Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kegiatan Masyarakat » Ketum DPP LDII: Umat Islam Bersyukur Indonesia Merdeka dan Memiliki Pancasila

Ketum DPP LDII: Umat Islam Bersyukur Indonesia Merdeka dan Memiliki Pancasila

  • account_circle Editor@ldiiwonogiri
  • calendar_month Sab, 17 Agu 2024
  • visibility 302
  • comment 0 komentar

 

Jakarta (17/8). Rakyat Indonesia hari ini merayakan Hari Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia. Di tengah kegembiraan tersebut, Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso mengucapkan syukur atas kemajuan dan pencapaian Indonesia di berbagai bidang.

 

“Kemerdekaan ini adalah anugerah dari Allah SWT berkat perjuangan seluruh rakyat Indonesia. Kami sebagai umat Islam bersyukur atas kemerdekaan ini, terlebih lagi Indonesia memiliki dasar dan falsafah bangsa yakni Pancasila. Dengan Pancasila kebhinekaan bangsa Indonesia terus terjaga,” ujar KH Chriswanto Santoso dalam pernyataannya pada Sabtu (17/8).

 

Dengan Pancasila, negara menjamin kebebasan beribadah, berkeyakinan, dan menghargai agama atau keyakinan lain. Inilah menjadikan Indonesia negeri yang aman dan tertib, “Inilah modal pembangunan nasional yang harus jaga dan pelihara, justru mereka yang mempermasalahkan agama atau keyakinan kelompok lain, bisa diartikan tidak pancasilais,” tegasnya.

 

Dengan kemerdekaan yang berhasil diraih 79 tahun lalu, Indonesia terus membuktikan diri bertumbuh menjadi kekuatan dunia. Menurut KH Chriswanto, cita-cita pendirian negara Indonesia dalam Pembukaan UUD 1945 telah terbukti, “Indonesia pada Orde Lama berhasil mendirikan Gerakan Non-Blok. Saat memasuki Orde Baru, Indonesia menjadi salah satu pendiri ASEAN,” tuturnya.

 

Memasuki era Reformasi, Indonesia melanjutkan kemajuan di berbagai bidang, menjalankan demokrasi dan berusaha untuk menjadi negara maju dan mandiri. Ia berpendapat tema ‘Nusantara Baru, Indonesia Maju’ menjadi relevan. “Kita memiliki ibu kota baru, dan kepemimpinan nasional sedang terjadi perpindahan tongkat estafet kepemimpinan presiden,” ujar KH Chriswanto Santoso.

 

Menurutnya, rasa syukur para ulama, pengurus, dan warga LDII di seluruh Indonesia diwujudkan dengan melaksanakan gerakan kerja bakti nasional, bertema “Kerja Bersama, Bakti untuk Negeri”. Kegiatan tahunan tersebut, merupakan gotong-royong warga LDII membersihkan lingkungan, mulai dari rumah-rumah ibadah, lingkungan, penanaman pohon, bakti sosial, dan pembagian ribuan bendera merah putih.

 

“Dengan membagikan bendera, masyarakat bisa langsung mengibarkannya di rumah-rumah. Sementara kerja bakti tersebut, tidak hanya untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Tapi menghidupkan kembali semangat gotong-royong,” papar KH Chriswanto.

 

Gotong-royong merupakan nilai luhur bangsa Indonesia, agar pekerjaan berat menjadi ringan dan membantu warga yang kesulitan, “Ada perasaan senasib sepenanggungan dalam semangat gotong-royong. Bahkan, Bung Karno juga menegaskan inti Pancasila adalah semangat gotong-royong di mana persatuan, kekompakan, kerukunan, saling toleransi dan menghargai terdapat dalam setiap sila,” ungkapnya.

 

Dalam kegiatan kerja bakti nasional, DPP LDII bekerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya Kejaksaan Agung dengan menggelar bakti sosial di Ciloto, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, “Kejaksaan Agung bersama kami memberikan bantuan sosial kepada anak yatim piatu dan santri tuna rungu,” tutur KH Chriwanto. Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan inisiatif untuk merayakan HUT RI dan Hari Adhyaksa.

 

Selain itu, pondok-pondok pesantren, sekolah dan masjid-masjid di bawah naungan LDII mengadakan upacara bendera. “Warga LDII di seluruh Indonesia merayakan HUT Kemerdekaan ini dengan mengikuti perlombaan dan syukuran yang diadakan di lingkungan masing-masing. Pondok pesantren dan sekolah-sekolah LDII serempak mengadakan upacara, hal ini sebagai upaya memupuk dan meningkatkan nasionalisme pada warga,” ujar Chriswanto.

 

Senada dengan KH Chriswanto, Sekretaris Umum DPP LDII Dody T. Wijaya, mengatakan kerja bakti nasional yang dilaksanakan di 38 provinsi, menggandeng pemerintah setempat dan TNI-Polri, “Program kerja LDII bisa cepat terlaksana dengan kolaborasi, sebagai ormas kami harus menggandeng otoritas. Dengan sinergi tersebut, pemerintah dan rakyat bisa mempercepat proses pembangunan,” kata Dody.

 

Menurutnya, Dody tantangan hingga 100 tahun ke depan adalah menangani isu-isu global seperti penggunaan energi ramah lingkungan dan terbarukan, menangangi stunting, dan memperbaiki kualitas pendidikan nasional dengan merata, agar siap menyambut Indonesia Emas 2045, “Berhasil melewati tantangan tersebut, juga merupakan amanat Pembukaan UUD 1945 untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mencerdaskan kehidupan bangsa,” imbuhnya.

