Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ini Dia Kontribusi Ponpes Wali Barokah pada Kampung Moderasi di Kediri

Ini Dia Kontribusi Ponpes Wali Barokah pada Kampung Moderasi di Kediri

  • account_circle Editor@ldiiwonogiri
  • calendar_month Jum, 25 Nov 2022
  • visibility 171
  • comment 0 komentar

Kediri (22/11). Kelurahan Burengan Kecamatan Pesantren, Kediri, Jawa Timur terpilih sebagai “Kampung Moderasi” bersama dua kelurahan lainnya. Kepala Kantor Kelurahan Burengan Adi Sutrisno bersyukur dengan capaian tersebut.

“Kurang lebih dua minggu tim dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Kediri telah berkunjung dan melakukan penilaian di tempat kami. Penilaiannya mencakup tiga aspek di antaranya toleransi, kerjasama dan kesetaraan,” jelasnya.

Menurutnya, sejak ia bertugas di Kelurahan Burengan pada akhir tahun 2020 lalu, pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Pondok Pesantren Wali Barokah, pengurus LDII, Muhammadiyah, ranting Nahdatul Ulama serta sejumlah tempat peribadatan umat Kristiani Gereja Setia Bakti dan Gereja Kristus.

“Dari beberapa elemen ini kami ajak komunikasi kemudian dikumpulkan. Kami ajak sharing bagaimana menciptakan kondusifitas dan toleransi di Kelurahan Burengan. Dari awal kami bangun seperti itu, sehingga ketika ada even PHBN semua kami libatkan,” terang Adi Sutrisno.

Keanekaragaman agama di Kelurahan Burengan dapat dilihat dari banyaknya bangunan gereja, masjid dan mushola. “Toleransi di sini sangat tinggi, harapannya kita tetap menjaga kerukunan antar umat beragama, meningkatkan pluralisme dan kampung moderasi di Kelurahan Burengan,” ungkapnya.

Ia menilai pemilihan launching “Kampung Moderasi” di Kota Kediri sangat bagus. “Ini kan sebagai penyemangat, bagaimana kita meningkatkan kerukunan umat beragama. Kemudian memotivasi semua Kelurahan menjadi Kampung Moderasi nantinya,” harap bapak satu anak tersebut.

Taufik Alamin pengurus FKUB sekaligus panitia penyelenggara Parade Budaya dan Lintas Agama Launching Kampung Moderasi Kota Kediri, Senin (21/11), malam mengatakan, selain Kelurahan Burengan yang terpilih mewakili Kecamatan Pesantren, Kelurahan Mojoroto dan Kelurahan Pakelan juga terpilih sebagai Kampung Moderasi.

“Mengapa FKUB memilih tiga kriteria pada tiga wilayah ini, karena menurut FKUB telah mampu menjalankan tiga hal. Pertama menjadi indeks tingkat toleransi. Yang kedua adalah indeks kesetaraan serta ketiga indeks kerjasama, ” tutur Taufik Alamin. Ia mengatakan, FKUB mendorong semakin banyak kampung moderasi di Kota Kediri.

Dalam acara ini Ferry Djatmiko, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Kediri hadir menggantikan Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar.

Selain launching Kampung Moderasi, turut menampilkan pertunjukan kreasi dari masing-masing unsur agama mulai dari Islam, Kristen, Katholik Hindu, Budha, Konghuchu hingga penghayat kepercayaan.

Menanggapi ditetapkannya Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren sebagai kelurahan percontohan dalam penerapan moderasi beragama, Ketua Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri KH. Sunarto bersyukur dan merasa senang atas pencapaian tersebut.

“Hal tersebut menandakan bahwa toleransi, kebersamaan dan kesetaraan yang merupakan esensi dalam pelaksanaan moderasi beragama di Kelurahan Burengan sudah terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Dengan ditetapkannya sebagai kampung moderasi beragama, sambung KH. Sunarto, akan lebih memacu bagi para tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta seluruh pihak terkait. Untuk semakin meningkatkan partisipasi mewujudkan persatuan dan kesatuan, yang menjadi dambaan seluruh lapisan masyarakat.

Lebih lanjut dikatakan, kesamaan pemahaman, saling menghormati, saling menghargai dan saling membutuhkan di tengah perbedaan. Hal itu perlu terus ditumbuhkembangkan dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan di Ponpes Wali Barokah, lanjutnya, yang selama ini dilaksanakan ternyata sangat bermanfaat bagi masyarakat, di antaranya partisipasi dalam gerakan kebersihan dan keamanan lingkungan, bakti sosial, pemberian santunan bagi dhuafa. “Selain itu, khitanan massal, pemberian daging kurban, memfasilitasi kegiatan RT/RW dan lain sebagainya perlu diteruskan, bahkan jika mungkin bisa ditingkatkan jangkauan sasarannya,” tambahnya.

