Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kegiatan Masyarakat » Songsong HUT RI, Huda Gowes Tangerang-Wonogiri

Songsong HUT RI, Huda Gowes Tangerang-Wonogiri

  • account_circle Editor@ldiiwonogiri
  • calendar_month Sel, 10 Agu 2021
  • visibility 185
  • comment 0 komentar

WONOGIRI (KR)-Sejak Indonesia merdeka banyak cara orang memperingati Hari Kemerdekaan RI, demikian pula HUT RI ke 76 tahun ini. Untuk mengenang jasa pahlawan dalam merebut kemerdekaan dengan susah payah mengilhami pemuda 22 tahun, Huda Nasrullah, dengan melakukan gowes dari Kota Tangerang (Banten) ke Wonogiri (Jateng).

Mengayuh sepeda gunung seorang diri sejauh 652 Km dari Dusun Kroncong Jatiuwung Tangerang hingga Wonogiri, bukan hal ringan. Aksi seorang diri ‘Gowes Merah Putih’ untuk menyongsong HUT RI ini ditempuh lima hari. “Saya berangkat dari Tangerang tanggal 6 Agustus bakda solat subuh,” kata Huda alias Jabrig saat ditemui wartawan tengah istirahat di Ponpes Al Barru  Bulusulur Wonogiri, Selasa (10/8).

Huda saat menyiapkan sepedanya, Gowes Tangerang – Wonogiri

Di Ponpes binaan Yayasan Al Barru ini Huda menemui adiknya yang memang sedang ‘nyantri’ di situ. Setelah istirahat Huda akan meneruskan perjalanan ke rumah orang tua di Desa Pucang Anom Kecamatan Giritontro yang masih sekitar 60 Km dari Kota Wonogiri.

Huda saat mampir di Ponpes Al Barru, Bulusulur, Wonogiri

Menurut dia, aksi ini direncanakan sejak sekitar 2 bulan lalu. Dengan sepeda onthel bekas yang dibelinya seharga Rp 400 ribu ini, pemuda yang sehari-hari buka usaha bakso di Tangerang menguatkan semangatnya mudik dengan gowes.

“Sepeda ini sudah lama tidak dipakai alias ‘ndongkrok’ saya beli dari teman Rp 400 ribu, lalu saya perbaiki termasuk ganti ban total sekarang mungkin nilainya Rp 1 jutaan, Alhamdulillah sampai di Wonogiri ban pun belum ganti lagi,” tutur pemuda yang juga pesilat Persinas Asad.

Diakui anggota Klub Gowes MGS (Mbahman Gowes Sejagad) dan Spetang (Sepeda Tangerang) ini persiapan pulang ke Wonogiri dia menyisihkan rejekinya Rp 20 ribu perhari selama 2 bulan terakhir dari kios baksonya. “Atas kebaikan anggota MGS yang kami singgahi sepanjang Tangerang-Wonogiri uang bekal dari rumah bukannya habis atau berkurang tapi malah bertambah karena banyak donatur tadi,” papar Huda sembari mengakui uang bekal di dompet saat berangkat hahya Rp 720 ribu.-(Lines_Wng)

  • Penulis: Editor@ldiiwonogiri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ucapan Hari BHAYANGKARA ke-75 Dari Ketua IPSI Wonogiri

    Ucapan Hari BHAYANGKARA ke-75 Dari Ketua IPSI Wonogiri

    • calendar_month Kam, 1 Jul 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 234
    • 0Komentar
  • LDII: Pentingnya Edukasi Gizi dimasa Pandemi guna Peningkatan Imunitas

    LDII: Pentingnya Edukasi Gizi dimasa Pandemi guna Peningkatan Imunitas

    • calendar_month Sel, 26 Jan 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 168
    • 0Komentar

    JAKARTA, ldiiwonogiri.org – Hari Gizi Nasional menemukan momentumnya pada tahun ini. Di saat pandemic Covid-19 melanda dunia, Indonesia perlu kembali membenahi hal yang mendasar dalam berbangsa dan bernegara, yakni memajukan kesejahteraan umum. “Tujuan bernegara dan berbangsa sangat jelas dalam Pembukaan UUD 1945 yakni memajukan kesejahteraan umum, saat ini bangsa Indonesia sedang diuji dengan wabah. Hal ini […]

  • LDII Ajak Masyarakat Ringankan Beban Warga Cianjur yang Terdampak Gempa

    LDII Ajak Masyarakat Ringankan Beban Warga Cianjur yang Terdampak Gempa

    • calendar_month Jum, 25 Nov 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Jakarta (23/11). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dinukil dari keterangan persnya menyebut gempa bumi di Cianjur menyebabkan 268 orang meninggal dunia. Korban meninggal dunia, yang sudah teridentifikasi sebanyak 122 jenazah. Sementara korban hilang mencapai 151 orang. Menurut Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, masyarakat yang mengungsi sejumlah 58.362 orang, luka-luka 1.083 orang, kerusakan infrastruktur seperti rumah […]

  • HUT 76 RI, Momentum Bagi Santri Andil Untuk Indonesia Yang Maju

    HUT 76 RI, Momentum Bagi Santri Andil Untuk Indonesia Yang Maju

    • calendar_month Sel, 17 Agu 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Selasa (17/08/2021) Pondok Pesantren Al Barru Wonogiri , salah satu Pondok Pesantren Binaan LDII Kkabupaten Wonogiri melaksanakan upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 76 Republik Indonesia. Pelaksanaan upacara diikuti oleh Sesepuh, Pengurus dan semua santri dengan khidmat dan antusias. Pengibaran bendera ini dilakukan dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan Pencegahan […]

  • Muswil VIII LDII Jawa Tengah: Fokus Penguatan Ketahanan Pangan

    Muswil VIII LDII Jawa Tengah: Fokus Penguatan Ketahanan Pangan

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Semarang, 25 Januari 2025. Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII Provinsi Jawa Tengah pada Sabtu dan Minggu, 25–26 Januari 2025, di Semarang. Acara ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penegasan fokus LDII terhadap isu-isu strategis, terutama ketahanan pangan. Ketua Umum LDII Pusat, KH Chriswanto Santoso, dalam sambutannya mengingatkan pentingnya menjaga kedamaian […]

  • Tingkatkan Kualitas Kesehatan, DPP LDII Gelar Pelatihan Bantuan Hidup Dasar di Ponpes Wali Barokah

    Tingkatkan Kualitas Kesehatan, DPP LDII Gelar Pelatihan Bantuan Hidup Dasar di Ponpes Wali Barokah

    • calendar_month Sen, 2 Des 2024
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Kediri (2/12). DPP LDII dan Forum Komunikasi Kesehatan Islam (FKKI) menggelar “Pelatihan Skill Bantuan Hidup Dasar” dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ke-60. Pelatihan tersebut digelar pada Sabtu (30/ 11), di Ponpes Wali Barokah, Kota Kediri, Jawa Timur. Menurut Ketua Pondok Pesantren Wali Barokah (PPWB) KH Sunarto, kegiatan itu juga terkait dengan prestasi PPWB yang mampu […]

expand_less