Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kegiatan Masyarakat » Akademisi Paramadina Ingatkan Pendidikan Jadi Tantangan Bangun Kualitas SDM Nasional

Akademisi Paramadina Ingatkan Pendidikan Jadi Tantangan Bangun Kualitas SDM Nasional

  • account_circle Editor@ldiiwonogiri
  • calendar_month Kam, 24 Agu 2023
  • visibility 165
  • comment 0 komentar

Jakarta (24/8). DPP LDII menggelar Webinar Kebangsaan dalam rangka menyongsong Rakernas LDII 2023. Acara tersebut berlangsung di Gedung DPP LDII yang terletak di Senayan, Jakarta Selatan. Senior Advisor Paramadina Public Policy Institute, Abdul Malik Gismar menyoroti pentingnya memahami makna demokrasi sebagai bukan sesuatu yang abstrak.

Dia menjelaskan bahwa demokrasi harus dipahami sebagai suatu sistem yang mengatur kehidupan sehari-hari masyarakat. Menurutnya, pemahaman ini memiliki dampak besar terhadap segala aspek kehidupan dalam konteks demokrasi.

Gismar menjelaskan, visi “Indonesia Emas” yang dibahas dalam webinar ini memiliki empat pilar utama, “Pembangunan manusia serta ilmu pengetahuan, pembangunan ekonomi berkelanjutan, pemerataan pembangunan, pemantapan ketahanan nasional dan tata kelola pemerintahan,” jelasnya.

Gismar menitikberatkan pembicaraannya pada pilar pertama, yaitu pembangunan manusia dan ilmu pengetahuan. Dia menyoroti dua ukuran penting dalam pendidikan: rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah.

“Melalui data angka partisipasi sekolah di Indonesia, Gismar menjelaskan bahwa hanya sekitar 60 persen siswa yang lulus SMA secara nasional, dan hanya sekitar 20 persen yang mencapai perguruan tinggi. Ini menunjukkan adanya tantangan dalam pembangunan SDM dan pendidikan di Indonesia.

Gismar juga menggarisbawahi pentingnya pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai pondasi pendidikan yang vital. Investasi pada anak usia dini dapat memberikan hasil yang lebih tinggi, daripada investasi pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Namun, partisipasi dalam PAUD di Indonesia masih rendah, hanya sekitar 40 persen balita yang masuk PAUD.

Selain itu, dalam webinar ini juga dibahas berbagai persoalan di sektor pendidikan, seperti masalah malnutrisi pada anak, rendahnya pencapaian nilai akademik, dan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang minim. Harapannya, melalui upaya bersama dan pemahaman yang lebih baik terhadap isu-isu ini, Indonesia dapat mengarahkan demokrasi ke arah pemecahan masalah dengan aktivitas yang konstruktif.

Webinar dimoderatori oleh Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Hubungan Luar Negeri DPP LDII Singgih Tri Sulistiyono. Narasumber lain di antaranya, Sekretaris PP Muhammadiyah Muhammad Izzul Muslimin, Akademisi Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia Yudi Latif dan Ketua Bidang Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat DPP LDII Ardito Bhinadi.

  • Penulis: Editor@ldiiwonogiri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPD LDII KABUPATEN WONOGIRI GELAR WORKSHOP PENGELOLAAN SAMPAH DI PONDOK PESANTREN

    DPD LDII KABUPATEN WONOGIRI GELAR WORKSHOP PENGELOLAAN SAMPAH DI PONDOK PESANTREN

    • calendar_month Sen, 24 Feb 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Wonogiri, 24 pebruari 2025 – Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah di lingkungan pondok pesantren, DPD LDII Kabupaten Wonogiri melalui Bidang Litbang Iptek, SDM, dan Lingkungan Hidup (LISDAL) menyelenggarakan Workshop Pengelolaan Sampah pada tanggal 24 Pebruari 2025. Acara ini mengusung tema “Merawat Bumi dengan Bangkit Mandiri Mengelola Sampah untuk Lingkungan Pondok Pesantren yang […]

