Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lintas Agama » Tersirat Pesan Islam yang Inklusif Dalam Pancasila

Tersirat Pesan Islam yang Inklusif Dalam Pancasila

  • account_circle Editor@ldiiwonogiri
  • calendar_month Sel, 1 Jun 2021
  • visibility 197
  • comment 0 komentar

Jakarta (1/6). Keberagaman suku, ras, dan agama di Indonesia menjadi keelokan tersendiri berkat adanya Pancasila. Meskipun Islam menjadi agama mayoritas, agama-gama lain dapat dijalankan dengan bebas di Indonesia.

“Hari lahir Pancasila menjadi momen untuk mengenang jasa para pendiri bangsa. Atas jasa mereka, bangsa Indonesia bisa menjalankan hak asasi yang esensial yakni memeluk agama atau keyakinan dan menjalankan ibadah,” ujar KH Chriswanto Santoso.

Menurutnya, Pancasila yang inklusif sejalan dengan nilai-nilai Islam. Inklusivitas Pancasila itu, membuat semua agama di Indonesia nyaman dan tenteram beribadah, bahkan umat Islam yang mayoritas pun turut melindungi keberagaman agama di Indonesia.

“Pancasila dan Islam itu beriringan, bahkan nilai-nilai Islam terdapat dari sila pertama hingga kelima,” ujar KH Chriswanto Santoso. Ia mengatakan, meskipun terjadi perdebatan sengit mengenai Piagam Jakarta dan terjadi kompromi dengan mengubahnya menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa, hal tersebut justru membuka ruang Islam yang inklusif.

KH Chriswanto Santoso menyitir Bung Karno, sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa merupakan wujud memeluk agama yang dilandasi gotong royong, “Di dalam gotong-royong terdapat sikap saling menghormati, menghargai, toleransi, semangat membantu, tanpa meninggalkan jati diri sebagai umat Islam atau pemeluk agama tertentu,” imbuhnya.

Ia mendorong umat Islam yang inklusif, “Atas dasar prinsip Pancasila yang menjadi asas organisasi kami, dan Islam yang rahmatal lil alamin, kami mendorong warga LDII dan umat Islam umumnya untuk toleran, terbuka, saling menghargai dan menghormati tanpa meninggalkan keyakinannya,” tuturnya.

Di mata KH Chriswanto, Pancasila sebagai ideologi yang inklusif, menekankan penghormatan terhadap keberagaman yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia, “Dalam kondisi bangsa yang hidup di negeri yang bukan negara berdasarkan agama ataupun sekuler, justru kehidupan beragama menjadi indah. Penuh toleransi, yang memungkinkan semua umat beragama berkontribusi dalam pembangunan,” imbuhnya.

KH Chriswanto Santoso Ketua Umum DPP LDII

Radikalisme, pada akhirnya tidak mendapat ruang di Indonesia, begitu pengingat dari KH Chriswanto Santoso, “Menganggap paling benar sendiri, hanya menciptakan golongan atau kelompok yang radikal. Hal ini tak sesuai dengan prinsip-prinsip Pancasila,” imbuhnya. Untuk itu, ia mengingatkan para tokoh agama atau sekelompok orang untuk tidak memaksakan agama atau keyakinan, karena bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.

Ia mengingatkan, sebagai negara demokrasi yang mayoritas penduduknya umat Islam, Indonesia menjadi teladan bagi negara-negara lain, “Di Indonesia, mayoritas melindungi minoritas. Pancasila yang menjadi dasar negara, memastikan agar tidak terjadi penindasan terhadap minoritas,” pungkasnya.

KH Chriswanto mengatakan, pesan-pesan Islam yang inklusif diwakili bahkan digemakan dengan kuat oleh Pancasila. Kelahiran Pancasila menurutnya, juga merupakan cermin kebesaran hati para tokoh-tokoh Islam saat itu, “Meskipun umat Islam berjuang memerdekakan Indonesia, tokoh-tokoh agama yang lain tak kalah besar jasanya untuk kemerdekaan bangsa Indonesia. Dan Pancasila jadi cermin yang elok kebesaran jiwa para pendiri bangsa itu,” imbuhnya.

