Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kegiatan Masyarakat » Sambut Hari Peduli Sampah Nasional 2023, LDII Helat Pelatihan Kelola Sampah dan Ecoprint

Sambut Hari Peduli Sampah Nasional 2023, LDII Helat Pelatihan Kelola Sampah dan Ecoprint

  • account_circle Editor@ldiiwonogiri
  • calendar_month Sel, 21 Feb 2023
  • visibility 342
  • comment 0 komentar

Ngawi (18/02).* DPP LDII memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2023 dengan beberapa rangkaian kegiatan di Kabupaten Ngawi dan perkebunan teh Jamus. Saat membuka acara tersebut, di Kantor DPD LDII Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) mengapresiasi inisiatif LDII.

Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Eco Region Jawa Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK)  Abdul Muin dalam kesempatan itu, mengapresiasi modal sosial yang dimiliki LDII. Abdul Muin menilai, modal sosial yang dimiliki LDII bisa membantu menyukseskan program pengelolaan sampah pemerintah. LDII punya komunitas, warga binaan, dan sangat dekat pada tingkat akar rumput.

Pada kesempatn itu, ia juga memaparkan strategi pemerintah dalam mengelola sampah nasional, “Berdasarkan roadmap pemerintah, sampah ke depan akan dikelola secara zero waste dan zero emission. Rencananya, sampah terkelola dengan baik, sehingga tidak ada yang lari ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” ujarnya.

Langkah tersebut tercantum dalam Kebijakan dan Strategi Nasional (Jakstranas) dan Kebijakan dan Strategi Daerah (Jakstrada) Pengelolaan Sampah. Abdul Muin mengatakan targetnya 70 persen sampah tertangani dan 30 persen berkurang dengan pencapaian zero waste sampai tahun 2025.

Sekitar 70 persen sampah biasanya mulai dari pengumpulan, pemilahan, sampai diangkut ke TPA. Sementara yang 30 persen pengurangannya melibatkan berbagai sektor termasuk masyarakat dan swasta. Dan yang paling sederhana adalah melalui pilah dengan bank sampah sampah yang dikelola dari sumbernya yaitu rumah tangga.

“Sampah dipilah dari jenis organik dan non organik. Sampah non organik dimasukan ke bank sampah, “Dari bank sampah, dibawa ke bank sampah induk untuk di recycle, reduce, dan reuse kembali,” ujarnya.

Namun, menurutnya pemerintah punya keterbatasan untuk sampai ke akar rumput, maka harus menggunakan segala sumber daya yang ada. Termasuk LDII untuk bisa menyampaikan program pengurangan sampah di tingkat akar rumput masyarakat.

“Saya lihat LDII punya program bank sampah dari masjid dan sampah jadi jariyah. Menurut saya ini luar biasa. Ini harus dicatat dan dilaporkan pada pemerintah setempat untuk dikumpulkkan menjadi data nasional. Serta jadi pertanggungjawaban di dunia Internasional. Indonesia memiliki komitmen untuk mengurangi sampah,” katanya.

Senada dengan Abdul Muin, Ketua DPP LDII Sudarsono menjelaskan, LDII pada tahun 2008 sudah berkontribusi aktif dalam bidang lingkungan, meski masih bersifat sporadis di tiap daerah. Seperti melakukan penanaman pohon dalam gerakan Go Green dan isu lingkungan lain. Barulah pada pada Rakernas LDII Tahun 2012, kegiatan Goo Green dijadikan program umum DPP LDII.

“Kami yakin, isu yang berkaitan dengan lingkungan bisa menjadi dakwah bil haal. Jika muballigh berdakwah secara bil qolam maupun bil lisan, maka DPP LDII berdakwah langsung dengan aktivitas di lapangan,” katanya.

Sebelum tahun 2020, kegiatan Go Green tadi bersifat mandiri dan belum bekerja sama dengan institusi pemerintah secara menyeluruh. Setelah itu, DPP LDII memutuskan bekerja sama dengan pemerintah untuk percepatan program.

“Sejak 2020 kami menginisiasi kegiatan yang bersifat mendukung dan memfasilitasi kegiatan KLHK di kalangan warga LDII. Pada tahun itupula kami juga mengadakan penanaman pohon di seluruh Indonesia. Pada 2021 kami mengadakan webinar tindak lanjut penangan sampah di jajaran organisasi,” tuturnya.

