Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Blora Didorong Jadi Pusat Pengembangan Sorgum Nasional

Blora Didorong Jadi Pusat Pengembangan Sorgum Nasional

  • account_circle Editor@ldiiwonogiri
  • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
  • visibility 340
  • comment 0 komentar

*Blora (12/5).* Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, menghadiri panen benih sorgum tersertifikasi di lahan Kelompok Tani Barokah, Dukuh Gelam, Desa Kedungwungu, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, pada Minggu pagi, 11 Mei 2025. Kegiatan ini merupakan inisiasi warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII).

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Umum DPP LDII, KH.Chriswanto Santoso, dan Bupati Blora, Arief Rohman. Dalam kesempatan itu, Yandri mengapresiasi peran aktif LDII dan Pemerintah Kabupaten Blora dalam mengembangkan sorgum sebagai alternatif diversifikasi pangan nasional.

 

“Bagus ini, sorgum bisa menjadi alternatif bahan pangan masa depan. Apalagi harganya menguntungkan bagi petani. Saya setuju jika Blora dijadikan pusat pengembangan sorgum, tidak hanya untuk konsumsi tetapi juga untuk pembenihan unggul,” kata Yandri.

Yandri menyatakan kesiapannya untuk membantu koordinasi lintas kementerian di bawah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, guna memastikan komoditas sorgum dapat berkontribusi pada ketahanan pangan nasional dan mendapatkan perhatian lebih dalam pengembangannya. “Benih sorgum Blora yang telah tersertifikasi perlu dipatenkan agar dikenal luas hingga pasar internasional,” ujarnya

 

Sementara itu, Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto menjelaskan bahwa program pengembangan benih sorgum ini merupakan bagian dari komitmen LDII dalam mendukung diversifikasi dan swasembada pangan nasional. “Kami pilih Blora karena tanahnya cocok untuk sorgum. Apalagi kepala daerahnya sangat mendukung,” ujarnya.

 

Lahan sorgum yang dipanen kali ini memiliki luas 0,5 hektare dengan varietas Super-1. Benih ditanam sejak 17 Januari 2025 dan dipanen bukan untuk konsumsi, melainkan untuk pembenihan. Tanaman sorgum ini bisa dipanen hingga tiga kali dari satu kali tanam. “Sudah ada pesanan dari petani di Ngawi dan Wonogiri. Di Blora, tanamannya bisa tumbuh tinggi dan hasilnya bagus,” tambah Chriswanto.

 

LDII juga berperan sebagai pendamping tidak hanya pada proses penanaman dan panen, tapi juga menjamin rantai penjualan sebagai off taker hasil panen. Ia juga menyampaikan rencana LDII untuk menyampaikan langsung kepada Presiden agar pengembangan sorgum menjadi agenda nasional.

 

“Kalau tidak ada yang membeli, buat apa kita minta petani tanam. Jadi kami siap salurkan hasil panen sorgum. Bahkan kami akan minta dukungan dari Kementerian Ekonomi Kreatif untuk mengembangkan produk turunannya,” ujarnya.

 

Dalam sambutannya, Bupati Blora, Arief Rohman, menyampaikan apresiasi kepada LDII atas inisiatif pengembangan tanaman sorgum. Menurutnya, sorgum merupakan tanaman menjanjikan yang tidak hanya menghasilkan biji untuk pangan, tetapi juga batangnya bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak. “Blora punya populasi ternak sapi terbesar di Jawa Tengah. Jadi sorgum sangat cocok dikembangkan di sini,” kata Arief.

 

Ia berharap luas tanam sorgum di Blora dapat terus diperluas, bersinergi dengan sektor peternakan. Arief optimistis Blora bisa semakin kuat sebagai lumbung pangan Jawa Tengah.

 

“Padi kita surplus sampai 70 persen, produsen tertinggi kelima di Jateng. Jagung kita terbesar kedua setelah Grobogan. Ditambah tebu dan kini sorgum, posisi Blora makin kokoh sebagai sentra pangan nasional,” pungkasnya.

