Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Bangun Generasi Profesional Religius, LDII Ajak Maluku Tingkatkan Kontribusi

Bangun Generasi Profesional Religius, LDII Ajak Maluku Tingkatkan Kontribusi

  • account_circle Editor@ldiiwonogiri
  • calendar_month Sab, 24 Sep 2022
  • visibility 361
  • comment 0 komentar
doc dpp

Ambon (23/9). Generasi profesional religius, tidak hanya menguasai ilmu, tapi juga memahami implementasi. Ditambah, akhlakul karimah dan mandiri. Istilahnya saat ini, profesional di bidangnya dalam bingkai moralitas dan religiusitas, berkarakter Indonesia dan karakter agama yang kuat.

Hal itu dikatakan Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso di program acara Tribun Bastory milik Tribun Ambon News, Jumat (23/9). Jelang Muswil VII LDII Prov. Maluku, program tersebut secara eksklusif membahas upaya membangun Maluku dengan generasi unggul profesional religius. 

Anggota DPR RI Fraksi PKS Saadiah Uluputty yang juga narasumber acara tersebut mengatakan, Maluku memiliki daya tarik sendiri di mata dunia secara histori. Bukan hanya sumber rempah, tapi juga pusat peradaban agama. Seperti salah satu masjid yang umurnya lebih tua dari Masjid Demak, ia mencontohkan. “Secara strategis, dinamika yang terbuka adalah modal dasar bagi generasi muda Maluku,” ujarnya.

Karena itu menyiapkan sumber daya manusia (SDM) agar tidak menjadi beban demografi adalah keharusan. “Hal itu krusial, apalagi adanya kecanggihan teknologi, dunia digital,” ujar Chriswanto.

Ia menekankan, generasi muda harus menjadi subyek yang disiapkan dengan memperbanyak literasi digital. Apalagi sebelum mengelola inti sumber daya alam, Chriswanto menambahkan, “SDM itulah yang harus dipersiapkan. Untuk mengubah mindset dan perilaku orang memang kerja besar.”

“Profesionalitas, relevan dengan nilai religius,” Saadiah mengatakan. Satu tantangan, secara histori akar budayanya kuat dan karakter religiusnya beragam. Jika mengambil benang merah, menurutnya tema profesional religius ini sudah pas. Satu substansi yang dapat diambil jadi ruh, bahwa manusia lahir dalam keadaan dunia sudah tersedia apa pun. “Tinggal bagaimana karakter orang yang akan mengubahnya. Karakter relevan itu tadi, profesional religius,” ujarnya.

Sifat yang harus dimiliki generasi muda, katanya senada dengan KH Chriswanto, adalah iman. “Jika sudah demikian, dia akan tahu bagaimana bersikap profesional religius.”

Menanggapi hal itu, KH Chriswanto mengatakan Indonesia yang sejak dulu sudah mengenal toleransi, ketika nilai karakter itu dimasukkan maka seharusnya tidak susah. Inilah tantangan yang nyata dihadapi.

“Pencerahan bagi generasi muda kita, salah satu diantara karakter tersebut, apapun agamanya, iman itu adalah bagian penting dalam pelaksanaan karakter. Dengan dasar itu lalu mau belajar, sehingga menjadi alim. Dari sifat alim tersebut akan diimplementasikan,” katanya. Nilai-nilai alim yang disampaikan yakni tabiat luhur rukun, kompak, kerjasama yang baik, jujur, amanah, mujhid-muzhid.

Chriswanto juga memaparkan, bahwa LDII selama ini dengan program 8 bidang pengabdian prioritas, yakni Kebangsaan, Pendidikan, Keagamaan, Ekonomi Syariah, Kesehatan, Teknologi Digital, Pangan, dan Energi Baru-Terbarukan, telah sejalan dengan program pemerintah. “Kebangsaan yang saya taruh pertama karena kita perlu sadar bahwa kita adalah orang beragama yang hidup di Indonesia, jangan sampai berbenturan,” ujarnya.

