Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Dakwah » LDII Wonogiri Ikuti Halaqah Kebangsaan 2025 Bahas Jihad Kekinian

LDII Wonogiri Ikuti Halaqah Kebangsaan 2025 Bahas Jihad Kekinian

  • account_circle Editor@ldiiwonogiri
  • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
  • visibility 327
  • comment 0 komentar

WONOGIRI, ldiiwonogiri.org — Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Rabu (29/10/2025) pagi. Ratusan tokoh agama, santri, dan pengasuh pondok pesantren berkumpul dalam Halaqah Kebangsaan, kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Wonogiri bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Wonogiri dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025.
Acara yang sarat nilai spiritual dan nasionalisme itu dihadiri langsung oleh Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Wakil Bupati Imron Rizkyarno, jajaran Forkompimda, Plh. Sekda, Asisten Daerah, Kabag Kesra, Kakankemenag Wonogiri H. Hariyadi beserta seluruh jajaran, pimpinan BAZNAS, pimpinan ormas, serta pengasuh pondok pesantren se-Kabupaten Wonogiri.
Dalam sambutan pembukaannya, Kakankemenag Wonogiri H. Hariyadi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari rangkaian panjang peringatan Hari Santri tahun 2025. Ia menegaskan, semangat Hari Santri tidak hanya mengenang perjuangan masa lalu, tetapi juga menyalakan kembali api jihad spiritual di tengah tantangan zaman.
“Jika dulu jihad adalah melawan penjajah, maka saat ini jihad berubah menjadi jihad spiritual—melawan kemalasan, kebodohan, dan hal-hal yang menjauhkan kita dari karakter santri sejati,” tegas Hariyadi.


Menurutnya, karakter santri yang disiplin, tangguh, dan berakhlak mulia sangat relevan dengan visi dan misi Kabupaten Wonogiri, yakni Berdaya Saing, Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan. Nilai-nilai kesantrian dianggap bisa menjadi pondasi moral dan sosial dalam mendukung arah pembangunan daerah yang berkeadaban.
Sementara itu, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap kiprah pesantren dan santri dalam memperkuat moralitas dan membangun karakter masyarakat. Ia menilai, santri adalah penjaga nilai dan penjaga nalar bangsa, terutama di tengah derasnya arus globalisasi dan disrupsi digital.
“Santri telah terbukti menjadi pelopor keteladanan di masyarakat. Pemerintah Kabupaten Wonogiri akan terus memberi ruang dan dukungan bagi tumbuhnya kegiatan keagamaan yang membentuk generasi muda berakhlak kuat,” ujar Bupati Setyo Sukarno.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan tausiah dan materi kebangsaan oleh Drs. KH. Syamsuddin Asyrofi, M.M, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Klaten, yang hadir sebagai narasumber utama. Didampingi moderator H. Mursidi dari Kemenag Wonogiri, KH. Syamsuddin membedah pentingnya moderasi beragama, peran santri dalam menjaga kerukunan antarumat, serta tantangan spiritual generasi muda di era modern.
KH. Syamsuddin menekankan bahwa santri masa kini bukan hanya ahli ngaji, tetapi juga agen perubahan sosial yang mampu menjaga harmoni dalam keberagaman. “Santri adalah wajah Islam yang damai, terbuka, dan solutif. Mereka tidak hanya menjaga masjid, tapi juga menjaga keutuhan bangsa,” ujarnya.
Kasi PAKIS Kemenag Wonogiri, H. Mursidi, menambahkan bahwa Halaqah Kebangsaan ini merupakan satu dari sekian agenda besar yang digelar dalam memperingati Hari Santri 2025. Sebelumnya, berbagai kegiatan sudah dilaksanakan, mulai dari CKG (Cinta Kebersihan dan Gotong Royong), Roan Santri atau kerja bakti di pondok pesantren, Ngaji Bandongan dengan kajian Kitab Adabul ‘Alim wa al-Muta’allim karya KH. Hasyim Asy’ari, Khataman Al-Qur’an, Doa Bersama, Mujahadah, hingga Apel Hari Santri yang dipusatkan di Kecamatan Purwantoro.
Sebagai penutup, akan digelar Gebyar Lomba Santri pada 1 November 2025 mendatang, yang diharapkan menjadi momentum puncak dalam menumbuhkan semangat kesantrian di kalangan pelajar dan masyarakat Wonogiri.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Wonogiri, H. Sutoyo saat menghadiri Halaqoh Kebangsaan berharap kegiatan ini tidak berhenti di seremoni, tetapi benar-benar menjadi inspirasi nyata bagi generasi muda Wonogiri untuk meneruskan perjuangan para ulama dan santri terdahulu. “Spirit santri adalah spirit perubahan. Dari pesantren lahir pemimpin, dari santri lahir peradaban yang berkarakter luhur,” pungkasnya.
Acara Halaqah Kebangsaan di Wonogiri ini bukan hanya refleksi spiritual, tetapi juga simbol persatuan, moderasi, dan penguatan karakter bangsa. Dari pendopo hingga pesantren, gema Hari Santri 2025 di Wonogiri menjadi tanda bahwa nilai-nilai kesantrian tetap hidup, tumbuh, dan siap membawa bangsa ini menuju masa depan yang berkeadaban. (lines-wng)