Tidak kalah penting menurut Sunarto, adalah pembekalan kepada para santriwan dan santriwati tentang etika, sopan santun, adab dan budi pekerti, serta kegiatan positif lainnya, sehingga keberadaannya tidak mengusik ketenangan warga masyarakat sekitar pondok.

Selain itu pembekalan tentang wawasan kebangsaan, bela negara dan toleransi beragama bagi para guru, pengurus dan santri akan diagendakan secara berkala.

“Sehingga dengan demikian, setelah para santri kelak menyelesaikan masa belajarnya dan siap ditugaskan diharapkan bisa menjadi muballigh dan muballighoh yang bisa berbudi pekerti yang luhur dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Sunarto. (M.Pri-lines-wng)

  • Penulis: Editor@ldiiwonogiri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPD LDII Wonogiri Jalin Sinergi dengan Muhammadiyah dalam Bidang Pendidikan dan Kesehatan

    DPD LDII Wonogiri Jalin Sinergi dengan Muhammadiyah dalam Bidang Pendidikan dan Kesehatan

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Wonogiri, 21 Agustus 2025 — DPD LDII Kabupaten Wonogiri mengadakan audiensi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonogiri di Balai Muhammadiyah Wonogiri. Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan membangun sinergi dalam bidang pendidikan dan kesehatan demi kemaslahatan masyarakat. Dalam sambutannya, Ketua PDM Wonogiri Drs. H. Kusman Toha, M.Pd mengapresiasi kunjungan ini. Ia menyebutkan bahwa silaturahmi […]

  • Presiden Jokowi Ingatkan Masalah Kebangsaan Akan Terus Dihadapi Indonesia

    Presiden Jokowi Ingatkan Masalah Kebangsaan Akan Terus Dihadapi Indonesia

    • calendar_month Sen, 14 Feb 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Bogor (14/02). Jajaran pengurus harian DPP LDII menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Bogor, pada Jumat (11/2). Dalam pertemuan itu, DPP LDII melaporkan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan atas permintaan Presiden Jokowi saat Munas IX LDII pada 2021 silam. Dalam kesempatan itu, Jokowi mengatakan masalah kebangsaan akan terus dihadapi bangsa Indonesia. Presiden mengingatkan hal […]

  • LDII Wonogiri Ikuti Halaqah Kebangsaan 2025 Bahas Jihad Kekinian

    LDII Wonogiri Ikuti Halaqah Kebangsaan 2025 Bahas Jihad Kekinian

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 143
    • 0Komentar

    WONOGIRI, ldiiwonogiri.org — Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Rabu (29/10/2025) pagi. Ratusan tokoh agama, santri, dan pengasuh pondok pesantren berkumpul dalam Halaqah Kebangsaan, kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Wonogiri bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Wonogiri dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025. Acara yang sarat nilai spiritual dan […]

  • Menuju Munas IX, LDII Gelar Webinar Strategis Ketahanan Keluarga

    Menuju Munas IX, LDII Gelar Webinar Strategis Ketahanan Keluarga

    • calendar_month Ming, 28 Feb 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 181
    • 0Komentar

    WONOGIRI – Dewan Pimpinan Pusat DPP LDII menggelar Webinar tentang Ketahanan Keluarga di Era Pandemi. Webinar yang digelar menjelang Muyawarah Nasional IX April 2021 mendatang ini,  diikuti seluruh jajaran pengurus DPP, DPW, dan DPD di seluruh Indonesia lewat aplikasi Zoom Meeting, Sabtu (27/2). LDII memberikan perhatian serius terkait Ketahanan keluarga di masa pandemik Covid-19. Pasalnya, […]

  • HUT 76 RI, Momentum Bagi Santri Andil Untuk Indonesia Yang Maju

    HUT 76 RI, Momentum Bagi Santri Andil Untuk Indonesia Yang Maju

    • calendar_month Sel, 17 Agu 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Selasa (17/08/2021) Pondok Pesantren Al Barru Wonogiri , salah satu Pondok Pesantren Binaan LDII Kkabupaten Wonogiri melaksanakan upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 76 Republik Indonesia. Pelaksanaan upacara diikuti oleh Sesepuh, Pengurus dan semua santri dengan khidmat dan antusias. Pengibaran bendera ini dilakukan dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan Pencegahan […]

  • Pengasuh Ponpes Bairuha’ Terima Bingkisan dalam Acara Safari Ramadhan Bersama Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri

    Pengasuh Ponpes Bairuha’ Terima Bingkisan dalam Acara Safari Ramadhan Bersama Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri

    • calendar_month Sab, 22 Mar 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 195
    • 0Komentar

      Wonogiri, 19 Maret 2025 – Bupati Wonogiri Setyo Sukarno bersama Wakil Bupati Imron Rizkyarno menghadiri acara buka bersama dan salat tarawih di Pondok Pesantren (Ponpes) Bairuha’, Kecamatan Jatipurno, Wonogiri. Acara yang merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadhan 1446 H ini berlangsung meriah namun tetap khidmat dengan kehadiran ratusan warga serta perwakilan dari berbagai organisasi […]

expand_less