Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Dakwah » LDII Wonogiri Ikuti Halaqah Kebangsaan 2025 Bahas Jihad Kekinian

LDII Wonogiri Ikuti Halaqah Kebangsaan 2025 Bahas Jihad Kekinian

  • account_circle Editor@ldiiwonogiri
  • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
  • visibility 259
  • comment 0 komentar

WONOGIRI, ldiiwonogiri.org — Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Rabu (29/10/2025) pagi. Ratusan tokoh agama, santri, dan pengasuh pondok pesantren berkumpul dalam Halaqah Kebangsaan, kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Wonogiri bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Wonogiri dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025.
Acara yang sarat nilai spiritual dan nasionalisme itu dihadiri langsung oleh Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Wakil Bupati Imron Rizkyarno, jajaran Forkompimda, Plh. Sekda, Asisten Daerah, Kabag Kesra, Kakankemenag Wonogiri H. Hariyadi beserta seluruh jajaran, pimpinan BAZNAS, pimpinan ormas, serta pengasuh pondok pesantren se-Kabupaten Wonogiri.
Dalam sambutan pembukaannya, Kakankemenag Wonogiri H. Hariyadi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari rangkaian panjang peringatan Hari Santri tahun 2025. Ia menegaskan, semangat Hari Santri tidak hanya mengenang perjuangan masa lalu, tetapi juga menyalakan kembali api jihad spiritual di tengah tantangan zaman.
“Jika dulu jihad adalah melawan penjajah, maka saat ini jihad berubah menjadi jihad spiritual—melawan kemalasan, kebodohan, dan hal-hal yang menjauhkan kita dari karakter santri sejati,” tegas Hariyadi.


Menurutnya, karakter santri yang disiplin, tangguh, dan berakhlak mulia sangat relevan dengan visi dan misi Kabupaten Wonogiri, yakni Berdaya Saing, Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan. Nilai-nilai kesantrian dianggap bisa menjadi pondasi moral dan sosial dalam mendukung arah pembangunan daerah yang berkeadaban.
Sementara itu, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap kiprah pesantren dan santri dalam memperkuat moralitas dan membangun karakter masyarakat. Ia menilai, santri adalah penjaga nilai dan penjaga nalar bangsa, terutama di tengah derasnya arus globalisasi dan disrupsi digital.
“Santri telah terbukti menjadi pelopor keteladanan di masyarakat. Pemerintah Kabupaten Wonogiri akan terus memberi ruang dan dukungan bagi tumbuhnya kegiatan keagamaan yang membentuk generasi muda berakhlak kuat,” ujar Bupati Setyo Sukarno.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan tausiah dan materi kebangsaan oleh Drs. KH. Syamsuddin Asyrofi, M.M, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Klaten, yang hadir sebagai narasumber utama. Didampingi moderator H. Mursidi dari Kemenag Wonogiri, KH. Syamsuddin membedah pentingnya moderasi beragama, peran santri dalam menjaga kerukunan antarumat, serta tantangan spiritual generasi muda di era modern.
KH. Syamsuddin menekankan bahwa santri masa kini bukan hanya ahli ngaji, tetapi juga agen perubahan sosial yang mampu menjaga harmoni dalam keberagaman. “Santri adalah wajah Islam yang damai, terbuka, dan solutif. Mereka tidak hanya menjaga masjid, tapi juga menjaga keutuhan bangsa,” ujarnya.
Kasi PAKIS Kemenag Wonogiri, H. Mursidi, menambahkan bahwa Halaqah Kebangsaan ini merupakan satu dari sekian agenda besar yang digelar dalam memperingati Hari Santri 2025. Sebelumnya, berbagai kegiatan sudah dilaksanakan, mulai dari CKG (Cinta Kebersihan dan Gotong Royong), Roan Santri atau kerja bakti di pondok pesantren, Ngaji Bandongan dengan kajian Kitab Adabul ‘Alim wa al-Muta’allim karya KH. Hasyim Asy’ari, Khataman Al-Qur’an, Doa Bersama, Mujahadah, hingga Apel Hari Santri yang dipusatkan di Kecamatan Purwantoro.
Sebagai penutup, akan digelar Gebyar Lomba Santri pada 1 November 2025 mendatang, yang diharapkan menjadi momentum puncak dalam menumbuhkan semangat kesantrian di kalangan pelajar dan masyarakat Wonogiri.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Wonogiri, H. Sutoyo saat menghadiri Halaqoh Kebangsaan berharap kegiatan ini tidak berhenti di seremoni, tetapi benar-benar menjadi inspirasi nyata bagi generasi muda Wonogiri untuk meneruskan perjuangan para ulama dan santri terdahulu. “Spirit santri adalah spirit perubahan. Dari pesantren lahir pemimpin, dari santri lahir peradaban yang berkarakter luhur,” pungkasnya.
Acara Halaqah Kebangsaan di Wonogiri ini bukan hanya refleksi spiritual, tetapi juga simbol persatuan, moderasi, dan penguatan karakter bangsa. Dari pendopo hingga pesantren, gema Hari Santri 2025 di Wonogiri menjadi tanda bahwa nilai-nilai kesantrian tetap hidup, tumbuh, dan siap membawa bangsa ini menuju masa depan yang berkeadaban. (lines-wng)