  • Penulis: Editor@ldiiwonogiri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LDII dan Belasan Ormas Teken MoU dengan Lemhannas, Perkuat Ketahanan Ideologi Bangsa

    LDII dan Belasan Ormas Teken MoU dengan Lemhannas, Perkuat Ketahanan Ideologi Bangsa

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Jakarta (15/7). Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) dan belasan ormas termasuk LDII menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam memperkuat ketahanan ideologi dan memperkokoh nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika global. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Lemhannas RI, Jakarta Pusat, pada Selasa (15/7/2025).   Gubernur Lemhannas RI, TB. Ace Hasan Syadzily, menyampaikan kerja sama ini penting […]

  • Silaturahim DPD LDII Wonogiri Perkuat Sinergi dengan Forkopimda dan Instansi Pemerintah

    Silaturahim DPD LDII Wonogiri Perkuat Sinergi dengan Forkopimda dan Instansi Pemerintah

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Wonogiri — Pengurus Harian (PH) DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Wonogiri mengadakan kegiatan silaturahim dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah instansi pemerintah pada Kamis, 12 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan serta membangun sinergi antara LDII dengan pemerintah daerah dan berbagai lembaga terkait. Dalam kegiatan tersebut, rombongan PH […]

  • LDII Kerahkan 450 Personel Rukyat Hilal untuk Pantau Awal Ramadan dan Syawal 1446 Hijriah

    LDII Kerahkan 450 Personel Rukyat Hilal untuk Pantau Awal Ramadan dan Syawal 1446 Hijriah

    • calendar_month Kam, 17 Apr 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 654
    • 0Komentar

    Jakarta, 17 April 2025 — Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII) menegaskan komitmennya untuk mendukung pemerintah dalam penentuan awal bulan Hijriah melalui pelaksanaan rukyatul hilal atau pengamatan bulan sabit pertama. Sejak tim rukyatul hilal LDII dibentuk pada tahun 2014, tercatat sudah ada 101 tim yang aktif melakukan pemantauan hilal secara nasional. Hal […]

  • Cegah Perundungan, 500-an Santri Terima Penyuluhan Hukum dari Kejati Jawa Tengah

    Cegah Perundungan, 500-an Santri Terima Penyuluhan Hukum dari Kejati Jawa Tengah

    • calendar_month Kam, 27 Okt 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Kendal (25/10). Saat ini, dunia pendidikan sedang dikhawatirkan terhadap aktivitas perundungan. Yakni, sebuah tindakan penindasan yang dilakukan pihak yang lebih kuat, terhadap pihak yang lebih lemah. Guna mencegah fenomena tersebut, LDII dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah menghelat penyuluhan hukum bagi santri, melalui program “Jaksa Masuk Pesantren”. “Selain memberikan penyuluhan hukum secara umum, juga penekanan […]

  • Upaya Cegah Stunting, Menko PMK Muhadjir Tinjau Posyandu As-Syifa Ponpes Al Ubaidah Sebagai Percontohan

    Upaya Cegah Stunting, Menko PMK Muhadjir Tinjau Posyandu As-Syifa Ponpes Al Ubaidah Sebagai Percontohan

    • calendar_month Sab, 15 Jun 2024
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 380
    • 0Komentar

      Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK) Republik Indonesia Muhadjir Effendy mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah Kertosono, Nganjuk, pada Sabtu (15/6). Dalam kunjungannya, ia meninjau upaya pencegahan stunting di Posyandu As-Syifa Ponpes Al Ubaidah.   Menko Muhadjir mengecek langsung proses pengukuran bayi dan balita yang dilakukan oleh para kader […]

  • Setyo Sukarno – Imron Rizkyarno Resmi dilantik Bupati dan Wakil Bupati 2026 – 2030

    Setyo Sukarno – Imron Rizkyarno Resmi dilantik Bupati dan Wakil Bupati 2026 – 2030

    • calendar_month Kam, 20 Feb 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 677
    • 0Komentar

    )Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri terpilih Setyo Sukarno dan Imron Rizkyarno resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto, Kamis (20/2/2025) di Istana Presiden, Jakarta. Keduanya dilantik bersama 961 Kepala Daerah-Wakil Kepala Daerah dari seluruh pelosok Nusantara dan akan mengemban jabatan pada periode 2025-2030. Pelantikan 33 Gubernur dan Wakil Gubernur, 363 Bupati dan 362 Wakil Bupati, […]

expand_less