Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Dakwah » Prof Rubiyo Dorong LDII Kalbar Jalin Sinergisitas Untuk Sikapi Isu Strategis

Prof Rubiyo Dorong LDII Kalbar Jalin Sinergisitas Untuk Sikapi Isu Strategis

  • account_circle Editor@ldiiwonogiri
  • calendar_month Kam, 7 Nov 2024
  • visibility 181
  • comment 0 komentar

Pontianak – Ketua DPP LDII, Prof. Rubiyo menilai wilayah Kalimantan Barat memiliki posisi yang strategis, sehingga bukan hanya potensi yang diperolehnya, melainkan juga tantangan juga cukup kompleks dan relatif berat.

Hal itu disampaikannya saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Bidang (Rakorbid) LDII Kalbar secara daring, Sabtu (2/11/2024).

Dikatakan, garis organisasi sudah tegas, dengan hadirnya LDII di suatu wilayah mesti tampi konstruktif dan kontributif.

“Apa yang sudah dilakukan LDII Kalbar terus ditingkatkan, dan sikapi isu-isu strategis dengan membangun sinergisitas antar lembaga. Agar nilai kontribusi LDII semakin dirasakan,” tegas dia.

Sinergisitas yang dimaksud yakni antar lembaga baik pemerintah ataupun ormas. “Bangun sinergisitas dengan seluruh komponen baik institusi pemerintah maupun ormas. Karena sesungguhnya sekarang era kolaborasi,” katanya

Selanjutnya Prof. Rubiyo yang juga peneliti Ahli Utama di BRIN itu menilai Kalbar berpotensi untuk pengembangan Pangan, Energi dan Ekonomi Kreatif, dan itu ada kesesuaian dengan program pengabdian LDII.

“Banyak potensi yang bisa dijadikan karya pengabdian LDII. Jika potensi Kalbar ini dijawab dengan program konkret maka disinilah pengabdian kita akan mendapatkan legitimasi,” tambah Prof Rubiyo.

Sedangkan, Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto menjelaskan Rakorbid yang dilakukan untuk melakukan pembenahan agar tata kelola organisasi semakin profesional. “Kami terus berupaya agar tata kelola organisasi semakin profesional. Karena ini syarat kinerja organisasi semakin baik,” ujarnya.

Pendapat dia, dengan tata kelola diyakini akan menambah gerak langkah LDII Kalbar.

“Eksistensi LDII sebagai organisasi dakwah yang kontributif akan tercapai jika tata kelola organisasi dilakukan secara profesional. Ini butuh kompetensi dan kemampuan secara personal yang akan mendukung kapasitas secara institusional,” kata Susanto

Rakorbid ini dilakukan secara hibrid serta diikuti seluruh utusan masing-masing DPD LDII Kabupaten/Kota se Kalimantan Barat serta Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC).

  • Penulis: Editor@ldiiwonogiri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MENUJU MUNAS IX LDII 2021

    MENUJU MUNAS IX LDII 2021

    • calendar_month Sel, 16 Mar 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Wed_LinesWng

  • DPP LDII: Idul Adha Bangun Kesalehan Individu dan Bangsa

    DPP LDII: Idul Adha Bangun Kesalehan Individu dan Bangsa

    • calendar_month Sen, 11 Jul 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Jakarta (10/7). Umat Islam di seluruh dunia menyambut antusias Hari Raya Idul Adha 1443. Meskipun dunia dalam kondisi tak menentu akibat perang, yang memicu krisis ekonomi dunia. DPP LDII mengajak umat Islam untuk saling membantu, meringankan beban ekonomi masyarakat di sekitarnya. “Tahun ini Idul Adha bisa jadi momentum meningkatkan kepedulian sosial, usai pandemi Covid-19, bangsa […]

  • Event Pencak Silat, Sarana Shilaturahim Antar Perguruan

    Event Pencak Silat, Sarana Shilaturahim Antar Perguruan

    • calendar_month Kam, 25 Mar 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Lines_Wng -Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Wonogiri menggelar sarasehan dengan para ketua perguruan pencak silat dan bela diri di kabupaten tersebut, Kamis (25/3). Sarasehan itu dihadiri Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing, Kasatpol PP Kabupaten Wonogiri Waluyo, Danramil 03/Ngadirojo Kapten Inf Sumadi, ketua Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Wonogiri Eko Budi Santoso, ketua Ikatan […]

  • Remaja dan Pelajar LDII Kecamatan Jatipurno ikuti Perkemahan Akhir Tahun Cinta Alam Indonesia di Alam terbuka

    Remaja dan Pelajar LDII Kecamatan Jatipurno ikuti Perkemahan Akhir Tahun Cinta Alam Indonesia di Alam terbuka

    • calendar_month Kam, 30 Jun 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Pimpinan Cabang LDII Kecamatan Jatipurno mengadakan Perkemahan Akhir Tahun ( PERMATA ) Cinta Alam Indonesia ( CAI ) 43 Tahun 2022. Acara ini diselenggarakan Oleh Pimpinan Cabang LDII Kecamatan Jatipurno  mulai tanggal 28 s.d 30 Juni 2022. Bertempat di Bumi Perkemahan SAMAHARJO Dusun Sananan Desa Mangunharjo Kecamatan Jatipurno Kabupaten Wonogiri. Hadir dalam kesempatan tersebut anggota […]

  • 75 th Pers Nasional, Ketua Umum LDII : Pers Merupakan Agen Perubahan dan Edukasi Bangsa

    75 th Pers Nasional, Ketua Umum LDII : Pers Merupakan Agen Perubahan dan Edukasi Bangsa

    • calendar_month Sel, 9 Feb 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Jakarta (9/2). 9 Februari 2021, Pers Nasional berulang tahun. Hari itu, 75 tahun lalu, para wartawan pejuang mendirikan organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Sepanjang sejarahnya pers merupakan agen perubahan, yang turut membantu memerdekakan dan mendirikan Indonesia. “Semoga pers selalu istiqomah menjalankan fungsi memberi informasi, mengedukasi, memberi hiburan, dan alat kontrol demokrasi di tengah tantangan media […]

  • Bamsoet “Jangan Sampai Demokrasi Bergeser Manjadi Transaksional”

    Bamsoet “Jangan Sampai Demokrasi Bergeser Manjadi Transaksional”

    • calendar_month Sab, 20 Jan 2024
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 187
    • 0Komentar

      Menanggapi soal keberagaman dalam bingkai persatuan, Ketua DPW LDII Jawa Tengah Singgih Tri Sulistiyono yang juga Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro, mengatakan awal kemerdekaan, para aktivis saat itu membangun narasi yang romantis seperti misalnya, “Atas dasar rasa senasib sepenanggungan, maka kita siap berjuang,” itu sudah bisa memunculkan rasa persatuan. “Namun jika narasi di […]

expand_less