Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kegiatan Masyarakat » Wali Kota Kediri Safari ke Pondok Wali Barokah

Wali Kota Kediri Safari ke Pondok Wali Barokah

  • account_circle Editor@ldiiwonogiri
  • calendar_month Rab, 19 Mei 2021
  • visibility 245
  • comment 0 komentar
Wali Kota Kediri bersama Pengurus Ponpes Wali Barokah

Kota Kediri (18/05) Pondok Pesantren Wali Barokah dan DPD LDII Kota Kediri menerima silaturahmi Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar, ia datang ke Ponpes Wali Barokah Kota Kediri didampingi beberapa pejabat Pemerintahan Kota Kediri.

Kunjungannya tersebut dalam rangka bersilaturahmi dengan para kyai dan ulama di beberapa Pondok Pesantren dan Kantor Ormas Islam di Kota Kediri sekaligus meminta maaf selama melayani masyarakat di Kota Kediri. “Kami datang kemari dalam rangka silaturahmi, temu kangen dengan para Pengurus LDII dan sekaligus meminta maaf selama memberikan pelayanan di Kota Kediri,” ungkap Abu. “Dan kami juga berterimakasih kepada Pengurus dan Warga LDII yang selama ini membantu Pemerintah Kota Kediri dalam hal apapun,” imbuhnya.

Kota Kediri adalah Kota yang identik dengan pesantren yang ada di dalamnya, beragam Ormas dan Pondok Pesantren ada di Kota Kediri, tetapi masyarakat dan tokoh – tokoh agamanya pun guyub rukun dengan FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama). “Kota Kediri itu Kota bernuansa Pondok Pesantren, bisa rukun dalam wadah FKUB, bahkan Kota Kediri merupakan Kota yang mendapatkan Penghargaan karena kerukunan umat beragamanya,” jelasnya.

Pria yang kerap dipanggil Mas Abu ini juga tidak lupa selalu mengingatkan kepada masyarakat terutama Warga Ponpes Wali barokah dan Warga LDII untuk selalu terapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari – hari, karena pandemi ini masih belum berakhir. “Pandemi belum berakhir, maka saya harapkan Pengurus dan Warga LDII supaya selalu terapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari – hari, juga para Pengurus LDII supaya membantu Pemerintah untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan, karena bagaimanapun bahwa Ormas dan Pondok Pesantren juga berperan penting untuk membantu Pemerintah dalam pengendalian penyebaran covid 19” jelasnya.

Mas Abu mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kota Kediri untuk tidak menyembunyikan penderita Covid 19, sebab apabila disembunyikan justru akan merugikan dirinya sendiri. “Covid 19 bukanlah sebuah aib, itu adalah virus yang tidak bisa diremehkan, apabila ada yang terpapar covid 19, tidak perlu disembunyikan, Pemerintah Kota Kediri siap untuk membantu menyembuhkan dan mentracing kontak erat dengan masyarakat yang terpapar covid 19, bisa langsung menghubungi saya atau staf – staf di Pemerintah Kota Kediri, apabila terpapar covid 19 dan tidak sakit bisa melakukan isolasi mandiri” ungkapnya.

Pada masa pandemi covid 19, Roda Perekonomian masyarakat harus tetap berjalan, sebab Perekonomian ini merupakan hal yang sangat penting. Mas Abu juga mengimbau perekonomian harus bisa berjalan seiring dengan kesehatan, walaupun kenyataannya juga sulit menerapkannya. “Sesuai arahan dari Presiden RI, bahwa Roda Perekonomian harus tetap berjalan seiring dengan Kesehatan, walaupun kadang – kadang sulit, sebab apabila perekonomian berjalan lancar otomatis tidak bisa menghindari berkerumun, sehingga tetap harus bisa beriringan dengan Kesehatan, kedisiplinan menjaga kesehatan akan dapat meningkatkan perekonomian daerah, apalagi Bandara Kediri sebentar lagi akan segera difungsikan, mau ndak mau Masyarakat Kota Kediri harus ikut andil dalam meningkatkan taraf perekonomiannya,” pungkasnya.