 

LDII meyakini eksistensi Indonesia akan terus terjaga, dan Indonesia Emas 2045 bukanlah cita-cita yang tak bisa digapai. Namun untuk meraihnya perlu kerja keras, disiplin, dan kerja sama yang baik antara pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia. Sementara itu Ponpes Al Barru, Bulusulur, Wonogiri dan SMP Bina Insani juga menyelenggarakan upacara bendera peringatan HUT RI ke-79 di halaman timur Ponpes Al Barru. Dalam kesempatan itu, KH Sunadi, selaku Dewan Penasehat DPD LDII Wonogiri dan juga salah satu pengasuh Pondok Pesantren Al Barru bertindak sebagai Pembina Upacara. Ia mengingatkan betapa besarnya jasa para pahlawan dalam meraih Kemerdekaan Indonesia. “79 tahun yang lalu Bung Karno memproklamirkan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan pengorbanan dan perjuangan para pahlawan,” tegasnya.

 

Oleh karena itu mari kita sama-sama dalam momentum HUT RI yang ke-79 ini, kita meneladani pengorbanan dan perjuangan para pahlawan yang gugur di medan perang. “Karakter pejuang harus benar-benar tertanam dalam sanubari santri,” ujarnya.

 

Selain menggelar upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia, Pondok Pesantren Al Barru dan SMP Bina Insani juga mengadakan berbagai perlombaan bagi santri dan tenaga pendidik guna memeriahkan serta mengingat kembali jasa dan pengorbanan para pahlawan. (Lines-Wng)

  • Penulis: Editor@ldiiwonogiri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siapkan Pesilat Berkarakter Luhur, PERSINAS ASAD Gandeng LDII dan SENKOM

    Siapkan Pesilat Berkarakter Luhur, PERSINAS ASAD Gandeng LDII dan SENKOM

    • calendar_month Rab, 12 Okt 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Jakarta (11/10). Pengurus Besar Perguruan Pencak Silat Nasional (PB PERSINAS ASAD) dengan DPP LDII menandatangani nota kesepahaman (MoU) bidang mental spiritual pesilat, serta Kerjasama dengan SENKOM Mitra Polri dibidang kesamabtaan dan keamanan. pada perhelatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PERSINAS ASAD 2022, di Padepokan PERSINAS ASAD, Pondok Gede, Jakarta, pada Selasa (11/10). Ketua Umum PB PERSINAS […]

  • LDII Siapkan Munas X, Ketua Umum Ajak Pengurus Serap Aspirasi Lewat Silaturahim Idul Fitri

    LDII Siapkan Munas X, Ketua Umum Ajak Pengurus Serap Aspirasi Lewat Silaturahim Idul Fitri

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Jakarta (30/3). Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, menyampaikan bahwa organisasi yang dipimpinnya tengah mematangkan persiapan pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) LDII X yang akan digelar pada 7–9 April mendatang. Menurut KH Chriswanto, Munas X menjadi momentum strategis bagi LDII untuk memperkuat kontribusi organisasi dalam pembangunan nasional, sekaligus merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan yang […]

  • Krisis Dunia Dipicu 4 hal, DPP LDII Ingatkan Segera Ambil Solusi

    Krisis Dunia Dipicu 4 hal, DPP LDII Ingatkan Segera Ambil Solusi

    • calendar_month Rab, 20 Jul 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Jakarta (20/7). Resesi ekonomi dunia dipicu empat masalah, tingginya harga energi dalam hal ini minyak dan gas bumi (migas) dan melonjaknya harga pangan. Di beberapa negara suhu ekstrim memicu kekeringan yang mengakibatkan air mengering. Sementara kemajuan teknologi mendorong negara-negara maju mencari sumber-sumber logam langka. Hal tersebut dikatakan Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso, saat […]

  • HIKMAH DI BALIK MUSIBAH

    HIKMAH DI BALIK MUSIBAH

    • calendar_month Rab, 20 Jan 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 608
    • 0Komentar

    Di awal tahun 2021ini , berbagai peristiwa musibah dan bencana alam melanda sejumlah wilayah di tanah air. Bencana dan musibah tersebut datang silih berganti, sehingga menimbulkan banyaknya korban jiwa dan materi. diawali dengan tanah longsor yang terjadi di Sumedang Jawa Barat, kemudian jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Jakarta, banjir di Kalimantan Selatan, […]

  • Muswil VII LDII NTB, Gubernur: Jadikan Muswil untuk Membangun Kebersamaan dan Persatuan

    Muswil VII LDII NTB, Gubernur: Jadikan Muswil untuk Membangun Kebersamaan dan Persatuan

    • calendar_month Kam, 26 Agu 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Mataram (25/8) – Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc membuka secara resmi Muswil VII DPW LDII Nusa Tenggara Barat. Acara yang digelar di Hotel Jayakarta Senggigi, Lombok Barat mengusung tema “Kontribusi dan Kolaborasi LDII untuk NTB Gemilang” pada Rabu (25/8). Dalam kesempatan itu, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc, mengapresiasi LDII NTB yang telah menghelat […]

  • Jaga Kebangsaan di Tengah Tekanan Globalisasi, LDII Bisa Ambil Peran Serta

    Jaga Kebangsaan di Tengah Tekanan Globalisasi, LDII Bisa Ambil Peran Serta

    • calendar_month Sen, 21 Feb 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Jaga Kebangsaan di Tengah Tekanan Globalisasi, LDII Bisa Ambil Peran Serta

expand_less