Pada tahun 2023 ini, Sudarsono menjelaskan akan diadakan puncak “Bulan Peduli Sampah Nasional”. Pada Sabtu, 18 Februari 2023 diadakan pelatihan batik ecoprint dan  pengelolaan sampah menjadi barang yang bermanfaat. Sementara pada Minggu 19 Februari 2023, di Jamus akan dilakukan penanaman pohon.

Dalam acara ini, hadir pula Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kabag Kesra) Kabupaten Ngawi, Sutrisno, pengurus PPKK DPP LDII, perwakilan Aisyiah Muhammadiyah, dan perwakilan Muslimat NU. Sebanyak 100 Wanita LDII Kabupaten Ngawi dan santri Ponpes Baitul Hikmah Almasnurin Ngawi menjadi peserta pelatihan di acara itu. maspri-kim

  • Penulis: Editor@ldiiwonogiri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MENUJU MUNAS IX LDII 2021

    MENUJU MUNAS IX LDII 2021

    • calendar_month Sel, 16 Mar 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Wed_LinesWng

  • DPP LDII: Penghentian Impor Pangan Penting untuk Kemandirian Pangan

    DPP LDII: Penghentian Impor Pangan Penting untuk Kemandirian Pangan

    • calendar_month Rab, 5 Feb 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Jakarta (5/2). Pemerintah berkomitmen menghentikan impor beras, jagung pakan dan gula pada 2025. DPP LDII menilai keputusan tersebut sangat tepat, karena bertujuan mewujudkan kemandirian pangan. Ketua DPP LDII, Rubiyo mengungkapkan, Indonesia memiliki sumberdaya alam dan tenaga kerja yang sangat memadai, tapi perlu pengelolaan yang baik termasuk mengatur konversi lahan pertanian menjadi nonpertanian, “Sehingga sangat memungkinkan […]

  • Ponpes Al Barru Siap Wujudkan Pesantren Zero Bullying melalui MPLS

    Ponpes Al Barru Siap Wujudkan Pesantren Zero Bullying melalui MPLS

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Wonogiri, 23 Juli 2025 – Pondok Pesantren Al Barru bersama SMP dan SMA Bina Insani Wonogiri menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi santri dan siswa baru. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 400 peserta yang terdiri dari santri, siswa, dan para guru sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif dan bebas dari […]

  • Membahas 3 Rukun Bernegara, Isi Tausiah Kebangsaan MUI di LDII

    Membahas 3 Rukun Bernegara, Isi Tausiah Kebangsaan MUI di LDII

    • calendar_month Ming, 13 Jun 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Kediri (13/6). Pondok Pesantren Wali Barokah yang menjadi mitra strategis LDII dalam melahirkan juru dakwah, menghelat tausiyah kebangsaan. Sebagai narasumber utama Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (DP MUI) Dr KH Marsudi Syuhud, MA. Acara tersebut diikuti DPW dan DPD LDII di seluruh Indonesia secara daring. Acara tausiyah kebangsaan itu diikuti lebih dari […]

  • LDII: Hubungan Luar Nikah Marak, Permendikbud “Jangan Terkesan Legalkan Zina”

    LDII: Hubungan Luar Nikah Marak, Permendikbud “Jangan Terkesan Legalkan Zina”

    • calendar_month Sen, 15 Nov 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Jakarta (15/11). Ormas-ormas Islam melihat Mendikbud Nadiem Makarim perlu merevisi Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 30 Tahun 2021 Tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi atau Permendikbud 30. Alasannya, ada pasal-pasal yang memungkinkan hubungan badan di luar nikah dilakukan para mahasiswa. “Permendikbud 30 juga jangan terkesan hanya mengatur kekerasan […]

  • Santri-Santri Wonogiri Unjuk Bakat di Gebyar Musabaqoh Hari Santri Nasional

    Santri-Santri Wonogiri Unjuk Bakat di Gebyar Musabaqoh Hari Santri Nasional

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 842
    • 0Komentar

    Wonogiri – Suasana semarak dan penuh semangat mewarnai pelaksanaan Gebyar Musabaqoh Hari Santri Nasional yang digelar oleh Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Wonogiri. Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 1 November 2025 di kompleks Masjid At-Taqwa Wonogiri ini menjadi ajang bagi para santri dari berbagai pondok pesantren untuk menunjukkan kemampuan, bakat, serta kecintaan mereka terhadap […]

expand_less