Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » LDII Dukung Forgsi Bina Karakter Generus melalui Sepak Bola

LDII Dukung Forgsi Bina Karakter Generus melalui Sepak Bola

  • account_circle Editor@ldiiwonogiri
  • calendar_month Kam, 29 Sep 2022
  • visibility 299
  • comment 0 komentar
doc lines

Jakarta (25/9). Forum Sepakbola Generasi Indonesia (FORSGI) menggelar festival Piala Gubernur U-10 dan U-12. Acara itu dibuka secara resmi oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan di lapangan sepak bola Pondok Pesantren Minhaajurrosyidin, Jakarta, Sabtu (24/9).

Dalam pembukaannya, Anies Baswedan memberikan motivasi kepada peserta agar bisa bermain sportif, “Bermainlah dengan senang hati, bermainlah untuk merasakan kebahagiaan, jangan khawatir kalah menang, yang penting ikut festival, punya pengalaman, insya Allah jadi bekal di kemudian hari,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur Anies mengatakan, dengan adanya festival memberikan ruang bagi anak-anak untuk meningkatkan kemampuannya dalam bermain sepak bola.

“Pengalaman mengikuti kegiatan ini merupakan momen yang sangat luar biasa. Saya mengapresiasi kepada Forsgi yang telah mewadahi tumbuh kembang untuk generasi penerus, untuk mengikuti festival ini dengan suka cita,” tuturnya.

Menurut mantan Rektor Paramadina itu mengatakan dalam setiap pembinaan memerlukan proses yang berulang-ulang guna menumbuhkan sebuah karakter agar terbiasa menghadapi tantangan dan kompetisi. “Dan inilah yang dibutuhkan bangsa kita ke depan. Proses menumbuhkan ini memang bertahap, dan kita menyadari betul pentingnya karakter akhlakul karimah,” ucapnya.

Anies Baswedan kemudian berpesan kepada para pemain agar bertanding dengan sportif. Ketika pertandingan usai, semua pemain harusnya merasakan kebahagiaan dan menyadari jika ini semua hanya permainan.

“Sportifitas itu ditumbuhkan. Jadi adik-adik semua, lawan dalam sepakbola adalah teman dalam olahraga. Sama seperti lawan debat adalah teman berpikir, tidak ada musuh dalam olahraga, dan inilah suasana yang dibangun,” urainya.

Kegiatan itu dihadiri oleh Ketua Umum MUI DKI Jakarta, KH Munahar Muchtar, Ketua Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta, Ketua DPW LDII DKI Jakarta Teddy Suratmadji, Pimpinan Ponpes Minhaajurrosyidin KH.Asy’ari Akbar, Ketua DPP LDII Rulli Kuswahyudi dan tokoh-tokoh masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan itu, Rulli Kuswahyudi mengatakan LDII menyambut baik pembinaan yang digagas oleh Forsgi terutama di DKI Jakarta, “Bahkan kehadiran Gubernur Anies Baswedan menjadi motivasi tersendiri bagi teman-teman Forsgi dan juga pengurus DPP LDII,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, DPP LDII sangat mendukung program Forsgi untuk membina generasi sepak bola mulai sejak usia dini. “Kami bersyukur, dan berterima kasih Forsgi mau bekerja sama, membantu, membina anak-anak LDII U-10 dan U-12 tahun sehingga mereka memiliki kesempatan, dan wadah untuk berolahraga untuk menunjukkan prestasinya,” ucapnya.

Menurutnya, modal yang harus dimiliki pemain sepak bola selain kemampuan bermain juga mempunyai karakter yang baik. “Dari olahraga kita menginginkan anak-anak memiliki dasar nilai sportivitas. Anak-anak kita ajarkan mengenai kejujuran termasuk pelatih, dan official juga kita harapkan seperti itu. Tentu dari LDII juga mengharapkan, adanya prinsip tri sukses yang bisa dikembangkan mulai dari anak-anak ini,” tambahnya.

Selain itu, diperlukan peran orangtua untuk mewujudkan pemain yang berkarakter. Selalu memotivasi kepada anak-anaknya agar bisa bermain apik. Menanamkan jiwa sportivitas yang berorientasi pada target pembinaan bukan menang atau kalah dalam pertandingan.

“Peran orangtua tentunya sangat penting bagi pembinaan karakter anak itu sendiri. Orangtua perlu menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari, agar ketika mereka bermain sportivitas bisa terjaga,” tutupnya.
(Mas-Pri/Lines).

