Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pahlawan Bahasa, LDII Dukung Sanusi Pane dan M. Tabrani

Pahlawan Bahasa, LDII Dukung Sanusi Pane dan M. Tabrani

  • account_circle Editor@ldiiwonogiri
  • calendar_month Kam, 8 Apr 2021
  • visibility 539
  • comment 0 komentar
Sanusi Pane dan M.Tabrani

Jakarta (8/4). Bahasa bukan hanya alat komunikasi, ia memiliki fungsi yang sangat mendasar dalam membangun sebuah bangsa. Identitas bangsa bisa dilihat dari bahasa. Bahkan, bahasa menjadi pemersatu untuk membentuk sebuah negara. Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Pengarah (SC) Munas IX LDII, Iskandar Siregar.

“Jauh sebelum Indonesia berdiri, pada 1928 para pemuda dalam Kongres Pemuda sudah menetapkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu, sebuah negeri yang belum terbentuk yaitu Indonesia,” ujar Iskandar Siregar. Inilah salah satu keistimewaan Indonesia, yang baru terbentuk 17 tahun kemudian sejak peristiwa Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.

Iskandar mengatakan, Bahasa Indonesia juga hadir sebagai penyelamat saat Perang Dingin berakhir. Ketika negara-negara Blok Timur terpecah karena hilangnya tokoh pemersatu, Indonesia tak mengalami hal itu, “Yugoslavia terpecah karena kehilangan sosok Josip Broz Tito meninggal dunia. Indonesia pada 1998 dikhawatirkan pecah, tapi Bahasa Indonesia menjadi pengikat sehingga Indonesia tetap utuh hingga saat ini,” ujar Iskandar Siregar.

Dalam pandangan Iskandar Siregar bersatunya bangsa Indonesia merupakan modal dasar pembangunan nasional, “Persatuan tersebut memerlukan pergerakan sosial. Bukan perjuangan dengan senjata, melainkan perjuangan dengan politik kebahasaan untuk mewujudkan bangsa Indonesia bersatu di dalam wilayah NKRI,” paparnya.

Ia lalu menyebut dua tokoh nasional pada era pergerakan Sanusi Pane dan M. Tabrani. Sanusi Pane yang lahir di Muara Sipongi, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Sementara Mohammad Tabrani adalah wartawan asal Madura. Keduanya menentang usulan Mohammad Yamin yang ingin menjadikan Bahasa Melayu sebagai bahasa nasional Indonesia.

Berkat jasa keduanya, menurut Iskandar, politik bahasa itu mengikat keragaman budaya dan adat istiadat. Indonesia menjadi salah satu negara terunik di dunia, dengan ratusan suku dan bahasa namun terikat secara batin oleh Bahasa Indonesia, “Berkat jasa keduanya, seluruh elemen bangsa mampu memelihara Indonesia dan terus berkarya demi kesejahteraan rakyat Indonesia. Sebagaimana cita-cita para pendiri bangsa,” ujar Iskandar.

Namun menjadi bangsa yang merdeka dan bersatu bukannya tanpa tantangan, “Bahasa sebagai produk budaya menghadapi benturan akibat budaya global. Untuk itu kita perlu mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing,” ujarnya. Dengan cara itulah, menurut Iskandar Siregar, Indonesia menjaga kemerdekaan dan independensinya.

Selagi bahasa Indonesia masih menjadi bahasa pemersatu di nusantara ini, maka bangsa Indonesia masih terjaga eksistensinya. Untuk itu, LDII mendukung Sanusi Pane dan Mohammad Tabrani sebagai pahlawan nasional, perintis dan pejuang bahasa nasional Indonesia “Bagi warga LDII Mereka adalah pahlawan nasional di bidang bahasa, atau pahlawan bahasa yang jasanya bisa dinikmati hingga kini,” ujarnya.

Munas IX LDII mewujudkan dukungan itu, dengan mengumpulkan tanda tangan dari para peserta, “Kami berharap, kedua tokoh bahasa yang mendedikasikan hidupnya melestarikan bahasa Indonesia itu menjadi pahlawan nasional,” tutup Iskandar Siregar.