Bidang pendidikan, LDII menyasar pendidikan pada pengelola sekolah atau pendidiknya. “Pendidikan ini memperkuat dari akar. Bahkan bisa saya katakan elemen terkecil dalam pendidikan adalah keluarga,” kata Chriswanto.

Dengan pemaparan 8 bidang program pengabdian tersebut, Saadiah juga mengamini jika pengelolaan potensi sumber daya alam Maluku mampu bersanding dengan program tersebut.

Indeks pembangunan manusia menjadi variabel penting dalam optimalisasi potensi laut atau maritim, itu sudah menjawab permasalahan bangsa, menurutnya.

Negara dengan jumlah pulau begitu besar, punya kekuatan maritim yang besar. Jumlah 12 juta ton ikan per tahun, Maluku menjadi wilayah sektor tangkap terbesar bagi negara, meski dalam pembudidayaan masih sekitar 7 persen. “Artinya Indonesia punya peluang menjadi poros perekonomian,” kata Saadiah.

Upaya memaksimalkan potensi alam dengan karakter profesional itu, atau seperti yg dicanangkan pemerintah upaya ekstensifikasi, intensifikasi, dan diversifikasi. “Kultur budaya kemaritiman tidak bicara dari sisi produksi tapi pengaturan konsep visi daerah. Yakni Implementasi tersalurkan holistik. Dimulai dari konsep pengelolaan berbasis laut, mengolah barang hasil laut sehingga semuanya bernilai ekspor,” ujarnya.

Menurutnya lagi, nelayan Maluku banyak, tapi jarang ada yang profesional dengan lulusan sarjana atau sekolah vokasi. Ia berharap, sekolah-sekolah yang berbasis karakteristik kepulauan itu diperbanyak.

Terkait dengan potensi alam, Saadiah juga berharap LIN (Lumbung Ikan Nasional) menjadi satu kebijakan yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Menurut Saadiah, masalahnya industri perikanan itu sendiri tidak ada di Maluku. “Tapi hanya sebagai fishing ground, akhirnya tidak menjadi perekonomian bagi masyarakat,” ujarnya.

Chriswanto mengatakan, masyarakat Maluku harus jadi pelaku utama jika ingin mewujudkan LIN. LDII Maluku juga mengupayakan hal tersebut. Dalam mengawal LIN dan Ambon Newport, semangat itu perlu terus ada.

Ia terus menegaskan, jangan hanya wacana atau diskusi, jadilah orang yang bermanfaat. “Melangkah dari impian, ada evaluasi, kemudian lebih baik lagi. Seperti yang sudah saya kutip, khoirunnas anfauhum linnas, bermanfaat untuk lainnya.”

Saadiah juga mengatakan, harapan itu ia kembalikan lagi pada penduduk Maluku sendiri. “Jika ingin berubah dan ingin maju, berbuatlah, bekerjalah,” katanya. (Mas-pri,lines-wng)

  • Penulis: Editor@ldiiwonogiri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terima Kunjungan BP Haji RI, Ketum DPP LDII Dukung Perbaikan Tata Kelola Haji

    Terima Kunjungan BP Haji RI, Ketum DPP LDII Dukung Perbaikan Tata Kelola Haji

    • calendar_month Sab, 8 Mar 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Jakarta (7/3). Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso menerima kunjungan Badan Penyelenggara (BP) Haji RI di Kantor DPP LDII, Jakarta, pada Jumat (7/3). Rombongan dipimpin oleh Kepala BP Haji Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), yang didampingi Wakil Kepala BP Haji Dahnil Anzar Simanjuntak dan jajaran. Kiai Chriswanto memberikan dukungan agar penyelenggaraan haji dikelola dalam […]

  • Kapolda Jateng Ajak LDII Tingkatkan Sinergitas Dalam Menciptakan Kamtibmas Kondusif