  • Penulis: Editor@ldiiwonogiri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LDII Wonogiri Audiensi dengan Kapolres Wonogiri

    LDII Wonogiri Audiensi dengan Kapolres Wonogiri

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 314
    • 0Komentar

    _Wonogiri, 21 Mei 2025_ Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Wonogiri mengadakan audiensi resmi dengan jajaran Kepolisian Resor (Polres) Wonogiri. Kunjungan tersebut diterima secara langsung oleh Kapolres Wonogiri, Jarot Sungkowo, S.H., S.I.K. Kapolres Wonogiri, mengapresiasi inisiatif LDII dalam menjalin komunikasi aktif dengan aparat penegak hukum. “Kami menyambut baik kerja sama dengan semua elemen masyarakat, termasuk […]

  • Mendikdasmen Abdul Mu’ti Ajak LDII Perkuat Pendidikan Karakter dan Kapasitas Guru

    Mendikdasmen Abdul Mu’ti Ajak LDII Perkuat Pendidikan Karakter dan Kapasitas Guru

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Jakarta (29/7).Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti menyebut Kementerian Pendidikan memiliki tiga fokus utama dalam pengembangan pendidikan. Tiga fokus itu adalah pendidikan karakter, peningkatan kesejahteraan guru, peningkatan kompetensi dan kualifikasi guru

  • Penyelenggara Ungkap Filosofi Penampilan Pencak Silat dalam Rakernas LDII

    Penyelenggara Ungkap Filosofi Penampilan Pencak Silat dalam Rakernas LDII

    • calendar_month Rab, 22 Nov 2023
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 314
    • 0Komentar

      Jakarta (22/11). Pada 7-9 November 2023, DPP LDII menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Grand Ballroom Minhaajurrosyidin, Jakarta. Kesuksesan perhelatan nasional itu, tak lepas dari kekompakan dan kesolidan seluruh penyelenggara. “Persiapan tim relatif pendek, namun hampir seluruh anggota tim adalah anggota tim yang lama, kami saling mengenal dengan baik. Alhamdulillah meski persiapan yang relatif […]

  • Joko Rahmanto menakhodai PERSINAS ASAD Wonogiri 2020 – 2025, Gelorakan semangat meningkatkan Prestasi Pencak Silat Kabupaten Wonogiri

    Joko Rahmanto menakhodai PERSINAS ASAD Wonogiri 2020 – 2025, Gelorakan semangat meningkatkan Prestasi Pencak Silat Kabupaten Wonogiri

    • calendar_month Ming, 7 Mar 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Wng Lines7/3/21. Hari ini Perguruan Pencak Silat Nasional (PERSINAS) ASAD Wonogiri memiliki pengurus baru untuk tingkat kabupaten masa bakti 2020-2025. Para pengurus baru ini diharapkan mampu meningkatkan prestasi yang belakangan meredup. Wakil Ketua Persinas ASAD Jawa Tengah Sutiyono melantik Pengurus Kabupaten Persinas ASAD Wonogiri terpilih dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persinas ASAD masa bakti 2020-2025 yang […]

  • Lantik Pengurus IPSI Jateng dan DIY, Prabowo: Jaga & Lestarikan Budaya Bangsa Pencak Silat

    Lantik Pengurus IPSI Jateng dan DIY, Prabowo: Jaga & Lestarikan Budaya Bangsa Pencak Silat

    • calendar_month Sab, 8 Okt 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 328
    • 0Komentar

    JOGJA – Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) Prabowo Subianto menyerahkan bendera kepemimpinan IPSI Yogyakarta dan IPSI Jawa Tengah secara bersamaan pada Jumat (7/10/2022) di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo, Yogyakarta. Pada kesempatan tersebut, KPH. Purbodiningrat dilantik menjadi Ketua IPSI Yogyakarta dan Harry Nuryanto Soediro sebagai Ketua Umum IPSI Jawa Tengah. “Walaupun […]

  • LDII Ingatkan Selain Komunisme, Ideologi Lain Berpotensi Runtuhkan Pancasila

    LDII Ingatkan Selain Komunisme, Ideologi Lain Berpotensi Runtuhkan Pancasila

    • calendar_month Jum, 1 Okt 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Jakarta (30/9). Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap Oktober, merupakan pengingat bahaya komunisme yang melakukan kudeta pada 30 September. Partai Komunis Indonesia (PKI) dalam gerakan itu menculik tujuh jenderal dan beberapa lainnya. Gerakan itu, untuk mengganti ideologi Pancasila dengan komunisme. “Peristiwa tersebut tercatat jadi sejarah kelam Indonesia modern. Komunisme memang tak tampak lagi, namun sebagai […]

expand_less