Wd_LinesWng

  • Penulis: Editor@ldiiwonogiri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanam 1000 Pohon Upaya PC LDII Jatiroto Hijaukan Hutan Lindung di Kawasan Desa Guno

    Tanam 1000 Pohon Upaya PC LDII Jatiroto Hijaukan Hutan Lindung di Kawasan Desa Guno

    • calendar_month Sen, 29 Nov 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Jatiroto, Wonogiri (27/11/2021). Peserta kegiatan penanaman 1000 pohon ini diikuti diantara lain oleh LDII PC Jatiroto bersama Pemerintah Desa Guno, Forkompincam Kecamatan Jatiroto, Senkom Kecamatan Jatiroto dan Masyarakat Desa Guno Manfaat dan tujuan dari diselenggarakannya kegiatan ini adalah menjaga struktur tanah supaya aman dari erosi terutama saat musim penghujan datang, menjaga udara agar tetap bersih […]

  • Hadiri Pengajian Rutin MUI di Majelis Taklim PC LDII, Camat Pedan Ajak Tingkatkan Ukhuwah

    Hadiri Pengajian Rutin MUI di Majelis Taklim PC LDII, Camat Pedan Ajak Tingkatkan Ukhuwah

    • calendar_month Sab, 3 Sep 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 371
    • 0Komentar

    KLATEN – Camat Pedan Marjana, S.IP.,M.H yang juga Dewan Pertimbangan MUI Pedan menghadiri Pengajian Rutin Selapanan (35 hari sekali) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Pedan di Majelis Taklim PC LDII Pedan (Masjid Khairul Fatihin, Sonayan, Pedan) Pengajian rutin ini merupakan Program Kerja Majelis Ulama Indonesia Kecamatan pedan dan Lembaga Keagamaan se-Kecamatan Pedan, seperti NU, LDII, Muhammadiyah, […]

  • Family Gathering PC LDII Kecamatan Wonogiri: Menyatukan Kebersamaan dalam Kebahagiaan photo_camera 1

    Family Gathering PC LDII Kecamatan Wonogiri: Menyatukan Kebersamaan dalam Kebahagiaan

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Wonogiri, 29 Mei 2025 – Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Wonogiri sukses menggelar kegiatan Family Gathering pada hari Minggu, 29 Mei 2025 bertempat di Lapangan Pringgondani, Kabupaten Wonogiri. Acara dimulai sejak pukul 06.00 WIB dan diikuti dengan antusias oleh seluruh keluarga besar PC LDII Kecamatan Wonogiri. Kegiatan diawali dengan nasehat oleh […]

  • Pesan Habib Ubaidillah Saat HSN 2025: Santri Go Internasional

    Pesan Habib Ubaidillah Saat HSN 2025: Santri Go Internasional

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Nganjuk (31/10). Pengasuh Ponpes Al Ubaidah, Habib Ubaidillah Al Hasany saat bertindak sebagai pembina upacara Hari Santri Nasinoal (HSN) 2025, mengingatkan agar santri bersiap berkarya di panggung internasional. Hal tersebut ia tekankan saat berpidato di hadapan ratusan santri, di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Rabu (22/10). Habib Ubaidillah mengajak […]

  • Peringati HPSN 2025, LDII Gaungkan Selesaikan Sampah dari Rumah

    Peringati HPSN 2025, LDII Gaungkan Selesaikan Sampah dari Rumah

    • calendar_month Sab, 22 Feb 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Jakarta (21/2). Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diperingati setiap 21 Februari, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah. Tahun 2025, HPSN mengangkat tema “Kolaborasi untuk Indonesia Bersih” sebagai bagian untuk mewujudkan pengelolaan sampah yang terintegrasi. Menurut data dari Sistem Informasi Pengolahan Sampah (SIPSN), timbulan sampah di Indonesia pada tahun 2024 mencapai 28,98 […]

  • Wali Kota Kediri Harap Banyak Pengusaha Sukses dari Generasi Muda LDII

    Wali Kota Kediri Harap Banyak Pengusaha Sukses dari Generasi Muda LDII

    • calendar_month Sen, 28 Nov 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Kediri (25/11). Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar berkesempatan hadir membuka “Bazaar Remaja Pondok Pesantren Wali Barokah,” pada Kamis (24/11). Kegiatan yang digelar mulai 24-27 November tersebut, diikuti 46 stan bazaar yang berpusat di Gedung Parkir Ponpes Wali Barokah Kediri. Dalam kesempatan itu, Wali Kota Abdullah Abu Bakar mengungkapkan kegiatan bazaar remaja LDII bisa menjadi […]

expand_less