Sambutan Wali Kota Kediri

Pada sesi sambutan, H.Sunarto, Ketua Ponpes Wali Barokah menceritakan profil pondok dan keadaan Pondok selama dalam masa pandemi yang selalu taat pada aturan Pemerintah dan selalu berusaha menerapkan 5 M dalam lingkungan Pondok, serta memberikan dukungan penuh pada Pemerintah dengan selalu memberikan Pendidikan Wawasan Bela Negara pada para santri. “Semenjak pandemi terjadi di Indonesia, kami selalu berusaha mentaati aturan Pemerintah, menerapkan 3 M yang sekarang dikembangkan menjadi 5 M dan mendukung Pemerintah dengan rutin memberikan Wawasan Bela Negara kepada para santri Pondok”, jelasnya.

Hubungan antara Pemerintah Kota Kediri dengan Ponpes Wali Barokah dan LDII selama ini sangat baik. LDII selalu membantu Pemerintah dalam menegakkan aturan – aturan Pemerintah. Maka dalam pertemuan tersebut, H.Sunarto berharap hubungan bisa selalu terjalin dengan baik, sehingga Pemerintah bisa menjalankan aturan – aturan dengan baik dan menjadikan Kota Kediri semakin baik serta mendapatkan beberapa Penghargaan yang dapat menambah kesejahteraan Masyarakat Kota Kediri. “Kami berharap hubungan ini bisa selalu terjalin dengan baik, antara LDII dengan Pemerintah Kota Kediri, Pemerintah bisa menjalankan aturan – aturan dengan baik dan menjadikan Kota Kediri semakin baik serta mendapatkan beberapa Penghargaan yang dapat menambah kesejahteraan Masyarakat Kota Kediri”, pungkasnya.

Masa Pandemi masih belum berakhir, maka banyak upaya – upaya yang dilakukan oleh Pondok Wali barokah dalam mencegah menyebarluasnya covid 19, tiga kali dalam sehari Ponpes Wali Barokah memberikan menu khusus Jamu empon – empon untuk para santri supaya imunitas tubuh meningkat dan badan selalu sehat. “Kami rutinkan tiga kali sehari santri pondok untuk mengkonsumsi jamu empon – empon yang kami racik dan tanam sendiri sebagai upaya peningkatan imunitas tubuh, sehingga tidak mudah terkena penyakit, termasuk covid 19 ini yang masih menyebar di Indonesia”, ungkapnya.

Pada akhir sesi acara ini, H.Sunarto menjelaskan bahwa dalam Bidang Pendidikan, Ponpes Wali Barokah membuat Lembaga Pendidikan Wustha yang sudah berjalan selama dua tahun dan LDII juga meluncurkan platform pondokkarakter.com yang dapat membantu Pemerintah dalam membentuk karakter luhur generasi penerus di Indonesia. “Ponpes Wali Barokah telah membuat Lembaga Pendidikan Wustha sudah berjalan dua tahun ini dan LDII juga telah meluncurkan platform pondokkarakter.com yang dapat membantu Pemerintah dalam membentuk karakter luhur generasi penerus di Indonesia”, pungkasnya. (Wd)

  • Penulis: Editor@ldiiwonogiri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muswil VII LDII NTB, Gubernur: Jadikan Muswil untuk Membangun Kebersamaan dan Persatuan

    Muswil VII LDII NTB, Gubernur: Jadikan Muswil untuk Membangun Kebersamaan dan Persatuan

    • calendar_month Kam, 26 Agu 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Mataram (25/8) – Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc membuka secara resmi Muswil VII DPW LDII Nusa Tenggara Barat. Acara yang digelar di Hotel Jayakarta Senggigi, Lombok Barat mengusung tema “Kontribusi dan Kolaborasi LDII untuk NTB Gemilang” pada Rabu (25/8). Dalam kesempatan itu, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc, mengapresiasi LDII NTB yang telah menghelat […]

