Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ketum DPP LDII: Haji Mabrur dan Kurban, Pijakan Bangun Peradaban Bangsa

Ketum DPP LDII: Haji Mabrur dan Kurban, Pijakan Bangun Peradaban Bangsa

  • account_circle Editor@ldiiwonogiri
  • calendar_month Sab, 14 Jun 2025
  • visibility 206
  • comment 0 komentar

Jakarta (14/6). Gelombang kedatangan pertama jamaah haji Indonesia akan terjadi pada pekan depan. Jamaah haji berjumlah 221.000 orang diharapkan dapat mengubah kehidupan sosial kemasyarakatan yang dilanda krisis moral.

“Salah satu tanda haji mabrur adalah perubahan dari prilaku dan ucapan yang menjadi lebih baik. Haji harus membawa pengaruh besar dalam peradaban bangsa Indonesia yang sedang dilanda krisis moral,” papar Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso.

Indonesia mengalami kemunduran besar pascareformasi yang ditandai meningkatnya korupsi, praktik nepotisme, dan kolusi. Pemerintah Presiden Prabowo banyak mengungkap praktek KKN tersebut, yang nilainya mencapai ratusan triliun, “Angka-angka pengungkapan korupsi hari ini, tidak pernah terbayangkan sebelumnya yang mencapai ratusan triliun,” keluhnya.

Para haji yang akan datang, di dalamnya terdapat banyak tokoh, pejabat negara, birokrat, Aparatur Sipil Negara (ASN), wiraswastawan, karyawan dan berbagai profesi dari berbagai wilayah Indonesia. Kembalinya mereka ke tanah air dengan peningkatan iman dan takwa, diharapkan dapat menebar kebaikan di tengah masyarakat.

“Para haji yang mabrur dengan perubahan karakter dan peningkatan ketakwaan tentunya dapat mengarahkan dan membina masyarakat di lingkungan sekitarnya. Mereka yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia menjadi daya dorong perbaikan masyarakat di sekitarnya,” harap KH Chriswanto Santoso.

Menyitir salah satu Tri Sukses Haji Badan Penyelenggara Haji (BPH) RI, yakni sukses peradaban dan keadaban. “Sukses peradaban itu dari sisi kebangsaan dan kenegaraan, sedangkan keadaban, yakni menjaga kualitas kebangsaan kita, memperkuat nasionalisme, sehingga tercipta peradaban Indonesia yang semakin kuat,” ujar Chriswanto.

Di sisi lain, Hari Raya Kurban menjadi pengasah kepedulian sosial bangsa Indonesia. Ia pun berharap umat Islam terus belajar dari keikhlasan dan ketakwaan Nabi Ibrahim, yang dilanjutkan oleh Nabi Muhammad, “Kepedulian sosial ini mampu memunculkan kembali semangat gotong-royong yang menjadi jiwa bangsa Indonesia,” paparnya.

Menurut KH Chriswanto, umat Islam di Indonesia dan jutaan warga LDII merayakan keberhasilan pelaksanaan kurban pada Idul Adha tahun ini, “Kami para pengurus LDII di seluruh tanah air, menyatakan rasa syukur dan bangga atas partisipasi warga LDII dalam melaksanakan kurban, ” kata KH Chriswanto.

“Kami sangat bersyukur atas keberhasilan pelaksanaan kurban tahun ini, yang merupakan bukti keimanan dan ketaatan umat Islam dan warga LDII kepada Allah SWT,” ujarnya.

Dari data media, kurban warga LDII terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2022 jumlah kurban warga LDII mencapai 42.646 ekor. Selanjutnya pada 2023 mencapai 47.341 ekor dan pada 2024 mencapai 50.460 ekor.

“Untuk tahun 2025 ini LDII menyiapkan lebih dari 4.317 lokasi salat Idul Adha di seluruh Indonesia. Data hewan kurban 2025, total sebanyak 55.952 ekor. Dengan rincian 28.096 ekor sapi, 21 ekor kerbau dan 27.835 ekor kambing. Berarti naik 10,8% dibanding tahun 2024,” pungkasnya.

KH Chriswanto mengajak warga LDII untuk meningkatkan partisipasi dalam kurban pada tahun depan. “Kami berharap tahun depan, partisipasi warga LDII dalam berkurban terus meningkat dan lebih banyak lagi. Karena kurban menunjukkan ketakwaan dan keikhlasan sekaligus berdimensi sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ajaknya.