  • DPP LDII: Idul Adha Bangun Kesalehan Individu dan Bangsa

    DPP LDII: Idul Adha Bangun Kesalehan Individu dan Bangsa

    • calendar_month Sen, 11 Jul 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Jakarta (10/7). Umat Islam di seluruh dunia menyambut antusias Hari Raya Idul Adha 1443. Meskipun dunia dalam kondisi tak menentu akibat perang, yang memicu krisis ekonomi dunia. DPP LDII mengajak umat Islam untuk saling membantu, meringankan beban ekonomi masyarakat di sekitarnya. “Tahun ini Idul Adha bisa jadi momentum meningkatkan kepedulian sosial, usai pandemi Covid-19, bangsa […]

  • Lantik Pengurus IPSI Jateng dan DIY, Prabowo: Jaga & Lestarikan Budaya Bangsa Pencak Silat

    Lantik Pengurus IPSI Jateng dan DIY, Prabowo: Jaga & Lestarikan Budaya Bangsa Pencak Silat

    • calendar_month Sab, 8 Okt 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 224
    • 0Komentar

    JOGJA – Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) Prabowo Subianto menyerahkan bendera kepemimpinan IPSI Yogyakarta dan IPSI Jawa Tengah secara bersamaan pada Jumat (7/10/2022) di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo, Yogyakarta. Pada kesempatan tersebut, KPH. Purbodiningrat dilantik menjadi Ketua IPSI Yogyakarta dan Harry Nuryanto Soediro sebagai Ketua Umum IPSI Jawa Tengah. “Walaupun […]

  • Tersirat Pesan Islam yang Inklusif Dalam Pancasila

    Tersirat Pesan Islam yang Inklusif Dalam Pancasila

    • calendar_month Sel, 1 Jun 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Jakarta (1/6). Keberagaman suku, ras, dan agama di Indonesia menjadi keelokan tersendiri berkat adanya Pancasila. Meskipun Islam menjadi agama mayoritas, agama-gama lain dapat dijalankan dengan bebas di Indonesia. “Hari lahir Pancasila menjadi momen untuk mengenang jasa para pendiri bangsa. Atas jasa mereka, bangsa Indonesia bisa menjalankan hak asasi yang esensial yakni memeluk agama atau keyakinan […]

  • Pembukaan lahan Perkebunan Ponpes Al Barru

    Upaya Ketahanan Pangan dan Ekonomi, Ponpes Al Barru Buka Lahan Perkebunan

    • calendar_month Sen, 15 Mar 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 211
    • 0Komentar

    LinesWNG– 14/3/21 Pondok Pesantren Al Barru di Desa Bulusari Bulusulur, Kecamatan Wonogiri, yang merupakan salah satu pesantren binaan DPD LDII Kabupaten Wonogiri mengembangkan kurikulum pesantren yang dikombinasikan dengan potensi lokal, yakni perkebunan. Menariknya, santri tak dikenai biaya apapun, alias gratis. Ketua Ponpes Al Barru Agung Susanto menambahkan, di pesantren ini, santri diajari untuk mengidentifikasi jenis komoditas […]

  • Ketua Umum LDII: Pancasila Bukan Hanya Dasar Negara, Tapi Jiwa Bangsa

    Ketua Umum LDII: Pancasila Bukan Hanya Dasar Negara, Tapi Jiwa Bangsa

    • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Jakarta (1/6). Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) memandang keberagaman suku, ras, dan agama menjadi keelokan tersendiri bagi Indonesia, karena rakyat Indonesia bisa rukun dan damai menjalankan ibadahnya. Hari Lahir Pancasila pengingat jasa para pendiri bangsa, sekaligus menguatkan Pancasila sebagai dasar negara, perekat bangsa Indonesia yang sangat beragam.   Hal itu ditegaskan Ketua Umum DPP LDII […]

expand_less