Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kegiatan Masyarakat » Musim Kemarau Berkepanjangan, LDII Ajak Tingkatkan Kepedulian Sosial

Musim Kemarau Berkepanjangan, LDII Ajak Tingkatkan Kepedulian Sosial

  • account_circle Editor@ldiiwonogiri
  • calendar_month Sel, 31 Okt 2023
  • visibility 275
  • comment 0 komentar

Jakarta (31/10). Fenomena El Nino mengakibatkan musim kemarau lebih panjang dari biasanya. Hal tersebut mengakibatkan kegagalan panen di beberapa lokasi, yang memicu kenaikan harga pangan dan beberapa komoditas lainnya.

“Musim kemarau panjang ini mengakibatkan saudara-saudara kita di berbagai wilayah mengalami krisis air bersih. Kondisi ini menurunkan standar kelayakan hidup,” ujar Ketua DPP LDII Rulli Kuswahyudi.

Musibah yang menimpa berbagai wilayah di Indonesia itu, membutuhkan uluran tangan berbagai pihak. Ia mengatakan terdapat kebutuhan mendesak, untuk menyalurkan bantuan berupa air besih di berbagai wilayah di Indonesia, “Kami mengimbau kawan-kawan untuk menggalang bantuan untuk menyalurkan air bersih di sekitar wilayahnya masing-masing,” imbuh Koordinator Bidang Komunikasi, Informasi, Media DPP LDII itu.

Ia mengimbau pentingnya menjaga kelestarian alam, agar kawasan tetap hijau dan mampu menyimpan cadangan air, “Bencana ekologi kerapkali akibat campur tangan manusia, untuk itu musibah ini menjadi hikmah bagi kita semua, untuk mengantisipasi musibah yang sama di masa depan,” imbau Rulli.

Pihak DPP LDII bekerja sama dengan DPD LDII Gunungkidul, Kulon Progo, Wonogiri, Klaten dan Sukoharjo menyalurkan puluhan ribu liter air bersih. Pendistribusian air bersih dilakukan bertahap di beberapa desa dengan melibatkan aparat instansi terkait dan tokoh-tokoh masyarakat setempat. Kegiatan ini sebagai bagian dari Road to Rakernas LDII 2023 dan memperingati Hari Sumpah Pemuda. Selain itu, di berbagai daerah digelar salat Istisqo untuk meminta kepada Allah, menyegerakan turunnya hujan.

Warga LDII di Jawa Timur atas imbauan Gubernur Khofifah Indar Parawansa menggelar salat Istisqo. Pengasuh Pondok Pesantren Al Ubaidah, Kertosono, Nganjuk, Habib Ubaidillah menerangkan ibadah tersebut merupakan sunah Rasulullah SAW. Nabi dan para sahabat melaksanakannya, ketika mendapat cobaan berat berupa kemarau yang sangat panjang.

“Pada zaman Rasulullah, kemarau panjang mengakibatkan ternak mati dan tumbuh-tumbuhan ikut mati. Pada saat itu para sahabat menghadap ke Rosulullah SAW mohon didoakan agar turun hujan, “Saat itulah Rasulullah SAW mensyariatkan untuk memohon kepada Allah agar turun hujan dengan melaksanakan salat Istisqo,” ujar Habib Ubaid.

Ia pun meminta umat Islam, menyikapi kemarau yang panjang dengan kesabaran. Karena semua pasti ada hikmahnya. Ia pun mengingatkan yang terjadi saat ini bukanlah siksaan tetapi peringatan, “Dan di balik itu Allah sudah mempersiapkan hikmah dan pahala besar yang menjadi harapan orang-orang iman,” tuturnya.

Habib Ubaid juga mengingatkan, agar kemarau panjang tidak berulang di masa depan, umat Islam harus introspeksi diri. Banyak mendekat kepada Allah dan menjahui perbuatan dosa. Bila terjadi lagi bisa menjadi hikmah bahwa itu peringatan dari Allah,” tutup Habib Ubaid.

Untuk mitigasi bencana kekeringan, Ketua DPP LDII Rubiyo menyarankan kesiapan pemerintah dan masyarakat untuk selalu memantau prediksi curah hujan dan potensi bencana hidrometreologi. Sementara, untuk mengatasi kerawanan pangan dengan menerapkan jadwal tanam yang tepat dan minim risiko.

Menurut profesor riset di bidang pangan itu, jika terjadi anomali iklim, kebiasaan hama atau serangga (OPT) yang berpotensi menyerang tanaman sangat besar. “Untuk itu, kita dapat menerapkan varietas yang adaptif. Seperti varietas padi, jagung, singkong dan lain sebagainya yang mampu berdaptasi dengan kondisi seperti ini. Dan menyiapkan varietas tahan kering, berumur genjah dan hemat air,” papar Rubiyo.

Ia juga mengingatkan, terkait soal pangan, jangan terpaku pada beras. Indonesia memiliki banyak sumber pangan yang dapat dijadikan sebagai lumbung pangan seperti jagung, singkong dan sagu. Sebagai contoh, di daerah kering seperti di Nusa Tenggara Timur (NTT) mayoritas petani menanam jagung dan singkong, Papua dan Sulawesi ada sagu, maka tanaman tersebut dapat digunakan sebagai sumber pangan selain beras.