  • MUSYAWARAH DAERAH DPD LDII KABUPATEN WONOGIRI 2021

    MUSYAWARAH DAERAH DPD LDII KABUPATEN WONOGIRI 2021

    • calendar_month Sen, 11 Jan 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Dalam Musda VII DPD LDII Kabupaten Wonogiri yang dilaksanakan tgl 9-10 Januari 2021, terpilih Sutoyo menjadi Ketua DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Wonogiri masa bakti 2021-2026.Terpilihnya Sutoyo yang juga PLt Ketua ini tercapai dalam Musyawarah Daerah (Musda) DPD LDII Wonogiri VII, Minggu (10/1/2021).Dalam rilis yang diterima, agenda organisasi lima tahunan yang diselenggarakan dengan […]

  • DPP LDII: Penghentian Impor Pangan Penting untuk Kemandirian Pangan

    DPP LDII: Penghentian Impor Pangan Penting untuk Kemandirian Pangan

    • calendar_month Rab, 5 Feb 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Jakarta (5/2). Pemerintah berkomitmen menghentikan impor beras, jagung pakan dan gula pada 2025. DPP LDII menilai keputusan tersebut sangat tepat, karena bertujuan mewujudkan kemandirian pangan. Ketua DPP LDII, Rubiyo mengungkapkan, Indonesia memiliki sumberdaya alam dan tenaga kerja yang sangat memadai, tapi perlu pengelolaan yang baik termasuk mengatur konversi lahan pertanian menjadi nonpertanian, “Sehingga sangat memungkinkan […]

  • Penajaman 8 Bidang Wujud Pengapdian LDII Untuk Bangsa

    Penajaman 8 Bidang Wujud Pengapdian LDII Untuk Bangsa

    • calendar_month Kam, 8 Apr 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Jakarta (7/4). Ketua Umum DPP LDII Ir. H. Chriswanto Santoso M.Sc menyampaikan laporan pertanggung jawaban kepengurusan LDII masa bakti 2016-2021. Dalam penyampaiannya, Chriswanto mengedepankan beberapa hal dengan tujuan revitalisasi dan penajaman program kerja sebelumnya. Laporan tersebut disampaikan dalam Munas IX 2021 yang digelar DPP LDII pada 7-8 April 2021 di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta Timur. […]

  • Polres Wonogiri Sidak Penerapan Prokes di Pesantren Al Barru

    Polres Wonogiri Sidak Penerapan Prokes di Pesantren Al Barru

    • calendar_month Rab, 30 Jun 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Lines_WNG 30/6/21. Pondok Pesantren Al Barru Bulusulur Wonogiri , menerima kunjungan Sidak dari jajaran intelkam Polres Wonogiri, kunjungan tersebut dimaksud untuk melihat kesiapan pondok pesantren dalam melonjaknya kasus covid 19 di Kabupaten Wonogiri. Dalam kesempatan itu Iptu Anas Abdilah Kanit 1 Sat Intelkam Polres Wonogiri menyampaikan bahwa dalam situasi sekarang pengetatan prokes dengan mempraktekan 5M […]

  • Mendag Zulkifli Hasan Beri Motivasi Wirausaha Santri Ponpes Budi Utomo Solo

    Mendag Zulkifli Hasan Beri Motivasi Wirausaha Santri Ponpes Budi Utomo Solo

    • calendar_month Jum, 16 Sep 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Jumat (16/9). Para santri sebagai pendakwah, harus punya kemandirian ekonomi dengan wirausaha agar tidak menggantungkan hidupnya pada orang lain. Hal itu disampaikan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat berpidato di hadapan santri Ponpes Budi Utomo, Surakarta, Kamis (15/9). Ini adalah kunjungan kedua Mendag Zulhas ke Ponpes Budi Utomo Surakarta. Ia memotivasi para santri yang ingin mengembangkan […]

expand_less