Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Buka Permata CAI ke-46, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Investasi Mental dan Akhlakul Karimah

Buka Permata CAI ke-46, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Investasi Mental dan Akhlakul Karimah

  • account_circle Editor@ldiiwonogiri
  • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
  • visibility 270
  • comment 0 komentar

Jombang (30/6). Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya investasi mental dan pembentukan karakter sebagai pondasi utama dalam menyiapkan generasi muda yang tangguh dan berakhlakul karimah. Hal itu diungkapkan saat menghadiri Perkemahan Akhir Tahun Ajaran Cinta Alam Indonesia (PERMATA CAI) ke-46, di Bumi Perkemahan Kosambiwojo, Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Senin (30/6).

“Proses kepemimpinan sejati tidak terjadi secara instan. Ia harus melalui penataan hati, pikiran, rasa, dan tindakan. Semua itu selaras dengan prinsip Tri Sukses, yaitu berakhlakul karimah, alim fakih, dan kemandirian,” ujar Khofifah.

Permata CAI ke-46 mengusung tema “Perhebat Karakter Pemuda Profesional Religius dan Berazaskan Pancasila Guna Memperkokoh Eksistensi Bangsa di Bawah Naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia”. Acara itu diikuti 1.500 alumni Ponpes Gadingmangu Jombang secara luring dan 10.000 peserta dari 375 titik mengikuti secara daring.

Kegiatan Permata CAI tahun menyoroti pentingnya pelestarian lingkungan. Gubernur Khofifah mengaitkan pesan moral tersebut dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs). Ia menukil QS: Ar-Rum ayat 41 untuk mengingatkan bahwa menjaga kelestarian alam adalah bagian dari tanggung jawab spiritual manusia sebagai khalifah di muka bumi.

“Ketika dunia berbicara terkait pemanasan global dan perubahan iklim, maka perkemahan Permata CAI menjawab dengan langkah konkret yakni mencintai alam semesta,” ujarnya.

Mantan Menteri Sosial itu mengangkat kembali gagasan Bung Karno tentang investment stage dalam pidato kenegaraan tahun 1956, yang mencakup investasi keterampilan, investasi material, dan terutama investasi mental. Ia menegaskan, tanpa mental yang kuat, kekayaan dan keterampilan tidak akan mampu membawa bangsa keluar dari ketergantungan.

“Mental investment inilah yang paling mendasar. Pendidikan karakter berbasis akhlakul karimah adalah kunci membangun kemandirian bangsa,” tegasnya.

Senada dengan Gubernur Khofifah, Bupati Jombang Warsubi mengingatkan, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memberikan banyak kemudahan dalam kehidupan namun harus disikapi dengan bijak. Tidak boleh melupakan pentingnya interaksi sosial dan pendekatan dengan alam semesta. “Perkemahan seperti ini menjadi ruang penting bagi generasi muda untuk merasakan langsung keindahan dan ketenangan alam, belajar menghargai lingkungan serta memperkuat solidaritas dan kesetiakawanan sosial,” ujarnya.

Perkemahan seperti ini, tambahnya, memiliki banyak manfaat positif, selain mengajarkan kebersamaan dan melatih hidup sederhana, kegiatan ini juga dapat menumbuhkan jiwa kemandirian, kepemimpinan serta rasa tanggung jawab di kalangan peserta. “Kita dilatih tidak hanya menjadi penonton tetapi pelaku aktif yang mampu memimpin dan bekerja sama dalam berbagai kegiatan,” urainya.

Bupati Warsubi juga berpesan kepada orangtua dan guru pembina untuk mendampingi anak-anaknya dengan iman dan ilmu, “Sehingga dengan demikian mereka akan tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas secara intelektual dan matang secara spiritual dalam menyongsong Indonesia emas 2045,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Ketua DPD LDII Jombang Widodo, menyampaikan bahwa kegiatan Permata CAI ke-46 diisi pembekalan materi kebangsaan, hukum, kepemudaan, dan kewirausahaan. Peserta juga diajak untuk mengimplementasikan 29 karakter luhur generasi bangsa dalam kehidupan sehari-hari.