  • Penulis: Editor@ldiiwonogiri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • *10 Tahun Sako SPN Membina Anak-anak Muda LDII

    *10 Tahun Sako SPN Membina Anak-anak Muda LDII

    • calendar_month Jum, 1 Des 2023
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 285
    • 0Komentar

      Jakarta(1/12).* Dini hari itu, sebelum salat tahajud, sekumpulan remaja berpakaian Pramuka usia 11-15 tahun mengelilingi api unggun. Mereka diajak merenung tentang kehidupan di jantung stadion Muda Jaya Community Center (MJCC) Bekasi Utara. Kegiatan itu merupakan salah satu bagian Kegiatan bertajuk ULTRAMAN TAP 3 atau Ulet, Rajin, Mandiri, Terampil yang dilaksanakan di stadion Muda Jaya […]

  • LDII Dukung Hari Bumi 2025: Dorong Energi Terbarukan dan Aksi Nyata Lingkungan

    LDII Dukung Hari Bumi 2025: Dorong Energi Terbarukan dan Aksi Nyata Lingkungan

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 468
    • 0Komentar

    Jakarta, 24 April 2025 – Peringatan Hari Bumi yang jatuh setiap tanggal 22 April kembali menjadi momentum penting dalam mendorong kesadaran kolektif terhadap isu lingkungan global. Di tahun 2025 ini, peringatan Hari Bumi ke-55 mengusung tema “Our Power, Our Planet” yang menekankan pentingnya pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) dalam menjaga kelestarian planet. Sekretaris Umum DPP […]

  • Tersirat Pesan Islam yang Inklusif Dalam Pancasila

    Tersirat Pesan Islam yang Inklusif Dalam Pancasila

    • calendar_month Sel, 1 Jun 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Jakarta (1/6). Keberagaman suku, ras, dan agama di Indonesia menjadi keelokan tersendiri berkat adanya Pancasila. Meskipun Islam menjadi agama mayoritas, agama-gama lain dapat dijalankan dengan bebas di Indonesia. “Hari lahir Pancasila menjadi momen untuk mengenang jasa para pendiri bangsa. Atas jasa mereka, bangsa Indonesia bisa menjalankan hak asasi yang esensial yakni memeluk agama atau keyakinan […]

  • 75 th Pers Nasional, Ketua Umum LDII : Pers Merupakan Agen Perubahan dan Edukasi Bangsa

    75 th Pers Nasional, Ketua Umum LDII : Pers Merupakan Agen Perubahan dan Edukasi Bangsa

    • calendar_month Sel, 9 Feb 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Jakarta (9/2). 9 Februari 2021, Pers Nasional berulang tahun. Hari itu, 75 tahun lalu, para wartawan pejuang mendirikan organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Sepanjang sejarahnya pers merupakan agen perubahan, yang turut membantu memerdekakan dan mendirikan Indonesia. “Semoga pers selalu istiqomah menjalankan fungsi memberi informasi, mengedukasi, memberi hiburan, dan alat kontrol demokrasi di tengah tantangan media […]

  • Karakter Pejuang Harus Teranam Dalam Diri Santri, Ponpes Al Barru Gelar Upacara Kemerdekaan

    Karakter Pejuang Harus Teranam Dalam Diri Santri, Ponpes Al Barru Gelar Upacara Kemerdekaan

    • calendar_month Kam, 17 Agu 2023
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Wonogiri Al Barru, Dalam memperingat Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke 78 tahun, Pondok Pesantren Al Barru dan SMP SMA Bina Insani Wonogiri gelar upacara kemerdekaan, tepat pada 17 Agustus 2023. Tentunya upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia itu bertujuan untuk mengingatkan jasa-jasa dan pengorbanan para pahlawan pada masa penjajahan hingga Kemerdekaan Republik Indonesia. […]

  • Pesan Habib Ubaidillah Saat HSN 2025: Santri Go Internasional

    Pesan Habib Ubaidillah Saat HSN 2025: Santri Go Internasional

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Nganjuk (31/10). Pengasuh Ponpes Al Ubaidah, Habib Ubaidillah Al Hasany saat bertindak sebagai pembina upacara Hari Santri Nasinoal (HSN) 2025, mengingatkan agar santri bersiap berkarya di panggung internasional. Hal tersebut ia tekankan saat berpidato di hadapan ratusan santri, di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Rabu (22/10). Habib Ubaidillah mengajak […]

expand_less