Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kegiatan Masyarakat » Wali Kota Kediri Safari ke Pondok Wali Barokah

Wali Kota Kediri Safari ke Pondok Wali Barokah

  • account_circle Editor@ldiiwonogiri
  • calendar_month Rab, 19 Mei 2021
  • visibility 244
  • comment 0 komentar
Wali Kota Kediri bersama Pengurus Ponpes Wali Barokah

Kota Kediri (18/05) Pondok Pesantren Wali Barokah dan DPD LDII Kota Kediri menerima silaturahmi Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar, ia datang ke Ponpes Wali Barokah Kota Kediri didampingi beberapa pejabat Pemerintahan Kota Kediri.

Kunjungannya tersebut dalam rangka bersilaturahmi dengan para kyai dan ulama di beberapa Pondok Pesantren dan Kantor Ormas Islam di Kota Kediri sekaligus meminta maaf selama melayani masyarakat di Kota Kediri. “Kami datang kemari dalam rangka silaturahmi, temu kangen dengan para Pengurus LDII dan sekaligus meminta maaf selama memberikan pelayanan di Kota Kediri,” ungkap Abu. “Dan kami juga berterimakasih kepada Pengurus dan Warga LDII yang selama ini membantu Pemerintah Kota Kediri dalam hal apapun,” imbuhnya.

Kota Kediri adalah Kota yang identik dengan pesantren yang ada di dalamnya, beragam Ormas dan Pondok Pesantren ada di Kota Kediri, tetapi masyarakat dan tokoh – tokoh agamanya pun guyub rukun dengan FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama). “Kota Kediri itu Kota bernuansa Pondok Pesantren, bisa rukun dalam wadah FKUB, bahkan Kota Kediri merupakan Kota yang mendapatkan Penghargaan karena kerukunan umat beragamanya,” jelasnya.

Pria yang kerap dipanggil Mas Abu ini juga tidak lupa selalu mengingatkan kepada masyarakat terutama Warga Ponpes Wali barokah dan Warga LDII untuk selalu terapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari – hari, karena pandemi ini masih belum berakhir. “Pandemi belum berakhir, maka saya harapkan Pengurus dan Warga LDII supaya selalu terapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari – hari, juga para Pengurus LDII supaya membantu Pemerintah untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan, karena bagaimanapun bahwa Ormas dan Pondok Pesantren juga berperan penting untuk membantu Pemerintah dalam pengendalian penyebaran covid 19” jelasnya.

Mas Abu mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kota Kediri untuk tidak menyembunyikan penderita Covid 19, sebab apabila disembunyikan justru akan merugikan dirinya sendiri. “Covid 19 bukanlah sebuah aib, itu adalah virus yang tidak bisa diremehkan, apabila ada yang terpapar covid 19, tidak perlu disembunyikan, Pemerintah Kota Kediri siap untuk membantu menyembuhkan dan mentracing kontak erat dengan masyarakat yang terpapar covid 19, bisa langsung menghubungi saya atau staf – staf di Pemerintah Kota Kediri, apabila terpapar covid 19 dan tidak sakit bisa melakukan isolasi mandiri” ungkapnya.

Pada masa pandemi covid 19, Roda Perekonomian masyarakat harus tetap berjalan, sebab Perekonomian ini merupakan hal yang sangat penting. Mas Abu juga mengimbau perekonomian harus bisa berjalan seiring dengan kesehatan, walaupun kenyataannya juga sulit menerapkannya. “Sesuai arahan dari Presiden RI, bahwa Roda Perekonomian harus tetap berjalan seiring dengan Kesehatan, walaupun kadang – kadang sulit, sebab apabila perekonomian berjalan lancar otomatis tidak bisa menghindari berkerumun, sehingga tetap harus bisa beriringan dengan Kesehatan, kedisiplinan menjaga kesehatan akan dapat meningkatkan perekonomian daerah, apalagi Bandara Kediri sebentar lagi akan segera difungsikan, mau ndak mau Masyarakat Kota Kediri harus ikut andil dalam meningkatkan taraf perekonomiannya,” pungkasnya.

Sambutan Wali Kota Kediri

Pada sesi sambutan, H.Sunarto, Ketua Ponpes Wali Barokah menceritakan profil pondok dan keadaan Pondok selama dalam masa pandemi yang selalu taat pada aturan Pemerintah dan selalu berusaha menerapkan 5 M dalam lingkungan Pondok, serta memberikan dukungan penuh pada Pemerintah dengan selalu memberikan Pendidikan Wawasan Bela Negara pada para santri. “Semenjak pandemi terjadi di Indonesia, kami selalu berusaha mentaati aturan Pemerintah, menerapkan 3 M yang sekarang dikembangkan menjadi 5 M dan mendukung Pemerintah dengan rutin memberikan Wawasan Bela Negara kepada para santri Pondok”, jelasnya.

Hubungan antara Pemerintah Kota Kediri dengan Ponpes Wali Barokah dan LDII selama ini sangat baik. LDII selalu membantu Pemerintah dalam menegakkan aturan – aturan Pemerintah. Maka dalam pertemuan tersebut, H.Sunarto berharap hubungan bisa selalu terjalin dengan baik, sehingga Pemerintah bisa menjalankan aturan – aturan dengan baik dan menjadikan Kota Kediri semakin baik serta mendapatkan beberapa Penghargaan yang dapat menambah kesejahteraan Masyarakat Kota Kediri. “Kami berharap hubungan ini bisa selalu terjalin dengan baik, antara LDII dengan Pemerintah Kota Kediri, Pemerintah bisa menjalankan aturan – aturan dengan baik dan menjadikan Kota Kediri semakin baik serta mendapatkan beberapa Penghargaan yang dapat menambah kesejahteraan Masyarakat Kota Kediri”, pungkasnya.