    Kapolda Jateng Ajak LDII Tingkatkan Sinergitas Dalam Menciptakan Kamtibmas Kondusif

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Semarang, 25 Januari 2025 – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah, Inspektur Jenderal Polisi Ribut Hari Wibowo, memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah (MUSWIL) VIII Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Jawa Tengah, yang diselenggarakan di Patra Hotel & Convention Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (25/1/2025). Dalam sambutannya, Kapolda menyampaikan pentingnya mempererat sinergitas antara Polda Jawa Tengah […]

  • Tausiyah Kebangsaan Keluarga Besar LDII Meriahkan Harijadi Ke 284 Wonogiri

    Tausiyah Kebangsaan Keluarga Besar LDII Meriahkan Harijadi Ke 284 Wonogiri

    • calendar_month Ming, 25 Mei 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 460
    • 0Komentar

    Wonogiri – Keluarga besar alumni Ponpes Al Barru Bulusulur Kecamatan/Kabupaten Wonogiri menggelar acara Tausiyah Kebangsaan, Minggu, (25/5/2025). Acara yang digelar dalam memeriahkan Hari Jadi ke 284 Kabupaten Wonogiri tersebut dihadiri Bupati Setyo Sukarno, jajaran Forkopimcam Wonogiri, serta sekitar 2.200 warga LDII.   Ketua panitia, Joko Santoso, menyebutkan momentum hari jadi ini menjadi panggilan untuk mewujudkan […]

  • Muswil VIII LDII Jawa Tengah 2025: Prof. Singgih Tri Sulistiyono Terpilih Kembali, Fokus Pada Moderasi Beragama Dan SDM Unggul

    Muswil VIII LDII Jawa Tengah 2025: Prof. Singgih Tri Sulistiyono Terpilih Kembali, Fokus Pada Moderasi Beragama Dan SDM Unggul

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Semarang, 26 Januari 2025 – Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Jawa Tengah resmi digelar pada Sabtu hingga Minggu (25-26 Januari 2025) di Patra Hotel & Convention Semarang. Acara ini menjadi momen penting bagi LDII untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah dengan menekankan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional dan […]

  • PAC LDII DESA KOPEN adakan LDII CUP I 2022 Memeriahkan HUT RI ke 77

    PAC LDII DESA KOPEN adakan LDII CUP I 2022 Memeriahkan HUT RI ke 77

    • calendar_month Sel, 26 Jul 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 327
    • 0Komentar

    JATIPURNO – Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 77 dan Semangat olahraga yang dibalut silaturahmi sedang menggelora di Desa Kopen, Kecamatan Jatipurno, Wonogiri. Tak terkecuali di kalangan pemuda organisasi keagamaan, kegiatan olahraga sebagai upaya menjaga kebugaran tubuh juga jadi perhatian. Salah satu kegiatan olahraga dengan semangat kekeluargaan terlihat dalam penyelenggaraan Sepakbola yang dilaksanakan Pimpinan Anak […]

  • Lantik Pengurus IPSI Jateng dan DIY, Prabowo: Jaga & Lestarikan Budaya Bangsa Pencak Silat

    Lantik Pengurus IPSI Jateng dan DIY, Prabowo: Jaga & Lestarikan Budaya Bangsa Pencak Silat

    • calendar_month Sab, 8 Okt 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 401
    • 0Komentar

    JOGJA – Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) Prabowo Subianto menyerahkan bendera kepemimpinan IPSI Yogyakarta dan IPSI Jawa Tengah secara bersamaan pada Jumat (7/10/2022) di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo, Yogyakarta. Pada kesempatan tersebut, KPH. Purbodiningrat dilantik menjadi Ketua IPSI Yogyakarta dan Harry Nuryanto Soediro sebagai Ketua Umum IPSI Jawa Tengah. “Walaupun […]

expand_less