Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seputar Pesantren » Disiplin Sandal Rapi, Cikal Bakal Profesional Religius Al Barru

Disiplin Sandal Rapi, Cikal Bakal Profesional Religius Al Barru

  • account_circle Editor@ldiiwonogiri
  • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
  • visibility 310
  • comment 0 komentar

Pondok Pesantren Al Barru Wonogiri menunjukkan komitmen nyata membangun karakter santri melalui program pembiasaan disiplin dari hal-hal terkecil. Pelaksanaan program ini berfokus pada pelatihan kebiasaan tertib yang dilakukan secara mandiri dan konsisten oleh seluruh santri serta guru setiap hari, demi mewujudkan generasi profesional religius.

Program utama yang dijalankan adalah pembiasaan menata sandal dan sepatu rapi sebelum masuk masjid atau ruang kelas. Kegiatan sederhana yang diulang setiap hari ini menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya pesantren, membentuk kesadaran santri akan pentingnya kerapian dan ketertiban di lingkungan terdekat.

Rutinitas penataan sandal tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan, tetapi juga merupakan latihan kedisiplinan yang menanamkan nilai tanggung jawab serta integritas pribadi pada para santri sejak dini. Melalui kebiasaan kecil ini, jiwa disiplin dan karakter luhur mulai terbangun dari pondasi yang riil dan konsisten.

Ustaz Sidiq, salah satu pengasuh Pondok Pesantren Al Barru, menegaskan filosofi pembiasaan ini sebagai dasar pendidikan karakter. “Kami percaya bahwa disiplin besar lahir dari disiplin hal-hal kecil. Jika santri terbiasa menata sandalnya dengan rapi, mereka sedang melatih diri untuk menata pikiran, waktu, dan tanggung jawab di masa depan,” ujarnya.

Budaya disiplin di Al Barru tidak berhenti pada teori, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata yang mengiringi setiap langkah santri dan guru. Kedisiplinan ini diharapkan memberikan dampak positif dalam perkembangan spiritual, intelektual, dan sosial, sehingga para santri siap menjadi generasi yang profesional religius berkarakter kuat.

Program pembiasaan disiplin pondok pesantren ini mendapat apresiasi dari orang tua dan masyarakat. Kerapian dan tertib lingkungan menjadi contoh bagi para santri untuk diterapkan di berbagai aspek kehidupan, termasuk di luar pesantren.

Melalui praktik disiplin sederhana ini, Pondok Pesantren Al Barru membuktikan bahwa pendidikan karakter tak harus selalu rumit. Kedisiplinan yang dibangun dari rutinitas sehari-hari akan menjadi bekal utama bagi santri untuk menghadapi tantangan masa depan dengan integritas dan tanggung jawab sebagai profesional yang religius.

Repost dari beritawonogiri.com

  • Penulis: Editor@ldiiwonogiri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jamintel: Program Kebangsaan LDII Jadi Solusi Atas Krisis Kebangsaan Akibat Pengaruh Asing

    Jamintel: Program Kebangsaan LDII Jadi Solusi Atas Krisis Kebangsaan Akibat Pengaruh Asing

    • calendar_month Jum, 19 Jul 2024
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Jakarta (18/7). Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel), Reda Mantovani menerima kunjungan Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso dan jajaran pengurus, Kamis (18/7). Pada kesempatan itu, Reda menegaskan Kejaksaan Agung mengapresiasi program kerja LDII, terutama mengenai kebangsaan. “Ketum LDII menjelaskan kegiatan terdekat, salah satunya adalah Sekolah Virtual Kebangsaan. Menurut kami, ini merupakan program yang brilian […]

  • 78 Tahun Kemerdekaan RI, DPP LDII Ingatkan Generasi Muda pada Tantangan Masa Depan

    78 Tahun Kemerdekaan RI, DPP LDII Ingatkan Generasi Muda pada Tantangan Masa Depan

    • calendar_month Sab, 19 Agu 2023
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 468
    • 0Komentar

    Peringati HUT RI, DPP LDII Ingatkan Generasi Muda pada Tantangan Masa Depa Semarang (19/8). Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 RI, DPP LDII mengingatkan mengenai berbagai tantangan yang harus dihadapi generasi muda. Masa depan bangsa dalam satu abad mendatang sangat ditentukan kualitas generasi muda saat ini. “Tantangan terbesar bangsa Indonesia adalah mempertahankan nilai-nilai keindonesiaan, sembari […]

  • Setyo Sukarno – Imron Rizkyarno Resmi dilantik Bupati dan Wakil Bupati 2026 – 2030

    Setyo Sukarno – Imron Rizkyarno Resmi dilantik Bupati dan Wakil Bupati 2026 – 2030

    • calendar_month Kam, 20 Feb 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 677
    • 0Komentar

    )Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri terpilih Setyo Sukarno dan Imron Rizkyarno resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto, Kamis (20/2/2025) di Istana Presiden, Jakarta. Keduanya dilantik bersama 961 Kepala Daerah-Wakil Kepala Daerah dari seluruh pelosok Nusantara dan akan mengemban jabatan pada periode 2025-2030. Pelantikan 33 Gubernur dan Wakil Gubernur, 363 Bupati dan 362 Wakil Bupati, […]

  • DPD LDII Kabupaten Wonogiri Gelar Sosialisasi Lalu Lintas bersama Satlantas Wonogiri

    DPD LDII Kabupaten Wonogiri Gelar Sosialisasi Lalu Lintas bersama Satlantas Wonogiri

    • calendar_month Ming, 9 Feb 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Wonogiri –DPD LDII Kabupaten Wonogiri bersama Satlantas Polres Wonogiri menggelar sosialisasi lalu lintas bagi remaja LDII Kabupaten Wonogiri pada Minggu, 9 Februari 2025. Acara yang berlangsung di Masjid Baitusshobur, Bulusari, ini dihadiri oleh sekitar 600 peserta. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya tertib berlalu lintas dan mencegah terjadinya pelanggaran serta kejahatan […]

  • Krisis Dunia Dipicu 4 hal, DPP LDII Ingatkan Segera Ambil Solusi

    Krisis Dunia Dipicu 4 hal, DPP LDII Ingatkan Segera Ambil Solusi

    • calendar_month Rab, 20 Jul 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Jakarta (20/7). Resesi ekonomi dunia dipicu empat masalah, tingginya harga energi dalam hal ini minyak dan gas bumi (migas) dan melonjaknya harga pangan. Di beberapa negara suhu ekstrim memicu kekeringan yang mengakibatkan air mengering. Sementara kemajuan teknologi mendorong negara-negara maju mencari sumber-sumber logam langka. Hal tersebut dikatakan Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso, saat […]

  • Cegah Perundungan, 500-an Santri Terima Penyuluhan Hukum dari Kejati Jawa Tengah

    Cegah Perundungan, 500-an Santri Terima Penyuluhan Hukum dari Kejati Jawa Tengah

    • calendar_month Kam, 27 Okt 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Kendal (25/10). Saat ini, dunia pendidikan sedang dikhawatirkan terhadap aktivitas perundungan. Yakni, sebuah tindakan penindasan yang dilakukan pihak yang lebih kuat, terhadap pihak yang lebih lemah. Guna mencegah fenomena tersebut, LDII dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah menghelat penyuluhan hukum bagi santri, melalui program “Jaksa Masuk Pesantren”. “Selain memberikan penyuluhan hukum secara umum, juga penekanan […]

expand_less