Masa Pandemi masih belum berakhir, maka banyak upaya – upaya yang dilakukan oleh Pondok Wali barokah dalam mencegah menyebarluasnya covid 19, tiga kali dalam sehari Ponpes Wali Barokah memberikan menu khusus Jamu empon – empon untuk para santri supaya imunitas tubuh meningkat dan badan selalu sehat. “Kami rutinkan tiga kali sehari santri pondok untuk mengkonsumsi jamu empon – empon yang kami racik dan tanam sendiri sebagai upaya peningkatan imunitas tubuh, sehingga tidak mudah terkena penyakit, termasuk covid 19 ini yang masih menyebar di Indonesia”, ungkapnya.

Pada akhir sesi acara ini, H.Sunarto menjelaskan bahwa dalam Bidang Pendidikan, Ponpes Wali Barokah membuat Lembaga Pendidikan Wustha yang sudah berjalan selama dua tahun dan LDII juga meluncurkan platform pondokkarakter.com yang dapat membantu Pemerintah dalam membentuk karakter luhur generasi penerus di Indonesia. “Ponpes Wali Barokah telah membuat Lembaga Pendidikan Wustha sudah berjalan dua tahun ini dan LDII juga telah meluncurkan platform pondokkarakter.com yang dapat membantu Pemerintah dalam membentuk karakter luhur generasi penerus di Indonesia”, pungkasnya. (Wd)

  • Penulis: Editor@ldiiwonogiri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Umat Islam di seluruh dunia menyambut antusias Hari Raya Idul Adha 1443

    Umat Islam di seluruh dunia menyambut antusias Hari Raya Idul Adha 1443

    • calendar_month Sab, 9 Jul 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Kurban bagi umat Islam, merupakan wujud ketakwaan, sebagaimana Nabi Ibrahim As dengan tulus ikhlas melaksanakan perintah Allah untuk menyembelih anaknya, Nabi Ismail As

  • Media Gathering

    Pemerintah Lakukan Efisiensi, LDII Minta Masyarakat Terapkan Hidup Sederhana

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Jakarta (9/3). Pemerintah mengetatkan anggaran belanja negara dengan efisiensi di berbagai kementerian. Meskipun efisiensi tersebut diupayakan tidak mengganggu layanan publik, namun kondisi ekonomi dunia yang juga tak menentu yang harus diantisipasi dengan cara hidup yang hemat atau efisien. “Salah satu indikasi ketidakpastian ekonomi dunia, adalah terjadi PHK besar-besaran di pabrik-pabrik yang berorientasi ekspor. Sejak akhir […]

  • LDII Purwantoro Jalin Silaturahim dengan Forkopimcam, Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

    LDII Purwantoro Jalin Silaturahim dengan Forkopimcam, Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Wonogiri — Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Kecamatan Purwantoro menggelar kegiatan silaturahim dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Purwantoro pada Senin (16/3/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mempererat komunikasi sekaligus memperkuat sinergi dan kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dengan pemerintah di tingkat kecamatan. Rangkaian kegiatan silaturahim diawali dengan kunjungan ke Kantor Camat Purwantoro, […]

  • “Keluarga Stress Saat Belajar Jarak Jauh ?” Ini Solusinya

    “Keluarga Stress Saat Belajar Jarak Jauh ?” Ini Solusinya

    • calendar_month Sel, 27 Jul 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Jakarta (27/7). Pandemi Covid-19 menciptakan tekanan lain, berupa meningkatnya stres yang dialami keluar-keluarga di Indonesia. Salah satunya, akibat sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Kini, anak-anak telah kembali ke PJJ setelah libur akhir semester. “Keluarga merupakan satuan terkecil dari ketahanan nasional. Pandemi Covid-19 ini, menciptakan tekanan kepada keluarga terutama ibu dan anak,” ujar Ketua Umum DPP […]

  • DPD LDII Wonogiri Jalin Sinergi dengan Muhammadiyah dalam Bidang Pendidikan dan Kesehatan

    DPD LDII Wonogiri Jalin Sinergi dengan Muhammadiyah dalam Bidang Pendidikan dan Kesehatan

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Wonogiri, 21 Agustus 2025 — DPD LDII Kabupaten Wonogiri mengadakan audiensi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonogiri di Balai Muhammadiyah Wonogiri. Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan membangun sinergi dalam bidang pendidikan dan kesehatan demi kemaslahatan masyarakat. Dalam sambutannya, Ketua PDM Wonogiri Drs. H. Kusman Toha, M.Pd mengapresiasi kunjungan ini. Ia menyebutkan bahwa silaturahmi […]

  • Bina Generasi Muda, Kominfo dan LDII Kerja Sama Gelar Literasi Digital

    Bina Generasi Muda, Kominfo dan LDII Kerja Sama Gelar Literasi Digital

    • calendar_month Jum, 1 Des 2023
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 914
    • 0Komentar

    Lampung Selatan (29/8). Kementerian Komunikasi, dan Informatika (Kominfo) bekerja sama dengan DPW LDII Provinsi Lampung melaksanakan “Literasi Digital 2023”, bertajuk “Paham Literasi Digital untuk Menjadi Generasi yang Cerdas, Berbudaya dan Mandiri” di Yayasan Nurul Huda Lampung, Sabtu (26/8). Kegiatan itu dilaksanakan secara hybrid, yang dihadiri 600-an peserta secara daring dan 300 titik studio mini. Acara […]

expand_less