Rubiyo yang juga peneliti Ahli Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) itu menambahkan, petani dapat melakukan beberapa langkah mitigasi untuk menjaga cadangan air sehingga mencegah dampak El Nino. “Upaya yang harus dilakukan untuk menjaga cadangan air adalah memanfaatkan infrastruktur seperti halnya embung dan dam parit,” pungkas Rubiyo.

  • Penulis: Editor@ldiiwonogiri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maknai Isra Mikraj, Dewan Pembina DPD LDII Wonogiri Beri Kajian di Polres Wonogiri

    Maknai Isra Mikraj, Dewan Pembina DPD LDII Wonogiri Beri Kajian di Polres Wonogiri

    • calendar_month Jum, 7 Feb 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Wonogiri – Dalam rangka memperingati Isra Mikraj 1446 H, Polres Wonogiri menggelar pengajian di masjid Al-Ma’ruf Polres Wonogiri pada Kamis, 6 Februari 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh peserta dari Polres Wonogiri dan Kodim 0728 Wonogiri. Acara dibuka oleh Wakapolres Wonogiri, Kompol Heru Sanusi. Dalam sambutannya, Heru menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan para […]

  • Polres Wonogiri Sidak Penerapan Prokes di Pesantren Al Barru

    Polres Wonogiri Sidak Penerapan Prokes di Pesantren Al Barru

    • calendar_month Rab, 30 Jun 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Lines_WNG 30/6/21. Pondok Pesantren Al Barru Bulusulur Wonogiri , menerima kunjungan Sidak dari jajaran intelkam Polres Wonogiri, kunjungan tersebut dimaksud untuk melihat kesiapan pondok pesantren dalam melonjaknya kasus covid 19 di Kabupaten Wonogiri. Dalam kesempatan itu Iptu Anas Abdilah Kanit 1 Sat Intelkam Polres Wonogiri menyampaikan bahwa dalam situasi sekarang pengetatan prokes dengan mempraktekan 5M […]

  • Setyo Sukarno – Imron Rizkyarno Resmi dilantik Bupati dan Wakil Bupati 2026 – 2030

    Setyo Sukarno – Imron Rizkyarno Resmi dilantik Bupati dan Wakil Bupati 2026 – 2030

    • calendar_month Kam, 20 Feb 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 550
    • 0Komentar

    )Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri terpilih Setyo Sukarno dan Imron Rizkyarno resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto, Kamis (20/2/2025) di Istana Presiden, Jakarta. Keduanya dilantik bersama 961 Kepala Daerah-Wakil Kepala Daerah dari seluruh pelosok Nusantara dan akan mengemban jabatan pada periode 2025-2030. Pelantikan 33 Gubernur dan Wakil Gubernur, 363 Bupati dan 362 Wakil Bupati, […]

  • Wabah PMK Merebak, DPP LDII Dorong Umat Islam Tetap Berkurban dengan Prinsip Kehati-hatian

    Wabah PMK Merebak, DPP LDII Dorong Umat Islam Tetap Berkurban dengan Prinsip Kehati-hatian

    • calendar_month Jum, 17 Jun 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Wabah penyakit mulut dan kaki (PMK) yang melanda di Jawa, jangan sampai mengendurkan minat umat Islam untuk berkurban pada Idul Adha nanti. Pasalnya, dengan berkurban memiliki nilai ibadah yang tinggi, baik bagi individu maupun kemasyarakatan. Kurban memiliki multiplayer effect yang signifikan.

  • Pengurus DPD LDII Wonogiri Kunjungi Korban Puting Beliung di Kismantoro dan Salurkan Bantuan

    Pengurus DPD LDII Wonogiri Kunjungi Korban Puting Beliung di Kismantoro dan Salurkan Bantuan

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Minggu, 8 Maret 2026 – Pengurus DPD LDII Kabupaten Wonogiri melakukan silaturrahim sekaligus memberikan bantuan kepada warga yang terdampak bencana angin puting beliung di Dusun Pohnunggal, Desa Gambiranom, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri. Kunjungan tersebut dilakukan ke rumah Bapak Saimin, salah satu warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana yang terjadi pada Jumat malam, 6 Maret […]

  • Ketum DPP LDII: Haji Mabrur dan Kurban, Pijakan Bangun Peradaban Bangsa

    Ketum DPP LDII: Haji Mabrur dan Kurban, Pijakan Bangun Peradaban Bangsa

    • calendar_month Sab, 14 Jun 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Jakarta (14/6). Gelombang kedatangan pertama jamaah haji Indonesia akan terjadi pada pekan depan. Jamaah haji berjumlah 221.000 orang diharapkan dapat mengubah kehidupan sosial kemasyarakatan yang dilanda krisis moral. “Salah satu tanda haji mabrur adalah perubahan dari prilaku dan ucapan yang menjadi lebih baik. Haji harus membawa pengaruh besar dalam peradaban bangsa Indonesia yang sedang dilanda […]

expand_less