  • Penulis: Editor@ldiiwonogiri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketum LDII : Pendidikan Pertama Dan Utama Ada Di Keluarga

    Ketum LDII : Pendidikan Pertama Dan Utama Ada Di Keluarga

    • calendar_month Sel, 29 Jun 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Jakarta, 29/6/21. Hari Keluarga Nasional (Harganas) diperingati setiap 29 Juni. Untuk mengingatkan pentingnya peran dan nilai keluarga, sebagai unit sosial terkecil dalam masyarakat.Harganas resmi ditetapkan pada 1992 oleh Presiden Soeharto. Namun akar peringatannya sendiri sudah ada sejak masa perjuangan rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan.Peringatan tahunan ini berawal dari penyerahan kedaulatan Indonesia oleh Belanda pada 22 […]

  • Ketum DPP LDII: Kejaksaan Agung yang Kuat Jadi Penopang Kedaulatan Rakyat

    Ketum DPP LDII: Kejaksaan Agung yang Kuat Jadi Penopang Kedaulatan Rakyat

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Jakarta (22/7). Hari Kejaksaan Nasional atau yang lebih dikenal sebagai Hari Bhakti Adhyaksa, mengingatkan kembali peran jaksa dalam menjaga demokrasi. Salah satu prasyarat tegaknya demokrasi, bila bangsa Indonesia memiliki instrumen penegakan hukum yang kuat, salah satunya Kejaksaan. Hal tersebut ditegaskan Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso, pada Selasa (22/7/2025), “Korupsi dan politik uang mengakibatkan […]

  • Anggota DPR RI Hj. Endang Maria Astuti : LDII Harus Sinergi Dengan Pemerintah

    Anggota DPR RI Hj. Endang Maria Astuti : LDII Harus Sinergi Dengan Pemerintah

    • calendar_month Sel, 11 Mei 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Wng_Lines, 5/11. DPD LDII kabupaten Wonogiri menghadiri undangan sarasehan dan buka bersama pada hari Selasa 11 Mei 2021 di kediaman Hj. Endang Maria Astuti Anggota DPR RI . Dalam acara yang berlangsung hangat tersebut, ketua DPD LDII Wonogiri Sutoyo menyampaikan dalam sambutannya, bahwa LDII adalah organisasi masyarakat yang berorientasi dakwah dan kemasyarakatan. Sutoyo menambahkan, bahwa […]

  • Bupati Wonogiri Tarling ke LDII, Aula Sasana Utama Diresmikan untuk Masyarakat Umum

    Bupati Wonogiri Tarling ke LDII, Aula Sasana Utama Diresmikan untuk Masyarakat Umum

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 157
    • 0Komentar

    WONOGIRI – Momentum Ramadan dimanfaatkan Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat melalui kegiatan tarawih keliling (Tarling). Tahun ini, Safari Ramadan dilaksanakan dengan mengunjungi sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Kabupaten Wonogiri, di antaranya Nahdlatul Ulama, Majelis Tafsir Al-Qur’an, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), dan Muhammadiyah. Dalam agenda buka puasa bersama dan Tarling […]

  • LDII Wonogiri Audiensi Bupati, Persiapkan Musda ke-8

    LDII Wonogiri Audiensi Bupati, Persiapkan Musda ke-8

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 299
    • 0Komentar

    WONOGIRI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Wonogiri menggelar audiensi dengan Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, di Rumah Dinas Bupati pada 10 November 2025. Audiensi ini menjadi ajang silaturrahim sekaligus penyampaian laporan persiapan Musyawarah Daerah (Musda) ke-8. Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menyambut baik kunjungan pengurus LDII Kabupaten Wonogiri dalam rangka persiapan […]

  • Muswil VII LDII NTB, Gubernur: Jadikan Muswil untuk Membangun Kebersamaan dan Persatuan

    Muswil VII LDII NTB, Gubernur: Jadikan Muswil untuk Membangun Kebersamaan dan Persatuan

    • calendar_month Kam, 26 Agu 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Mataram (25/8) – Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc membuka secara resmi Muswil VII DPW LDII Nusa Tenggara Barat. Acara yang digelar di Hotel Jayakarta Senggigi, Lombok Barat mengusung tema “Kontribusi dan Kolaborasi LDII untuk NTB Gemilang” pada Rabu (25/8). Dalam kesempatan itu, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc, mengapresiasi LDII NTB yang telah menghelat […]

expand_less