soroti Kebenaran Baru di Era New Media

    • calendar_month Sel, 29 Agu 2023
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Bandar Lampung (29/8). Kebenaran baru yang disebabkan oleh penggiringan opini, acapkali muncul pada era new media seperti saat ini. Hal itu disampaikan Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso dalam pelatihan jurnalistik zona Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel) dan Banten di Bandar Lampung, pada Sabtu-Minggu (26-27/8). “Menurut para ahli, era digital seringkali muncul kebenaran baru, yakni […]

  • LDII Jateng Gelar Musyawarah Wilayah VIII 2025 : Penggerak Moderasi Beragama di Era Disrupsi

    LDII Jateng Gelar Musyawarah Wilayah VIII 2025 : Penggerak Moderasi Beragama di Era Disrupsi

    • calendar_month Sab, 25 Jan 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Lines Wonogiri, Semarang – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Jawa Tengah akan menyelenggarakan Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII pada 25-26 Januari 2025 di Hotel Patra Jasa, Semarang. Dengan tema “Peningkatan Peran LDII sebagai Penggerak Moderasi Beragama di Era Disrupsi”, acara ini diharapkan menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan organisasi masyarakat […]

  • Gelar Kerja Bakti Nasional, DPP LDII Ajak Warga Peduli Lingkungan dan Tingkatkan Nasionalisme

    Gelar Kerja Bakti Nasional, DPP LDII Ajak Warga Peduli Lingkungan dan Tingkatkan Nasionalisme

    • calendar_month Ming, 3 Agu 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Jakarta (3/8). DPP LDII secara resmi mencanangkan kegiatan Kerja Bakti Nasional 2025, pada Minggu (3/8), yang akan diikuti warga LDII di seluruh Indonesia sepanjang Agustus. Perhelatan rutin tahunan itu mengangkat tema “Kerja Bersama Bakti untuk Negeri”, untuk memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia. Pencanangan Gerakan Kerja Bakti Nasional dilakukan di kantor DPP LDII dipimpin oleh Sekretaris […]

  • Ini Dia Kontribusi Ponpes Wali Barokah pada Kampung Moderasi di Kediri

    Ini Dia Kontribusi Ponpes Wali Barokah pada Kampung Moderasi di Kediri

    • calendar_month Jum, 25 Nov 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Kediri (22/11). Kelurahan Burengan Kecamatan Pesantren, Kediri, Jawa Timur terpilih sebagai “Kampung Moderasi” bersama dua kelurahan lainnya. Kepala Kantor Kelurahan Burengan Adi Sutrisno bersyukur dengan capaian tersebut. “Kurang lebih dua minggu tim dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Kediri telah berkunjung dan melakukan penilaian di tempat kami. Penilaiannya mencakup tiga aspek di antaranya toleransi, […]

expand_less