Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pesan Habib Ubaidillah Saat HSN 2025: Santri Go Internasional

Pesan Habib Ubaidillah Saat HSN 2025: Santri Go Internasional

  • account_circle Editor@ldiiwonogiri
  • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
  • visibility 186
  • comment 0 komentar
  • Nganjuk (31/10). Pengasuh Ponpes Al Ubaidah, Habib Ubaidillah Al Hasany saat bertindak sebagai pembina upacara Hari Santri Nasinoal (HSN) 2025, mengingatkan agar santri bersiap berkarya di panggung internasional. Hal tersebut ia tekankan saat berpidato di hadapan ratusan santri, di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Rabu (22/10).

Habib Ubaidillah mengajak seluruh santri untuk meneladani semangat perjuangan para ulama dan santri terdahulu. Mereka berperan besar dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Ia menegaskan bahwa penetapan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional, merujuk pada Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh KH Hasyim Asy’ari pada 1945, yang menyerukan kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan bangsa.

“Resolusi Jihad inilah yang membakar semangat perjuangan dan mengobarkan api perlawanan rakyat Indonesia terhadap penjajah. Dari sinilah lahir peristiwa heroik 10 November 1945, yang kini kita peringati sebagai Hari Pahlawan,” ujar Habib Ubaidillah dalam sambutannya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pesantren memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa. Dari lingkungan pesantren telah lahir banyak tokoh besar, mulai dari pejuang kemerdekaan, pemimpin umat, hingga ilmuwan dan pemikir dunia. Kini, banyak santri yang berkiprah di tingkat nasional dan internasional membawa nama baik Indonesia.

Peringatan Hari Santri 2025 mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”, dalam pandangan Habib Ubaidillah, menggambarkan tekad santri untuk menjadi penjaga kemerdekaan sekaligus penggerak kemajuan bangsa.

“Santri tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perubahan zaman. Santri harus hadir sebagai pelaku sejarah baru yang membawa nilai-nilai Islam Rahmatan lil Alamin dalam membangun peradaban dunia yang damai, adil, dan berkeadaban,” pesannya.

Habib Ubaidillah juga menyampaikan apresiasi terhadap perhatian pemerintah terhadap pesantren, terutama sejak disahkannya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, serta Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan dan Penyelenggaraan Pesantren, yang mencakup dana abadi pesantren. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bukti nyata bahwa negara tidak menutup mata terhadap jasa besar pesantren dalam menjaga moral bangsa.

Selain itu, ia juga menyambut baik keterlibatan pesantren dalam berbagai program pemerintah seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program tersebut dinilai penting bagi santri sebagai upaya meningkatkan kesehatan dan kualitas gizi demi membentuk generasi yang cerdas dan berdaya saing, “Dengan gizi yang baik, para santri dapat tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki perkembangan otak yang optimal sehingga kelak menjadi ilmuwan dan pemikir hebat bangsa,” ungkapnya

Menutup amanatnya, Habib Ubaidillah berpesan agar para santri terus menanamkan ilmu, menjaga akhlak, serta memadukan tradisi pesantren dengan inovasi zaman, “Jadilah santri yang ber-akhlakul karimah, alim-faqih, serta mandiri dalam hidup. Bawalah semangat pesantren ke ruang publik dan dunia kerja. Tunjukkan bahwa santri mampu menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton,” tegasnya.

Ia menambahkan, masa depan Indonesia akan ditulis dan diukir oleh tangan para santri. Karena itu, ia mengajak seluruh santri untuk terus berjuang mengawal Indonesia yang merdeka menuju peradaban dunia yang damai dan berkeadaban.

