Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Dakwah » Terima Kunjungan BP Haji RI, Ketum DPP LDII Dukung Perbaikan Tata Kelola Haji

Terima Kunjungan BP Haji RI, Ketum DPP LDII Dukung Perbaikan Tata Kelola Haji

  • account_circle Editor@ldiiwonogiri
  • calendar_month Sab, 8 Mar 2025
  • visibility 221
  • comment 0 komentar

Jakarta (7/3). Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso menerima kunjungan Badan Penyelenggara (BP) Haji RI di Kantor DPP LDII, Jakarta, pada Jumat (7/3). Rombongan dipimpin oleh Kepala BP Haji Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), yang didampingi Wakil Kepala BP Haji Dahnil Anzar Simanjuntak dan jajaran.

Kiai Chriswanto memberikan dukungan agar penyelenggaraan haji dikelola dalam satu atap di bawah kementerian khusus. Sehingga, semuanya bisa dikontrol dengan baik dan tata kelola kelembagaannya menjadi semakin transparan.

“Kalau menurut saya, karena semangatnya itu adalah pelayanan. Presiden juga memerintahkan efisiensi dan efektif. Maka tidak bisa tidak, semua pemangku kepentingan yang terlibat dalam penyelenggaraan haji ini harus satu atap,” kata Chriswanto.

Menurut Ketum LDII, menjadikan pengelolaan haji dalam satu atap bukan berarti mengistimewakan umat Islam. Sebab Indonesia menjadi negara dengan penganut muslim terbesar dunia, Chriswanto menilai, lembaga khusus diperlukan agar pengelolaan haji dan umroh tidak terpecah-pecah.

“Sebetulnya bukan mengistimewakan umat Islam. Tapi masalah umat harus betul-betul dikelola dengan baik.  Sebab ini amanah. Dan saya yakin Gus Irfan, Bang Dahniel, insyaAllah ke depan bisa menjadikan pengelolaan ibadah haji menjadi lebih efisien dan efektif,” ujarnya.

Ketua Umum LDII juga mendorong dana haji dikelola satu pintu. Sehingga, nilai tambah untuk jamaah haji menjadi lebih besar dan orang-orang Indonesia yang membayar biaya haji nantinya menjadi lebih ringan. Pengelolaan haji yang transparan juga disampaikan pengurus DPP LDII, saat diundang DPR RI untuk memberikan masukan terkait RUU Pengelolaan Keuangan Haji pada Kamis (6/3).

“Ada lima aspek yang kemarin disampaikan di DPR. Yakni, aspek kelembagaan, aspek kepatuhan terhadap syariahnya, karena dana ini menyangkut umat. Kemudian aspek efisiensinya. Lalu, aspek investasinya juga harus benar dan memberikan return yang benar dan baik. Dan yang terakhir adalah aspek tata kelola. Harapan kita dengan tata kelola yang benar dan baik, ini akan menjadi lebih efisien,” ujarnya.

Sementara Kepala BP Haji Gus Irfan mengatakan, kunjungan rombongannya ke kantor DPP LDII saat Ramadan bertujuan untuk menjalin silaturahim dengan para pengurus DPP LDII. Pihaknya berharap mendapatkan saran maupun masukan untuk meningkatkan kinerja BP Haji.

“Kami ingin mendapatkan banyak masukan-masukan, terutama berkaitan dengan bagaimana kita bisa melaksanakan amanah Presiden Prabowo Subianto dalam rangka memberikan pelayanan terbaik pada para calon jamaah haji kita,” kata Irfan.

BP Haji bertekad untuk meningkatkan kuota serta pelayanan para jamaah haji. Terkait kuota, Gus Irfan mengatakan semuanya tergantung dari kuota pemerintah Arab Saudi. Namun pihaknya akan terus melakukan pendekatan dan perbaikan untuk mengurangi antrean panjang haji.

“Ya, memang daftar tunggu kita sekarang ada sekitar 5,4 juta orang. Tiap tahun katakanlah yang berangkat 240.000 orang. Tapi tiap tahun pendaftarannya 300.000 orang. Jadi angka itu tidak akan pernah berkurang,” ujarnya.

Dalam hal pelayanan, Gus Irfan mengatakan, BP Haji mengedepankan tiga hal, yakni, memberikan pelayanan yang aman, nyaman dan efisien kepada para calon jamaah haji Indonesia. Ia membeberkan, efisien berkaitan dengan biaya haji yang sesuai dengan apa yang didapat jamaah haji. BP Haji juga berkomitmen memberikan keamanan, dimana jamaah haji dapat berangkat dan pulang dalam keadaan sehat.

“Nyaman, dalam artian para jamaah haji Indonesia dapat melaksanakan semua ritual-ritual ibadah haji dengan nyaman dan tenang selama di Tanah Suci,” ujarnya.

Irfan berharap kunjungan BP Haji ke kantor DPP LDII semakin mempererat silaturahim kedua belah pihak. Serta, memberikan saran yang bermanfaat untuk menjadikan penyelenggaraan haji lebih efektif dan efisien.