Beragam kegiatan sosial turut mewarnai acara itu, diantaranya aneka pertunjukan seni budaya seperti pencak silat, puisi drama, atraksi offroad, serta hiburan lain yang melibatkan partisipasi aktif peserta dan masyarakat sekitar serta pembagian 500 paket sembako kepada warga sekitar lokasi perkemahan. Tak hanya itu, area perkemahan juga diramaikan oleh lebih dari 75 stan pasar rakyat dan UMKM. Fasilitas-fasilitas menarik seperti photo booth, tenda interaktif, dan zona edukasi turut menambah daya tarik acara. Panitia menargetkan total kunjungan hingga penutupan mencapai 25.000 orang.

  • Penulis: Editor@ldiiwonogiri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerakan 1 Juta Pohon Jadi Motivasi LDII Mitigasi Perubahan Iklim

    Gerakan 1 Juta Pohon Jadi Motivasi LDII Mitigasi Perubahan Iklim

    • calendar_month Ming, 12 Jan 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 268
    • 0Komentar

    *Jakarta (10/1).* Presiden Suharto pada 10 Januari 1993 mencanangkan penanaman sejuta pohon di setiap provinsi. Sejak itu, setiap 10 Januari dicanangkan sebagai Hari 1 Juta Pohon, yang bertujuan agar masyarakat makin sadar pentingnya pohon dalam kehidupan, seperti mengurangi pemanasan global dan menjaga keseimbangan ekosistem. “Pohon dapat menyerap sinar matahari melalui proses fotosintesis, sehingga membantu mengurangi […]

  • LDII Wonogiri Hadiri Open House Bupati, Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah

    LDII Wonogiri Hadiri Open House Bupati, Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah

    • calendar_month Sen, 31 Mar 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 475
    • 0Komentar

    Wonogiri, Senin, 1 April 2025 – Dalam upaya mempererat hubungan antara masyarakat dan pemerintah, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Wonogiri menghadiri acara open house yang digelar oleh Bupati Wonogiri di Rumah Dinas Bupati Wonogiri. Kegiatan open house ini turut dihadiri oleh Bupati Wonogiri, Sekretaris Daerah, serta para pejabat daerah lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Wonogiri […]

  • Jawa Tengah Sabet Juara Nasional di Lomba Cerdas Cermat HAM 2024!

    Jawa Tengah Sabet Juara Nasional di Lomba Cerdas Cermat HAM 2024!

    • calendar_month Kam, 12 Des 2024
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Momentum peringatan Hari Hak Asasi Manusia Sedunia tahun ini menjadi ajang gemilang bagi siswa SMA Genrus Nusantara Boarding School (GNBS) Kendal yang juga santri binaan Ponpes Al Barru Wonogiri. Dalam Lomba Cerdas Cermat Hak Asasi Manusia (HAM) yang diselenggarakan Kementerian HAM RI, tim dari Jawa Tengah ini berhasil menyabet posisi juara kedua di tingkat nasional […]

  • Blora Didorong Jadi Pusat Pengembangan Sorgum Nasional

    Blora Didorong Jadi Pusat Pengembangan Sorgum Nasional

    • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 340
    • 0Komentar

    *Blora (12/5).* Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, menghadiri panen benih sorgum tersertifikasi di lahan Kelompok Tani Barokah, Dukuh Gelam, Desa Kedungwungu, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, pada Minggu pagi, 11 Mei 2025. Kegiatan ini merupakan inisiasi warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Umum DPP LDII, KH.Chriswanto Santoso, […]

  • LDII–Persinas ASAD Wonogiri Gelar Baksos, Bagikan 500 Paket Takjil

    LDII–Persinas ASAD Wonogiri Gelar Baksos, Bagikan 500 Paket Takjil

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Wonogiri – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Wonogiri bersama Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persinas ASAD Wonogiri menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan takjil kepada masyarakat, Senin (9/3/2026) sore. Kegiatan yang berlangsung di perempatan Ponten Wonogiri tersebut disambut antusias oleh masyarakat dan para pengendara yang melintas. Dalam waktu singkat, sekitar 500 paket […]

  • LDII: Hubungan Luar Nikah Marak, Permendikbud “Jangan Terkesan Legalkan Zina”

    LDII: Hubungan Luar Nikah Marak, Permendikbud “Jangan Terkesan Legalkan Zina”

    • calendar_month Sen, 15 Nov 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Jakarta (15/11). Ormas-ormas Islam melihat Mendikbud Nadiem Makarim perlu merevisi Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 30 Tahun 2021 Tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi atau Permendikbud 30. Alasannya, ada pasal-pasal yang memungkinkan hubungan badan di luar nikah dilakukan para mahasiswa. “Permendikbud 30 juga jangan terkesan hanya mengatur kekerasan […]

expand_less