  • Penulis: Editor@ldiiwonogiri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kiat Mendapatkan Lailatul Qadar

    Kiat Mendapatkan Lailatul Qadar

    • calendar_month Rab, 27 Apr 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Oleh H. Wilnan Fatahillah, S.H.I,M.M, Anggota Departemen Pendidikan Keagamaan dan Dakwah DPP LDII Lailatul Qadar merupakan suatu anugerah bagi umat Islam. Dalam satu tahun, ada satu malam yang nilai kebaikan atau pahala di malam itu, lebih baik dari pada 1.000 bulan. Malam yang dimaksud adalah terdapat di dalam bulan Ramadan, tepatnya pada 10 malam terakhir. Allah […]

  • Kapolres Wonogiri: Perguruan Silat Harus Jadi Pionir Wujudkan Situasi Kondusif

    Kapolres Wonogiri: Perguruan Silat Harus Jadi Pionir Wujudkan Situasi Kondusif

    • calendar_month Kam, 23 Feb 2023
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Wonogiri (21/2). Mengawali tugas sebagai Kapolres Wonogiri, AKBP Andi M. Indra Waspada Amirullah bersilaturahim dengan seluruh ketua dan pengurus perguruan silat yang ada di Kabupaten Wonogiri pada hari Rabu, (15/2/23). Acara yang berlangsung di Aula Mapolres Wonogiri tersebut, mengundang 20 perguruan silat yang tergabung dalam Ikatan Perguruan Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Wonogiri. Dalam acara tersebut, […]

  • Pahlawan Bahasa, LDII Dukung Sanusi Pane dan M. Tabrani

    Pahlawan Bahasa, LDII Dukung Sanusi Pane dan M. Tabrani

    • calendar_month Kam, 8 Apr 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Jakarta (8/4). Bahasa bukan hanya alat komunikasi, ia memiliki fungsi yang sangat mendasar dalam membangun sebuah bangsa. Identitas bangsa bisa dilihat dari bahasa. Bahkan, bahasa menjadi pemersatu untuk membentuk sebuah negara. Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Pengarah (SC) Munas IX LDII, Iskandar Siregar. “Jauh sebelum Indonesia berdiri, pada 1928 para pemuda dalam Kongres Pemuda sudah […]

  • Berdimensi Spiritual dan Sosial, Ketum LDII Dorong Umat Islam Tingkatkan Kurban

    Berdimensi Spiritual dan Sosial, Ketum LDII Dorong Umat Islam Tingkatkan Kurban

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Jakarta (30/5). Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso meminta umat Islam, khususnya warga LDII meningkatkan jumlah kurban. Pasalnya, ibadah kurban memiliki dimensi spiritual maupun sosial. “Kurban merupakan wujud ketakwaan kepada Allah, mengikuti teladan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Sekaligus menjadi sarana untuk membangun kekuatan sosial dan kepedulian antarsesama,” ungkap KH Chriswanto Santoso. Ia mengingatkan […]

  • LDII Menilai Qurban Menjadi Momen Yang Tepat Untuk Melawan Pandemi Covid.19

    LDII Menilai Qurban Menjadi Momen Yang Tepat Untuk Melawan Pandemi Covid.19

    • calendar_month Sen, 12 Jul 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 193
    • 0Komentar

    DPP LDII mendukung kebijakan pemerintah melalui Kementerian Agama, yang mengatur teknis penyelenggaraan kurban. Menurut Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso, Idul Adha dan kurban adalah salah satu dari tiga ibadah yang diutamakan. Namun dalam kondisi pandemi Covid 19 saat ini, kemaslahatan umum harus dikedepankan.

  • Perkuat 29 Karakter Luhur, PC LDII Purwantoro Gelar Asrama Pelajar

    Perkuat 29 Karakter Luhur, PC LDII Purwantoro Gelar Asrama Pelajar

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Wonogiri, Dalam rangka mengisi liburan sekolah dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat, Pimpinan Cabang (PC) LDII Purwantoro menggelar Asrama Pelajar yang diikuti oleh santri dari jenjang cabirawit, praremaja, hingga remaja. Kegiatan ini berlangsung selama masa liburan dan dipusatkan di lingkungan masjid binaan LDII Purwantoro. Asrama pelajar kali ini mengusung tema “Mengaji dan Mengamalkan 29 Karakter […]

expand_less