Wd_Wng

  • Penulis: Editor@ldiiwonogiri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPD LDII Wonogiri Sutoyo : Komitmen di Bidang Pendidikan dan Lingkungan untuk Kemajuan Daerah

    Ketua DPD LDII Wonogiri Sutoyo : Komitmen di Bidang Pendidikan dan Lingkungan untuk Kemajuan Daerah

    • calendar_month Sab, 22 Mar 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Wonogiri – Bupati Wonogiri Setyo Sukarno bersama Wakil Bupati Imron Rizkyarno menghadiri acara buka bersama dan salat tarawih dengan keluarga besar LDII Kabupaten Wonogiri pada Rabu (19/03/2025). Acara yang berlangsung di Pondok Pesantren Bairuha’, Kecamatan Jatipurno, berlangsung dengan meriah namun tetap khidmat dan lancar. Dalam sambutannya, Ketua DPD LDII Wonogiri, Sutoyo, mengungkapkan komitmen LDII dalam […]

  • DPD LDII Kabupaten Wonogiri hadiri Rakorwil II di Kendal

    DPD LDII Kabupaten Wonogiri hadiri Rakorwil II di Kendal

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 171
    • 0Komentar

    KENDAL, GAPURA JATENG — Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jawa Tengah menggelar Rapat Pimpinan Wilayah (Rakorwil) II di Kompleks GNBS Kebonadem, Barangsong, Kendal, pada Minggu, 16 November 2025. Forum ini menjadi ajang penting menyampaikan hasil Rakornas DPP LDII serta memantapkan arah program organisasi di tingkat daerah. DPD LDII Wonogiri yang menghadiri : * Ketua Sutoyo […]

  • Hadiri Pengajian Rutin MUI di Majelis Taklim PC LDII, Camat Pedan Ajak Tingkatkan Ukhuwah

    Hadiri Pengajian Rutin MUI di Majelis Taklim PC LDII, Camat Pedan Ajak Tingkatkan Ukhuwah

    • calendar_month Sab, 3 Sep 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 226
    • 0Komentar

    KLATEN – Camat Pedan Marjana, S.IP.,M.H yang juga Dewan Pertimbangan MUI Pedan menghadiri Pengajian Rutin Selapanan (35 hari sekali) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Pedan di Majelis Taklim PC LDII Pedan (Masjid Khairul Fatihin, Sonayan, Pedan) Pengajian rutin ini merupakan Program Kerja Majelis Ulama Indonesia Kecamatan pedan dan Lembaga Keagamaan se-Kecamatan Pedan, seperti NU, LDII, Muhammadiyah, […]

  • Bersama Anggota TNI Santri Ponpes Al Barru Bagi-bagi Takjil

    Bersama Anggota TNI Santri Ponpes Al Barru Bagi-bagi Takjil

    • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Keharmonisan pondok pesantren (Ponpes) dengan TNI kian terasa di bulan suci ini. Melalui kegiatan bagi-bagi takjil namun mampu memupuk soliditas antara TNI dan Ponpes tersebut.Untuk sedikit membantu warga di bulan Ramadan, Ponpes Al Barru Bulusulur Wonogiri bekerjasama dengan anggota TNI khususnya Koramil 01 Wonogiri, Selasa (12/4/2022) sore, memberikan puluhan paket takjil kepada kalangan  pengguna jalan […]

  • LDII Dukung Forgsi Bina Karakter Generus melalui Sepak Bola

    LDII Dukung Forgsi Bina Karakter Generus melalui Sepak Bola

    • calendar_month Kam, 29 Sep 2022
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Jakarta (25/9). Forum Sepakbola Generasi Indonesia (FORSGI) menggelar festival Piala Gubernur U-10 dan U-12. Acara itu dibuka secara resmi oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan di lapangan sepak bola Pondok Pesantren Minhaajurrosyidin, Jakarta, Sabtu (24/9). Dalam pembukaannya, Anies Baswedan memberikan motivasi kepada peserta agar bisa bermain sportif, “Bermainlah dengan senang hati, bermainlah untuk merasakan […]

  • Tingkatkan Kapasitas Pengurus, DPD LDII Gelar Konsolidasi Organisasi

    Tingkatkan Kapasitas Pengurus, DPD LDII Gelar Konsolidasi Organisasi

    • calendar_month Jum, 21 Feb 2025
    • account_circle Editor@ldiiwonogiri
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Jumat (21-02-2025) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kab. Wonogiri gelar konsolidasi organisasi yang bertempat di Masjid Nasrulloh, Desa Tungkluk,Kerjo lor,Ngadirojo, Wonogiri. Acara tersebut dihadiri pengurus harian DPD LDII kab. Wonogiri, Seluruh pengurus PC dan PAC LDII se-Kab. Wonogiri yang berjumlah 150 peserta. Acara tersebut berlangsung secara hikmat dengan diawali sambutan dari […]

expand_less