LDII berharap pelaksanaan kurban tahun ini berimbas positif bagi masyarakat lainnya, untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Kami berharap pelaksanaan kurban tahun ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk melaksanakan kurban dengan lebih ikhlas dan lebih luas,” pungkasnya.

  • Penulis: Editor@ldiiwonogiri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketum PAN : “Apresiasi LDII Dalam Tata Kelola Umat di Grass Root”

    Ketum PAN : “Apresiasi LDII Dalam Tata Kelola Umat di Grass Root”

    • calendar_month Jum, 28 Mei 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Jakarta (28/5).Wakil Ketua MPR Zulkifli Hasan bersilaturrahim ke kantor DPP LDII. Dalam lawatannya, ia memuji LDII karena memiliki tata kelola ormas yang baik hingga tingkat grass root alias yang terdekat dengan masyarakat. Menurutnya, ormas merupakan cerminan kondisi di lapangan yang bisa dijadikan rujukan aspirasi dalam penentuan kebijakan di legislatif Dalam kunjungan itu, Zulkifli Hasan atau […]

  • Bamsoet “Jangan Sampai Demokrasi Bergeser Manjadi Transaksional”

    Bamsoet “Jangan Sampai Demokrasi Bergeser Manjadi Transaksional”

    • calendar_month Sab, 20 Jan 2024
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 186
    • 0Komentar

      Menanggapi soal keberagaman dalam bingkai persatuan, Ketua DPW LDII Jawa Tengah Singgih Tri Sulistiyono yang juga Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro, mengatakan awal kemerdekaan, para aktivis saat itu membangun narasi yang romantis seperti misalnya, “Atas dasar rasa senasib sepenanggungan, maka kita siap berjuang,” itu sudah bisa memunculkan rasa persatuan. “Namun jika narasi di […]

  • DPP LDII Soroti Kebenaran Baru di Era New Media

    DPP LDII Soroti Kebenaran Baru di Era New Media

    • calendar_month Sel, 29 Agu 2023
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Bandar Lampung (29/8). Kebenaran baru yang disebabkan oleh penggiringan opini, acapkali muncul pada era new media seperti saat ini. Hal itu disampaikan Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso dalam pelatihan jurnalistik zona Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel) dan Banten di Bandar Lampung, pada Sabtu-Minggu (26-27/8). “Menurut para ahli, era digital seringkali muncul kebenaran baru, yakni […]

  • Memajukan Bangsa Harus Dengan Ketakwaan

    Memajukan Bangsa Harus Dengan Ketakwaan

    • calendar_month Sen, 10 Mei 2021
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Surabaya (9/5). Menutup Ramadan, DPP LDII menggelar santunan kepada anak yatim di berbagai lokasi di Indonesia. Di Surabaya, Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso, bekerja sama dengan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kecamatan Gunung Anyar dan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Gunung Anyar, Surabaya, menyalurkan santunan kepada 35 anak yatim. “Sepanjang Ramadan ini, kami di […]

  • Kapolres Nganjuk Helat Cangkrukan Kamtibmas di Ponpes Al Ubaidah Kertosono

    Kapolres Nganjuk Helat Cangkrukan Kamtibmas di Ponpes Al Ubaidah Kertosono

    • calendar_month Sel, 21 Feb 2023
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Nganjuk (16/2). Ponpes Al Ubaidah Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur menjadi tuan rumah pelaksanaan program Cangkrukan Kamtibmas, yang diadakan Kepolisian Resor (Polres) Nganjuk. Acara tersebut bertujuan untuk menciptakan situasi Kambtibmas yang aman dan kondusif, yang dihelat pada Kamis malam (16/2). Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, yang sudah tiba sore hari bersama Wakapolres, disambut oleh […]

  • DPD LDII Wonogiri Jalin Sinergi dengan Muhammadiyah dalam Bidang Pendidikan dan Kesehatan

    DPD LDII Wonogiri Jalin Sinergi dengan Muhammadiyah dalam Bidang Pendidikan dan Kesehatan

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Wonogiri, 21 Agustus 2025 — DPD LDII Kabupaten Wonogiri mengadakan audiensi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonogiri di Balai Muhammadiyah Wonogiri. Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan membangun sinergi dalam bidang pendidikan dan kesehatan demi kemaslahatan masyarakat. Dalam sambutannya, Ketua PDM Wonogiri Drs. H. Kusman Toha, M.Pd mengapresiasi kunjungan ini. Ia menyebutkan bahwa silaturahmi […]

expand_less