  • Penulis: Editor@ldiiwonogiri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saatnya Kuatkan Kebangsaan , Solidaritas dan Ubah Mentalitas Kebencanaan

    Saatnya Kuatkan Kebangsaan , Solidaritas dan Ubah Mentalitas Kebencanaan

    • calendar_month Sab, 16 Jan 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Dalam situasi pandemi Covid-19, dalam beberapa pekan terakhir, Indonesia dilanda musibah. Usai jatuhnya pesawat Sriwijaya, pekan ini banjir melanda Kalimantan Selatan. Lalu menyusul terjadi gempa bumi 6 Skala Ritcher (SR) terjadi di Majene, Mamuju dan Polewali Mandar, Sulawesi Barat. “Dalam bencana seperti ini, ikatan rakyat Indonesia sebagai satu bangsa dan kepedulian sosial harus menguat. Inilah […]

  • SUKSESKAN TMMD, PC LDII PURWANTORO TERJUNKAN RELAWAN PEMBANGUNAN

    SUKSESKAN TMMD, PC LDII PURWANTORO TERJUNKAN RELAWAN PEMBANGUNAN

    • calendar_month Sen, 6 Jun 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Wonogiri, Purwantoro- Dalam rangka mensukseskan program TMMD Kecamatan Purwantoro tahun 2022. PC LDII Kecamatan Purwantoro turut berpatisipasi dalam kegiatan TMMD pada Minggu (5/6/2022) bertempat di Desa Joho Kecamatan Purwantoro. Pada kesempatan ini PC LDII Kecamatan Purwantoro menurunkan 50 personil untuk turut menjadi relawan pembangunan TMMD di Desa Joho. Kegiatan diawali dengan pengarahan oleh Serma Soeendro […]

  • Sikapi Kelangkaan Minyak Goreng , LDII dan Politisi DPR Minta Pemerintah dan Masyarakat Bekerja Sama

    Sikapi Kelangkaan Minyak Goreng , LDII dan Politisi DPR Minta Pemerintah dan Masyarakat Bekerja Sama

    • calendar_month Sen, 14 Mar 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Jakarta (14/3). Persoalan minyak goreng di negeri ini belum sepenuhnya selesai. Banyak keluarga di Indonesia mengeluhkan minyak goreng mahal dan langka. Hal itu menjadi perhatian DPP LDII dan politisi DPR, yang meminta pemerintah dan masyarakat bekerja sama.“Bagi kami yang merupakan bagian masyarakat, fenomena ini menyedihkan. Ada seorang ibu meninggal dunia, saat antre minyak goreng. Padahal […]

  • Tanam 1000 Pohon Upaya PC LDII Jatiroto Hijaukan Hutan Lindung di Kawasan Desa Guno

    Tanam 1000 Pohon Upaya PC LDII Jatiroto Hijaukan Hutan Lindung di Kawasan Desa Guno

    • calendar_month Sen, 29 Nov 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Jatiroto, Wonogiri (27/11/2021). Peserta kegiatan penanaman 1000 pohon ini diikuti diantara lain oleh LDII PC Jatiroto bersama Pemerintah Desa Guno, Forkompincam Kecamatan Jatiroto, Senkom Kecamatan Jatiroto dan Masyarakat Desa Guno Manfaat dan tujuan dari diselenggarakannya kegiatan ini adalah menjaga struktur tanah supaya aman dari erosi terutama saat musim penghujan datang, menjaga udara agar tetap bersih […]

  • Ketua Umum DPP LDII Ingatkan Dewasa dalam Berdemokrasi di Tahun Politik

    Ketua Umum DPP LDII Ingatkan Dewasa dalam Berdemokrasi di Tahun Politik

    • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Jakarta (18/4). Pemilu 2024 tinggal dua tahun lagi, para politisi terus bermanuver. Bila tak disikapi dengan bijak, tahun-tahun yang penuh kekerasan tampak di depan mata. Inilah pentingnya kedewasaan dalam berdemokrasi, karena inti demokrasi adalah menyejahterakan rakyat bukan ambisi pribadi atau kelompok. Hal itu disampaikan Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso dalam jumpa pers dalam […]

  • Ketum DPP LDII: Indonesia Adalah Wilayah Paling Strategis, Kita Harus Selalu Siap Bela Negara

    Ketum DPP LDII: Indonesia Adalah Wilayah Paling Strategis, Kita Harus Selalu Siap Bela Negara

    • calendar_month Kam, 19 Des 2024
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Jakarta (19/12). Bela negara terus digelorakan, bukan hanya memperingati deklarasi Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang terjadi pada 19 Desember 1948 di Sumatera Barat akibat agresi militer Belanda kedua. Namun juga, ancaman, tantangan, hambatan, gangguan dan bahkan perang di abad 21 sangat multidimensi yang membutuhkan pemikiran dan solusi untuk menang. Menurut Ketua Umum DPP LDII […]

expand_less